Berita Pangkalpinang
Potensi Puting Beliung di Babel Tinggi
Kamis, 26 Januari 2012 09:24 WIB | Dibaca 336 kali
PANGKALPINANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang memprakirakan potensi angin puting beliung di wilayah Provinsi Bangka Belitung masih tinggi karena pembentukan awan cumulonimbus cukup tinggi selama musim hujan. "Selama musim hujan ini, Babel berpeluang terjadi angin puting beliung dengan kecepatan 25 knot atau 55 kilometer per jam yang membahayakan keselamatan jiwa masyarakat," kata Koordinator Unit Analisa BMKG Pangkalpinang Slamet Supriyadi Rabu (25/1) kemarin. Ia menjelaskan, berdasarkan letak geografis wilayah Babel berada di tengah lautan, sehingga penguapan air laut cukup tinggi dalam pembentukan awan cumulonimbus (CB) atau gumpalan awan hitam pembawa hujan disertai kilat dan petir. "Pusaran angin puting beliung berpotensi terjadi di wilayah pesisir pantai dan kejadiannya cukup cepat hanya berkisar lima hingga 10 menit dan kejadiannya tidak menentu, bisa pagi, siang, dan malam hari," ujarnya.
   
Ia mengatakan, sebelum kejadian angin puting beliung ini, biasanya ditandai dua hingga tiga hari sebelumnya tidak terjadi hujan dengan panas yang cukup terik, terutama saat malam hari, mau kejadian angin puting beliung terasa gerah dan pagi harinya cuaca terasa sejuk.Pada pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB, mulai terlihat pembentukan gumpalan awan hitam atau awan CB yang berbentuk tumbuhan jamur yang menjulang tinggi. "Apabila warga merasakan kondisi cuaca yang cukup panas atau melihat tanda-tanda akan terjadinya angin puting beliung ini, untuk tidak beraktivitas di luar rumah atau mencari tempat yang aman untuk berlindung karena angin ini mampu menumbangkan pohon, atap rumah dan reklame ukuran besar dan lainnya yang membahayakan keselamatan warga," ujarnya.
   
Menurut dia, musim hujan tahun ini diperkirakan akan berlangsung hingga Juni 2012, dengan itensitas hujan normal. "Selama bulan ini, curah hujan cukup normal dan akan mengalami peningkatan pada Februari hingga Maret 2012 dan pada April hingga Juni curah hujan akan kembali normal karena bulan-bulan tersebut sudah memasuki musim panca roba atau pergantian musim hujan ke musim panas," ujarnya.  Untuk itu, kata dia, warga diminta meningkatkan kewaspadaan selama musim pancaroba untuk mengantisipasi korban jiwa akibat hantaman angin puting beliung tersebut. "Kami menghimbau warga, apabila terjadi hujan disertai angin kencang, petir dan munculnya awan-awan CB untuk berlindung di tempat-tempat yang aman seperti dalam rumah, bangunan yang kokoh dan lainnya. Selain itu, warga juga dihimbau untuk tidak beraktivitas di luar rumah atau berkendaraan di saat hujan lebat disertai angin kencang selama musim pancaroba karena cukup membahayakan keselamatan jiwa warga tersebut," ujarnya. (rb/atr)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Sarapan Serba Rp 15 Ribu di Bumi Asih
Sarapan Serba Rp 15 Ribu di Bumi Asih
PANGKALPINANG - Hotel Bumi Asih Pangkalpinang menghadirkan program terbaru berupa sarapan pagi serba Rp 15 ribu. Promo ini sudah berlaku sejak tanggal 17 Desember kemarin. General Manager Hotel Bumi Asih Johansent mengatakan, menu sarapan pagi yang disediakan
Madrid Lolos Final Piala Dunia Antarklub
Madrid Lolos Final Piala Dunia Antarklub
MARRAKESH - Real Madrid berhasil melaju ke babak final Piala Dunia Antarklub 2014. Tiket itu diraih setelah Madrid sukses menekuk Cruz Azul dengan skor 4-0 (2-0) di Stade de Marrakech, Rabu (17/12) dini hari WIB.
Mensos Ingin Waspada Bencana Diajarkan di Sekolah
Mensos Ingin Waspada Bencana Diajarkan di Sekolah
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa menilai, sebagai negara yang rawan terhadap bencana alam, Indonesia membutuhkan mitigasi dan antisipasi guna menghadapinya.
Mitra Radar