Banyak Ormas & LSM Tanpa Badan Hukum


Banyak Ormas & LSM Tanpa Badan Hukum

PANGKALPINANG - Saat ini Organisasi kemasyarakatan (Ormas) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) semakin menjamur di Bangka Belitung (Babel). Sayangnya dari sekian banyak ormas dan LSM yang ada, masih banyak pula ormas yang belum berbadan hukum.
Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Provinsi Bangka Belitung (Babel), hingga pada pertengahan tahun 2013 mencatat terdapat 170 ormas dan LSM se Babel yang baru terdaftar untuk mendapatkan legalitas.
Kepala Kesbangpol Babel, Hardi menghimbau kepada seluruh LSM yang berada di Babel dan belum terdaftar agar segera mendaftar. Hal itu dikatakan Hardi adalah demi kemajuan Babel yang tertib sesuai dengan visi misi yang telah dicanangkan oleh Gubernur.
"Kita terus melakukan pengawasan, yang belum terdaftarkan kita harapkan agar segera mendaftar, walaupun yang tidak terdaftar tetap kita bina tetapi lebih bagus mendaftar supaya jelas agar kita bermitra sehingga visi misi provinsi bisa berjalan sesuai dengan kelembagaan," ujarnya kepada wartawan, kemarin (21/8).
Dilanjutkan mantan kepala Inspektorat Babel itu Kesbangpol juga diakui Hardi dalam waktu dekat akan menggelar sosialisasi tentang Undang-undang nomor 17 tahun 2013 tentang ormas. Sosialisasi itupun menurut Hardi adalah harapan Rustam agar Babel dapat aman dengan keberadaan ormas dan LSM.
"September kita akan menyelenggarakan sosialisasi undang-undang 17 tahun 2013 ini. Pak Rustam Effendi juga berharap kepada masyarakat untuk dukungan semua mitra organisasi yang ada dapat bersinergi agar ini bisa terjadi pemberdayaan yang kuat sehingga memberikan kontribusi," ungkapnya.
Dalam waktu dekat pula Hardi mengungkapkan Kesbangpol juga akan segera melakukan agenda yang berkaitan dengan pembinaan agar ormas dan LSM tersebut dapat berjalan sesuai dengan kapasitas masing-masing. "Kita dalam waktu dekat ini akan berslaturahim dengan mengajak LSM termasuk juga dengan semua forum yang ada, komunikasi intelejen negara," bebernya.
Mulai dari pembinaan pengawasan dan sosialisasi itu ditegaskan Hardi sangatlah penting apalagi tidak lama lagi Indonesia akan dihadapkan dengan pesta demokrasi 5 tahunan. "Apalagi April 2014 pemilu legislatif, penting untuk membangun komunikiasi. Akan kita jadwalkan audiensi kelembagaan ini untuk merumuskan ke depan semua lembaga itu," tandasnya. (rga)



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
4.500 Guru Belum Gajian
4.500 Guru Belum Gajian
Jum'at, 24 Februari 2017 15:44 WIB
PANGKALPINANG - Dampak dari peralihan wewenang pengelolaan sekolah SMA sederajat dari pemerintah kota/kabupaten kepada pemerintah Provinsi mengakibatkan sebanyak 4500 guru
Tembus Rp200 Ribu per Kg,  Pedagang Pilih Istirahat Jual Cabai
Tembus Rp200 Ribu per Kg, Pedagang Pilih Istirahat Jual Cabai
Jum'at, 24 Februari 2017 15:42 WIB
ANGKALPINANG - Harga cabai terus merangkak naik di beberapa pasar tradisional yang ada di Kota Pangkalpinang, bahkan kenaikan harga tersebut
Mobil Damkar Hantam Rumah Warga
Mobil Damkar Hantam Rumah Warga
Jum'at, 24 Februari 2017 10:04 WIB
PANGKALPINANG - Satu mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, Kamis (23/2) kemarin tiba-tiba
Secarpiandy Kembali Dilaporkan ke Polisi
Secarpiandy Kembali Dilaporkan ke Polisi
Jum'at, 24 Februari 2017 10:01 WIB
PANGKALPINANG - Pengacara asal Bangka Belitung (Babel) harus berurusan dengan hukum setelah ia dilaporkan oleh beberapa