AMAK Kecewa Kinerja Kejati Babel


AMAK Kecewa Kinerja Kejati Babel

PANGKALPINANG- Sebanyak belasan massa mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK) Bangka Belitung menggelar aksi demo di depan gedung kantor Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung (Kejati Babel), Kamis (9/11) pagi.

Aksi demo AMAK Babel pagi itu sempat mengundang perhatian para pegawai di lingkungan instansi Kejati Babel termasuk para pengguna jalan yang kebetulan melintasi ruas jalan depan kantor Kejati Babel. 
    
Seorang pendemo dalam orasinya yang disaksikan langsung oleh Asisten Intelijen Kejati Babel, Said SH dan Kasi Penerangan Hukum Kejati Babel, Roy Arland SH sempat menyinggung persoalan proses penanganan sejumlah perkara tipikor namun dikabarkan jika perkara tipikor tertentu diduga telah 'dihentikan' tanpa ada kejelasan yang fair dari pihak Kejati Babel.
    
Para pendemo berjumlah sekitar belasan orang itu berharap pimpinan institusi Kejati Babel dapat hadir saat aksi demo berlangsung, namun sayangnya pimpinan Kejati Babel tak hadir.
    
"Tanpa mempersilahkan kami masuk untuk audensi atau apalah namanya, ingat kantor Kajati Itu di bangun dari duit rakyat sejatinya kami di terima di dalam gedung Kejati bukannya di luar pagar dengan penjagaan securitynya berlapis," singgung seorang pendemo saat itu, Hadi Susilo.
    
Hadi Susilo selaku ketua AMAK Babel menilai jika tuntutan yang disampaikan pihaknya saat aksi justru pimpinan Kejati Babel terkesan tak direspon."Kesannya tidak serius dan kami akan turun demo lagi dengan masa yang lebih banyak," tegasnya.
    
Dalam kesempatan itu atau di sela-sela aksi demo berlangsung Asintel Kejati Babel, Said SH.MH mengatakan jika pimpinannya (Kajati Babel) bukannya sengaja tak hadir di hadapan para pendemo.
    
"Pak Kajati memang ada pekerjaan di luar kota yang tidak bisa ditinggalkan," kata Said di hadapan pendemo.Bahkan Asintel Kejati Babel pun kembali meyakinkan jika pimpinannya memang tak ada di kantor.
    
"Demi Allah! demi Rasullullah dan memang benar Kajati sedang ada kerjaan di luar kota,nanti balik pasti ketemu dengan Amak Babel. Jujur beliau sangat senang bertemu dengan kawan-kawan AMAK Babel," katanya. 

Adapun tuntutan AMAK Babel diantaranya :
1.Mendesak Kajati yang baru untuk segera menuntaskan perkara lama (PR) yang sempat tertunda.
2.Mendesak Kajati yang baru lebih berani sebagai Garda terdepan dalam pengungkapan perkara korupsi yang besar (big fish).
3.Mendesak Kajati baru bekerja lebih serius ,mengaca pada perkara-perkara korupsi yang kemarin,terkesan bekerja setengah hati, misalnya hari ini adanya penetapan tersangka,besok atau lusa,dapat kabar di SP3 dengan alasan setelah di hitung oleh BPK tidak adanya kerugian keuangan negara,nah kok bisa. Sebaiknya kan harus di dapat dulu kerugiannya baru adanya yang di sangkakan,ingat ini nasib orang.
4.Mengaca pada kasus pupuk kemarin, putusan hakim lebih rendah 2/3 dari tuntutan jaksa penuntut,artinya sesuai Surat Edaran Jaksa Agung no 001/JA/4/1995,jaksa penuntun wajib melakukan upaya hukum banding,ini tidak, ada apa ?
5.Kami berharap pada Kajati yang baru lebih hati-hati dalam menyangkakan seseorang,kalau nanti tidak adanya bukti kerugian keuangan negara oleh BPK.
6.Meminta kepada Kajati yang baru agar segera melaporkan LHKPN (Laporan harta kekayaan penyelenggara negara) ke KPK. 
    
Ketua Amak Babel, Hadi Susilo Purbaya didampingi Wantoni usai menggelar aksi demo mengatakan, Amak Babel sebagai sosial kontrol di masyarakat berperan aktif dalam pengawasan dan monitoring terhadap Eksekutif,Legislatif dan Yudikatif. Ditegaskannya, demo kali ini Amak Babel sangat kecewa, sangat tidak puas dikarenakan ketidakhadiran Kajati Babel yang baru.
    
” Kita Amak Babel sangat kecawa karena tidak hadir nya Kajati,” tegas Hadi Susilo.
Bersamaan dengan itu, Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Babel, Said Muhammad SH.MH mengungkapkan, Kajati sedang tidak ada dikantor dan beliau ada pekerjaan di luar kota yang tidak bisa ditinggalkan.
    
” Pimpinan kita sedang ada pekerjaan diluar yang tidak bisa ditinggalkan,” ungkap Said.
Diakui Said kalau pimpinan nya sebagi warga baru sangat ingin menemui Amak Babel dan beliau mengapresiasi kepedulian Amak Babel terhadap supermasi hukum.
  
” Tentunya sebagai warga baru piminan kita ingin menemui dan beliau mengapresiasi kepedulian Amak Babel terhadap Supermasi Hukum,” ujar Said. (don/wah)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Kampanye Terakhir, Dodot Istiqosah dan Do'a Bersama Warga
Kampanye Terakhir, Dodot Istiqosah dan Do'a Bersama Warga
Sabtu, 23 Juni 2018 21:40 WIB
PANGKALPINANG - Detik-detik terakhir kampanye pasangan calon walikota Pangkalpinang sebelum memasuki masa tenang, calon walikota Pangkalpinang, Ismiryadi atau Dodot menggelar
Gubernur Erzaldi Optimis Sirkuit  MXGP 2018 Rampung, Kesiapan Capai 97 Persen
Gubernur Erzaldi Optimis Sirkuit MXGP 2018 Rampung, Kesiapan Capai 97 Persen
Sabtu, 23 Juni 2018 19:43 WIB
PANGKALPINANG - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman meninjau persiapan sirkuit MXGP yang akan digelar pekan depan di Stadion
Kapolda Babel bersama KPU Pangkalpinang Gelar Istighosa Demi Kelancaran Pilkada
Kapolda Babel bersama KPU Pangkalpinang Gelar Istighosa Demi Kelancaran Pilkada
Sabtu, 23 Juni 2018 18:07 WIB
PANGKALPINANG - Kapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Drs Syaiful Zachri M.M bersama KPU Kota Pangkalpinang menggelar kegiatan Istiqhosa dan doa
Babel Tambah Dua Perda Baru
Babel Tambah Dua Perda Baru
Jum'at, 22 Juni 2018 21:54 WIB
PANGKALPINANG - DPRD Babel menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diusulkan oleh Pemprov Babel untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah