Amak Babel Akan Geruduk Kejati Babel


Amak Babel Akan Geruduk Kejati Babel

PANGKALPINANG-Setelah mengeruduk Kejari Pangkalpinang beberapa waktu lalu mendesak penuntasan kasus SPPD fiktif Dewan kota Pangkalpinang. Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (Amak) Babel akan  demo ke Kejati Babel dalam waktu dekat.
    
Demikian disampaikan Ketua Amak Babel, Hadi Susilo Purbaya saat berbincang dengan awak media di salah satu kedai kopi Pangkalpinang, Selasa (7/11).
    
Sebelumnya, Amak Babel mengaku sangat senang dengan kabar bahwa Kejari Pangklpinang akan segera menyidangkan perkara SPPD fiktif. "Tentunya publik sangat berharap agar sang bendahara berani buka-bukaan di persidang nanti. Kami yakin Budi wahyudi ogah di penjara sendirian, pastinya akan kami kawal sampai putusan dan tuntas," kata Hadi.
    
Kalau tidak ada halangan, kata Hadi Susilo, Amak Babel juga akan mengeruduk Kejati Babel yang dalam kepemimpinan baru ini. "Amak Babel soroti supremasi hukum yang terkesan setengah hati ditegakkan selama ini, publik berharap adanya keseriusan," ujarnya.Selain itu, sambung Hadi Susilo, kami meminta Kajati Babel yang baru lebih serius dalam pengungkapan dan penuntasan perkara korupsi.
    
Adapun hal -hal yang menjadi tuntutan Amak Babel pada demo Kamis tanggal 09 November 2017 mendatang;
1. Mendesak Kajati yang baru untuk segera menuntaskan perkara lama (PR) yang sempat tertunda.
2. Mendesak Kajati yang baru lebih berani sebagai Garda terdepan dalam pengungkapan perkara korupsi yang besar (bigfish).
3. Mendesak Kajati baru bekerja lebih serius ,mengaca pada perkara-perkara korupsi yang kemarin,terkesan bekerja setengah hati, misalnya hari ini adanya penetapan tersangka,besok atau lusa,dapat kabar di SP3 dengan alasan setelah di hitung oleh BPK tidak adanya kerugian keuangan negara,nah kok bisa. Sebaiknya kan harus di dapat dulu kerugiannya baru adanya yang di sangkakan,ingat ini nasib orang.
4. Berkaca  pada kasus pupuk kemarin, putusan hakim lebih rendah 2/3 dari tuntutan jaksa penuntut,artinya sesuai Surat Edaran Jaksa Agung no 001/JA/4/1995,jaksa penuntun wajib melakukan upaya hukum banding,ini tidak ,ada apa ?
5. Amak Babel berharap pada Kajati yang baru lebih hati-hati dalam menyangkakan seseorang,kalau nanti tidak adanya bukti kerugian keuangan negara oleh BPK.
6. Meminta kepada Kajati yang baru agar segera melaporkan LHKPN (Laporan harta kekayaan penyelenggara negara) ke KPK.
    
"Amak Babel berharap sangat besar dalam kepemimpinan Kajati baru ini untuk menindak dugaan adanya Jaksa- jaksa yang nakal," pungkas Hadi. (don/wah/and)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Anggota Parpol Rangkap Anggota PPS
Anggota Parpol Rangkap Anggota PPS
Jum'at, 24 November 2017 13:01 WIB
PANGKALPINANG - Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Pangkalpinang, Wahyu Gusna membenarkan adanya indikasi pelanggaran dalam tahapan pilkada
"Ibu Kite" Keliling Bagikan Seragam Sekolah
"Ibu Kite" Keliling Bagikan Seragam Sekolah
Jum'at, 24 November 2017 12:50 WIB
PANGKALPINANG - Ibu Kite, Endang Kusumawaty kembali berkeliling kota Pangkalpinang untuk membagikan seragam dan paket peralatan sekolah gratis bagi anak-anak
Kembalikan Duit Negara 400 Juta, Mantan Kepala Rupbasan Jual Timah
Kembalikan Duit Negara 400 Juta, Mantan Kepala Rupbasan Jual Timah
Jum'at, 24 November 2017 12:46 WIB
PANGKALPINANG - Joko Surono, tersangka kasus dugaan penukaran dan penjualan barang bukti 1,6 ton balok timah logo SN di Rupbasan
Polda Gelar Pelatihan Cuber Troops
Polda Gelar Pelatihan Cuber Troops
Jum'at, 24 November 2017 12:44 WIB
PANGKALPINANG - Polda Kepulauan Bangka Belitung bekerjasama dengan ICITAP menggelar pelatihan Cyber Troops dengan tema pelatihan Cyber Troops Polda Kepulauan