Oknum Guru "Smack Down" Murid


Oknum Guru "Smack Down" Murid

PANGKALPINANG - Kejadian brutal kembali terjadi di dunia pendidikan. Seorang oknum guru SMP Negeri 10 berinisial MN diduga bertindak smack down terhadap muridnya bernama Rama Heriyanto Putra (14) hingga harus dirawat di rumah sakit.

Layaknya di  adegan smack down, Rama ditampar, dipukul dan dibenturkan kepalanya ke dinding. Akibat ulah brutalnya itu, MN siap-siap berurusan dengan polisi.

Informasi yang didapat Radar Bangka berikut kesaksian sejumlah sahabat atau teman korban aksi pemukulan yang dilakukan oleh oknum guru yang mengajar mata pelajaran matematika ini, bermula ketika korban dengan sengaja mengejek guru tersebut, dengan langsung memangil namanya.

"Pas jam belajar kami pas tuh belajar olahraga, Rama ni lewat didepan kelas pas pak guru tu dia mangil nama pak guru tuh, "Main". Sudah tu guru itu, mencari siapa murid yang manggil namanya. Lalu Rama mengaku dia yang memanggil, pas itulah langsung ditampar dan dipukul serta di lantek (dibenturkan) kepala ke dinding," ucap Agus, teman korban, Rabu (11/10).

Hal yang sama, juga diakui oleh sahabat korban lainnya, Akbari yang mengaku sempat meminta oknum guru tersebut, agar berhenti memukul korban.

" Iya saya lihat juga, mukulnya di belakang kelas 8B. Saya bilang sudah pak, masih kecil. Jangan tampar lagi, sudah itu, siswa itu dibawa langsung ke kantor," ucapnya.

Sementara itu, ibu korban, Nia mengaku tidak terima atas perlakuan oknum guru tersebut, yang menyebabkan anaknya harus dirawat di rumah sakit lantaran pingsan terkena pukulan.

"Saya juga sempat bawa anak saya ke pukesmas Air Itam dan mendapat oksigen. Karena khawatir anak saya mengaku pusing kami membawanya ke RSUD Depati Hamzah. Saya belum tahu apa masalah pastinya. Cuma, kalau misalnya karena anak saya nakal, saya sebagai ibunya meminta maaf. Tapi, tidak semestinya anak saya dianiaya seperti ini. Sebagai orang tua, saya tidak terima,” katanya kesal.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Edison Taher membenarkan adanya peristiwa pemukulan tersebut, lantaran guru tersebut, sudah tidak bisa menahan emosi karena selama dua hari berturut-turut diejek oleh muridnya.

"Berdasarkan keterangan kepala sekolah, guru itu sudah dua hari di ejek oleh muridnya dengan memangil namanya langsung. Pas hari kedua baru ketahuan, dan sepertinya emosinya tidak terkontrol sehingga terjadilah pemukulan itu," ujar Edison.

Dikatakan Edison masih berdasarkan keterangan kepala sekolah, murid tersebut, memang sedang dalam keadaan sakit yakni ada bisul di pantatnya sehingga suhu badannya memang panas.

"Setelah pemukulan, langsung dibawa ke pukesmas ditemani kepala sekolah. Saat itu sudah tidak ada masalah. Tetapi kemudian orang tuanya datang lagi sehingga di bawa ke rumah sakit. Kita lihat seperti apa kondisinya. Apakah pusing karena akibat pemukulan atau akibat dari bisul yang di derita si anak murid tersebut," ucap Edison.

Saat disingung, apakah akan ada sanksi bagi oknum guru yang melakukan pemukulan, diakui Edison, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan verifikasi kedua belah pihak.

"Saya sudah sering mewanti-wanti para guru apabila emosi hindari hukuman fisik. Bila perlu keluar minta ganti guru lain yang mengajar. Tetapi mau bilang apalagi semua sudah terjadi, sebab guru juga manusia. Yang jelas sanksi di ASN itu, ada ringan sedang dan berat. Harapan kami sih hal ini, bisa diselesaikan secara kekeluargaan, karena murid juga mau belajar sekolah dan sebagainya. Kita lihat sajalah yang penting saat ini, kondisi anak itu, bagaimana dulu apakah sehat dan sebagainya," ucap Edison. (cr4)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Pembinaan dan Pengawasan Terpadu IUP Minerba
Pembinaan dan Pengawasan Terpadu IUP Minerba
Kamis, 19 Oktober 2017 15:04 WIB
PANGKALANBARU - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dr. H. Erzaldi Rosman, SE., MM diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan
Babel Miliki 5 Pelabuhan
Babel Miliki 5 Pelabuhan
Kamis, 19 Oktober 2017 14:41 WIB
PANGKALPINANG - Keberadaan pelabuhan sangat penting untuk menopang perekonomian khususnya di sektor angkutan laut. Soal pelabuhan, Provinsi Bangka Belitung tak
Sarang Walet Tembus 26 Juta per Kilogram
Sarang Walet Tembus 26 Juta per Kilogram
Kamis, 19 Oktober 2017 14:54 WIB
PANGKALPINANG - Harga sarang burung walet di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tembus Rp26 juta per kilogram setelah sebelumnya pada level
KSOP Pangkalbalam Tertibkan Bagan
KSOP Pangkalbalam Tertibkan Bagan
Kamis, 19 Oktober 2017 14:52 WIB
PANGKALPINANG - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan menertibkan puluhan bagan di alur pelayaran.