Berita Pangkalpinang
BPMD Babel Kucurkan BLM Rp 21,3 Miliar
Jum'at, 05 Agustus 2011 13:24 WIB | Dibaca 430 kali
PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Bangka Belitung (Babel), pada September 2011 mengucurkan bantuan langsung masyarakat (BLM) sebesar Rp 21,3 miliar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
"BLM sebesar Rp 21,3 miliar berasal dari APBN 2011 dari pos bantuan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesra yang ditransfer langsung ke rekening desa, agar sampai dengan cepat dan aman serta tepat sasaran," ujar Kepala BPMD Babel, Rusli Zaidani, Kamis (4/8).
Ia menjelaskan, bantuan BLM akan dikucurkan ke 14 desa di 3 kabupaten yaitu di Kabupaten Bangka Barat sebanyak empat desa yaitu Desa Tempilang, Simpang Teritip, Kelapa dan Jebus dengan total bantuan sebesar Rp 3,64 miliar.
Selanjutnya, di Kabupaten Bangka Tengah sebanyak enam desa yaitu Desa Koba, Pangkalan Baru, Simpang Katis, Sungai Selan, Namang, Lubuk Besar dengan besar bantuan sebesar Rp 5 miliar. Lalu, bantuan BLM di Kabupaten Belitung Timur sebanyak empat desa yaitu Desa Dendang, Gantung, Simpang Pesak, Simpang Renggiang disebesar Rp 8,37 miliar.
Secara keseluruhan jumlah desa di Provinsi Babel sebanyak 300 desa tersebar di tujuh kabupaten yaitu Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Belitung, Belitung Timur dan Pangkalpinang.
Menurut Rusli, meski BLM akan dikucurkan secara langsung dari pusat ke rekening desa, namun pihaknya tetap mengawasi penyaluran dan pengelolaan bantuan tersebut untuk menghindari penyelewengan bantuan tersebut.
"Berdasarkan kententuan pengunaan dana BLM tersebut, sebesar 70 persen dana BLM untuk pembangunan fisik seperti jalan, jamban, tempat air bersih dan lainnya sesuai kebutuhan warga desa, sedang 30 persen dari dana BLM untuk pemberdayaan SDM aparat desa, masyarakat dan lainnya," ujarnya.
Bantuan BLM ini dapat mendukung pembangunan fisik dan SDM masyarakat dalam mengelola usaha sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga. "SDM masyarakat desa masih kurang memadai untuk meningkatkan hasil pertanian, perikanan dan pertambangan yang dikelola secara tradisional dengan produktivitas yang masih rendah," tutur Rusli.
Untuk itu, kata dia, diharapkan aparat pemerintah desa untuk bisa memanfaatkan bantuan BLM ini dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan masyarakat di daerah.
"Kami berharap bantuan ini bisa meningkatkan produkvitas hasil pertanian, perkebunan dan perikanan dengan dibangunnya sarana dan prasana yang memadai," tandasnya. (ant/rb)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Regulasi Pungutan Ekspor Sawit Belum Siap
Regulasi Pungutan Ekspor Sawit Belum Siap
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Togar Sitanggang mengatakan belum siapnya regulasi mengenai kebijakan pungutan ekspor produk sawit dan turunannya
Eden Hazard Lebih Hebat Dari Cristiano Ronaldo
Eden Hazard Lebih Hebat Dari Cristiano Ronaldo
LONDON Jose Mourinho menyanjung gelandang Chelsea Eden Hazard setinggi langit. Pelatih berjuluk The Special One itu bahkan berani menyebut Hazard lebih hebat
Disdik Pantau Hari Pertama Siswa Sekolah, Sebelum Belajar Wajib Berdoa
Disdik Pantau Hari Pertama Siswa Sekolah, Sebelum Belajar Wajib Berdoa
PANGKALPINANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pangkalpinang mewajibkan kepada setiap sekolah untuk memberikan pemahaman kepada para siswa barunya dalam menjalani proses belajar-mengajar.
Mitra Radar