Pertamina Akan Segel SPBU Nakal


Pertamina Akan Segel SPBU Nakal

PANGKALPINANG - Tindakan tegas dilakukan PT Pertamina region Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghentikan pasokan bahan bakar minyak ke SPBU 24-31138 yang terletak di Jalan Puput Kabupaten Toboali karena terbukti melakukan penyalahgunaan penyaluran BBM.

Bahkan, Pertamina pun mewarning (memberikan peringatan keras) kepada sejumlah SPBU yang ada di kota Pangkalpinang dan juga kabupaten lainnya seperti Bangka Induk, Bangka Tengah dan Bangka Barat jika menyelewengkan pasokan BBM akan diberikan sanksi penyetopan distribusi bahkan klausul kontrak yang di PHO (provision handing over/serah terima kontrak sementara) bahasanya penyegelan.

"Mulai hari ini pasokan BBM dihentikan untuk memberikan efek jera kepada pemilik SPBU yang menyalahgunakan penyaluran BBM," ujar Sales Eksekutif Ritel Pertamina Wilayah Kepulauan Babel, Doni Prasetya di Toboali, saat dihubungi wartawan Radar Bangaka, Jumat (13/4).

Dijelaskan Doni, sesuai dengan data dan laporan yang diperoleh pihaknya dapat disimpulkan bahwa SPBU yang berlokasi di Jalan Puput Toboali itu telah melakukan pelanggaran sehingga harus diberikan sanksi penghentian sementara pasokan BBM.

"Sanksi yang diberikan distop premium dan solar selama 20-30 hari. Setelah itu akan normal lagi. Tergantung jenis pelanggarannya dilihat apakah berulang kali. Nakal diingatkan, nakal sekali ditegur, dua kali disanksi paling berat PHO," katanya.

Menurut dia, ketika mengetahui adanya pelanggaran itu pihaknya langsung mengambil keputusan untuk memberikan sanksi tegas kepada pemilik SPBU.

"Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah melaporkan penyalahgunaan penyaluran BBM ini," katanya. Ia mengimbau pemilik SPBU di daerah ini agar dapat menyalurkan BBM di SPBU masing-masing sesuai regulasi yang sudah diatur agar tidak merugikan masyarakat.

"Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak sehingga tidak terjadi lagi pelanggaran dalam pendistribusian BBM," harapnya.

Seperti diberitakan di media online, menanggapi keluhan masyarakat seperti yang ramai dikeluhkan melalui akun Facebook (FB) terkait dugaan penyalahgunaan BBM di salah satu SPBU di Toboali yakni SPBU 24-31138 yang terletak di jalan Puput Toboali, Pertamina wilayah Babel langsung memberikan sanksi tegas kepada SPBU tersebut.

Setiap malam jelang subuh ada mobil lelang dari Kejari kota Pangkalpinang mengambil minyak jenis solar dan premium dari SPBU di Toboali. Kejadian ini sempat direkam oleh masyarakat dan terlanjur viral ke media sosial.

Kejadian ini tak hanya terjadi di SPBU 24-31138 saja melainkan diduga banyak dilakukan SPBU lainnnya untuk kepentingan bahan bakar penambangan pasir timah.

Pertamina mengimbau kepada pihak pemilik SPBU yang ada di Babel agar dapat melakukan distribusi BBM di SPBU masing-masing sesuai regulasi yang sudah diatur agar tidak merugikan masyarakat. (rb)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Dinyatakan Hakim Tak Bersalah, Kuasa Hukum Dodot Laporkan Panwas Ke DKPP Pusat
Dinyatakan Hakim Tak Bersalah, Kuasa Hukum Dodot Laporkan Panwas Ke DKPP Pusat
Sabtu, 21 April 2018 11:16 WIB
PANGKALPINANG - Setelah majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang menolak seluruh tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan menyatakan kasus dugaan
Hakim Tolak Tuntutan Jaksa, Dodot Dinyatakan Bebas Tak Bersalah
Hakim Tolak Tuntutan Jaksa, Dodot Dinyatakan Bebas Tak Bersalah
Sabtu, 21 April 2018 00:22 WIB
PANGKALPINANG - Sidang putusan kasus dugaan money politic yang digelar Jumat malam (20/4) telah memutuskan Ismiryadi alias Dodot telah dinyatakan
Warga Kenanga Keluhkan Bau Busuk Pabrik Tapioka PT. BAA
Warga Kenanga Keluhkan Bau Busuk Pabrik Tapioka PT. BAA
Sabtu, 21 April 2018 00:13 WIB
PANGKALPINANG - Warga Kenanga Kabupaten Bangka berbondong-bondong mendatangi gedung DPRD Provinsi Babel untuk mengadukan permasalahan limbah dari pabrik tapioka PT.
Kapolres Pangkalpinang Tinjau Lokasi Banjir
Kapolres Pangkalpinang Tinjau Lokasi Banjir
Jum'at, 20 April 2018 00:17 WIB
PANGKALPINANG - Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Septana Risdono SIk bersama Wakapolres Pangkalpinang beserta Kapolsek Bukit Intan dan Kanit Reskrim Polsek