BPMD Babel Kucurkan BLM Rp 21,3 Miliar


BPMD Babel Kucurkan BLM Rp 21,3 Miliar

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Bangka Belitung (Babel), pada September 2011 mengucurkan bantuan langsung masyarakat (BLM) sebesar Rp 21,3 miliar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
"BLM sebesar Rp 21,3 miliar berasal dari APBN 2011 dari pos bantuan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesra yang ditransfer langsung ke rekening desa, agar sampai dengan cepat dan aman serta tepat sasaran," ujar Kepala BPMD Babel, Rusli Zaidani, Kamis (4/8).
Ia menjelaskan, bantuan BLM akan dikucurkan ke 14 desa di 3 kabupaten yaitu di Kabupaten Bangka Barat sebanyak empat desa yaitu Desa Tempilang, Simpang Teritip, Kelapa dan Jebus dengan total bantuan sebesar Rp 3,64 miliar.
Selanjutnya, di Kabupaten Bangka Tengah sebanyak enam desa yaitu Desa Koba, Pangkalan Baru, Simpang Katis, Sungai Selan, Namang, Lubuk Besar dengan besar bantuan sebesar Rp 5 miliar. Lalu, bantuan BLM di Kabupaten Belitung Timur sebanyak empat desa yaitu Desa Dendang, Gantung, Simpang Pesak, Simpang Renggiang disebesar Rp 8,37 miliar.
Secara keseluruhan jumlah desa di Provinsi Babel sebanyak 300 desa tersebar di tujuh kabupaten yaitu Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Belitung, Belitung Timur dan Pangkalpinang.
Menurut Rusli, meski BLM akan dikucurkan secara langsung dari pusat ke rekening desa, namun pihaknya tetap mengawasi penyaluran dan pengelolaan bantuan tersebut untuk menghindari penyelewengan bantuan tersebut.
"Berdasarkan kententuan pengunaan dana BLM tersebut, sebesar 70 persen dana BLM untuk pembangunan fisik seperti jalan, jamban, tempat air bersih dan lainnya sesuai kebutuhan warga desa, sedang 30 persen dari dana BLM untuk pemberdayaan SDM aparat desa, masyarakat dan lainnya," ujarnya.
Bantuan BLM ini dapat mendukung pembangunan fisik dan SDM masyarakat dalam mengelola usaha sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga. "SDM masyarakat desa masih kurang memadai untuk meningkatkan hasil pertanian, perikanan dan pertambangan yang dikelola secara tradisional dengan produktivitas yang masih rendah," tutur Rusli.
Untuk itu, kata dia, diharapkan aparat pemerintah desa untuk bisa memanfaatkan bantuan BLM ini dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan masyarakat di daerah.
"Kami berharap bantuan ini bisa meningkatkan produkvitas hasil pertanian, perkebunan dan perikanan dengan dibangunnya sarana dan prasana yang memadai," tandasnya. (ant/rb)



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Tipikor Polda Babel Siap Eksekusi Aktor Proyek STAIN SAS Babel
Tipikor Polda Babel Siap Eksekusi Aktor Proyek STAIN SAS Babel
Minggu, 22 April 2018 21:41 WIB
PENGERJAAN proyek senilai 27 miliar gedung kuliah terpadu STAIN SAS Babel sudah dipastikan tidak selesai dan dinyatakan putus kontrak sejak
CMPDP Serap Tenaga Profesional Pasar Modal
CMPDP Serap Tenaga Profesional Pasar Modal
Minggu, 22 April 2018 19:54 WIB
PANGKALPINANG - Banyak masyarakat awam yang belum memahami apa itu pasar modal. Pasar modal merupakan salah satu elemen penting untuk
Lapas Narkotika Gelar Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-54
Lapas Narkotika Gelar Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-54
Minggu, 22 April 2018 19:32 WIB
PANGKALPINANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas III Pangkalpinang menggelar acara Family Gathering dalam rangka memperingati hari bakti pemasyarakatan yang
Dinyatakan Hakim Tak Bersalah, Kuasa Hukum Dodot Laporkan Panwas Ke DKPP Pusat
Dinyatakan Hakim Tak Bersalah, Kuasa Hukum Dodot Laporkan Panwas Ke DKPP Pusat
Sabtu, 21 April 2018 11:16 WIB
PANGKALPINANG - Setelah majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang menolak seluruh tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan menyatakan kasus dugaan