Siswanto Dewan Bantah Edarkan Sabu


Siswanto Dewan Bantah Edarkan Sabu

Keterangan Siswanto dan BAP Berbeda

    PANGKALPINANG
- Anggota DPRD Bangka Belitung (Babel), Siswanto membantah jika dirinya dianggap sebagai pengedar sabu-sabu dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang membuatnya tertangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Barat (Kalbar).

    Bantahan wakil rakyat dapil Belitung itu, sebagaimana diungkapkan Kepala Badan Kehormatan (BK) DPRD Babel, Haryadi usai mendatangi Lapas Narkoba tempat dimana Siswanto ditahan. Sebelumnya, Siswanto diduga selaku penerima paket sabu yang disebut-sebut sebagai penadah dan memiliki tiga paket sabu. Namun, dari hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) BNNP Kalbar, Siswanto dikenakan pasal 112 dan 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

    "Kami sudah mendatangi BK DPRD Kalbar, BNNP Kalbar dan lapasnya. Dan kami sudah menanyakan kronologis penangkapan itu. Pasalnya akan kami kroscek dan BAP-nya sudah. Dan sudah menemui Siswanto. Tapi, untuk kepentingan penyidikan tidak bisa kami ungkapkan untuk diketahui kebenarannya. Tapi BAP dengan pernyataan Siswanto itu berbeda, makanya masih kami kaji lagi," kata Ketua BK Haryadi, Selasa (16/5).

    Usai menemui Siswanto katanya, BK DPRD akan bersidang di ruang BK dan akan menyampaikan hasilnya kepada pimpinan dewan. "Tapi intinya, kami sudah mendapat pasal yang ditetapkan, barang bukti dan kronologis penangkapannya dan mereka sudah menjelaskannya secara terbuka," imbuh legislator Dapil Kota Pangkalpinang ini.

    Berdasarkan pengakuan Siswanto kepada BK kata Haryadi, Siswanto membantah jika disebut-sebut sebagai pengedar barang haram tersebut. BK juga masih mempertanyakan langkah BNNP yang menetapkan pasal pengedar narkotika kepada Siswanto.

    "Dia penerima saja. Karena kalau pengedar, ancaman hukuman lima tahun sampai hukuman mati. Tapi kita masih menggunakan praduga tidak bersalah dan sore ini (kemarin-red) didatangi oleh pengacara. Kami masih menggunakan praduga tidak bersalah karena menunggu kasusnya sampai ke pengadilan. Dan beliau juga ada hak pembelaan. BK sudah menyelidiki dan membuat berita acara dan nanti akan kami sampaikan kepada pimpinan," tuturnya. "Kami harap masyarakat Bangka Belitung menggunakan praduga tidak bersalah," pungkasnya.

    Untuk diketahui, Siswanto diamankan BNNP Kalbar karena diduga memiliki paket sabu, April lalu. Dalam penangkapan tersebut setelah dilakukan penyelidikan Siswanto dikenakan pasal 112 dan 114 Undang-undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009.(iam)





Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Dodot: Seorang Pemimpin Harus Siap Disegala Medan Cuaca
Dodot: Seorang Pemimpin Harus Siap Disegala Medan Cuaca
Sabtu, 24 Februari 2018 23:05 WIB
PANGKALPINANG - Pasangan Calon (Paslon) EKSIS (Endang Kusumawaty & Ismiryadi Dodot), tadi sore pukul 14.30 WIB, Ismiryadi Cawawako Pangkalpinang yang
Blusukan Dodot Terus Serap Aspirasi Masyarakat
Blusukan Dodot Terus Serap Aspirasi Masyarakat
Sabtu, 24 Februari 2018 23:01 WIB
PANGKALPINANG - Calon Wakil Walikota Pangkalpinang, Ismiryadi atau yang akrab disapa Dodot, Jumat sore (23/2) melakukan blusukan ke rumah-rumah
Enam PC Mandatkan Ibnu Saleh Ketua PD XXIX
Enam PC Mandatkan Ibnu Saleh Ketua PD XXIX
Sabtu, 24 Februari 2018 21:48 WIB
PANGKALPINANG - Dalam silaturahmi dan konsolidasi Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri TNI/Polri (FKPPI) se Bangka Belitung (Babel) yang digelar
Danrem Apresiasi Gelaran Silaturrahmi dan Konsolidasi FKPPI Babel
Danrem Apresiasi Gelaran Silaturrahmi dan Konsolidasi FKPPI Babel
Sabtu, 24 Februari 2018 21:42 WIB
PANGKALPINANG - Ratusan anggota keluarga besar Forum Komunikasi Putra Putri TNI/Polri (FKPPI) se Bangka Belitung (Babel) menghadiri