Berita Pangkalpinang
Pelayanan Jamkesmas RSUD belum Maksimal
Sabtu, 06 April 2013 09:57 WIB | Dibaca 333 kali
Hasil Pemeriksaan BPK

PANGKALPINANG-Kepala Inspektorat Kota Pangkalpinang, Widiantono mengungkapkan berdasarkan hasil pemeriksaan atas pengelolaan dan pertanggungjawaban Program Jamkesmas dan Jamkesda TA 2010, 2011, dan Semester I tahun anggaran 2012 Pemerintah Kota Pangkalpinang oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bangka Belitung pada Jumat (5/4) ditemukan beberapa temuan yang mengindikasikan pelayanan Jamksemas di RSUD Depati Hamzah belum maksimal.  "Dari hasil pemeriksaan ditemukan kalau data base kepesertaan jamkesmas belum mutahir dan belum lengkap serta kebijakan pelayanan pasien jamkesmas di rumah sakit belum sepenuhnya berjalan maksimal. Masih ada proses berkas klaim pasien jamkesmas yang masih lambat. Selain itu juga masih terdapat duplikasi kepesertaan jamkesmas dan jamkesda," ujar Widiantono saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (5/4).

Pemeriksaan BPK menurut dia, dilakukan untuk mengetahui dan menilai apakah seluruh masyarakat miskin sudah terlayani jamkesmas. Apakah sistem pengendalian telah dirancang dan dikendalikan secara memadai, serta apakah dana jamkesmas telah digunakan tepat sasaran dan sesuai aturan yang berlaku.

Menurut dia, pemeriksaaan yang dilakukan oleh BPK, meliputi masalah peserta, pelayanan, pendanaan, monitoring serta evaluasi program, dan dari hasil pemeriksaaan didapatkan temuan tersebut. “Dengan adanya hasil pemeriksaan oleh BPK ini maka harus ditindak lanjuti selama 60 hari. Pihak Pemkot diminta mengkordinasikan dengan baik permasalahan data yang kurang mutakhir ini, dengan harapan pelayanan untuk masyarakat miskin jadi lebih baik kedepannya,"katanya.

Dia juga menyebutkan, ditemukan beberapa kekurangan oleh BPK ini akibat data dari Badan Pusat Statistik (BPS) belum tidak terorganisir dengan baik dikarenakan kurang koordinasi dengan daerah. "Data yang ada belum mutahir. Orang yang meninggal masih terdata dan Pemda dalam hal ini ingin memberikan pelayanan terbaik berdasarkan data dari BPS," pungkasnya. (gue)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Samsung Pangkas Harga Ponsel
Samsung Pangkas Harga Ponsel
Lembaga riset IDC mencatat pangsa pasar Samsung pada kuartal kedua 2014 telah mengalami penurunan hingga 7 persen dari kuartal kedua 2013. Tercatat pangsa pasar Samsung mencapai 24,9 persen pada kuartal dua 2014, dari perolehan 32,2 persen pada kuartal dua 2013.
Juara Piala AFF Harga Mati
Juara Piala AFF Harga Mati
OPTIMISME mulai ditebarkan Alfred Riedl. Kepada media Vietnam, pelatih Indonesia asal Austria tersebut menegaskan kalau sekaranglah waktunya Garuda-julukan tim nasional (timnas) Indonesia, meraih gelar Piala AFF setelah hanya menjadi runner-up di empat kesempatan lolos ke final.
Kemenristek Dikti Bakal Hapus Kopertis
Kemenristek Dikti Bakal Hapus Kopertis
JAKARTA - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi bakal menghapus keberadaan koordinasi perguruan tinggi swasta (kopertis). Saat ini terdapat 12 wilayah kopertis yang bertugas memberi pelayanan kepada kampus swasta seluruh wilayah Indonesia.
Mitra Radar