Pelayanan Jamkesmas RSUD belum Maksimal


Pelayanan Jamkesmas RSUD belum Maksimal

Hasil Pemeriksaan BPK

PANGKALPINANG-Kepala Inspektorat Kota Pangkalpinang, Widiantono mengungkapkan berdasarkan hasil pemeriksaan atas pengelolaan dan pertanggungjawaban Program Jamkesmas dan Jamkesda TA 2010, 2011, dan Semester I tahun anggaran 2012 Pemerintah Kota Pangkalpinang oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bangka Belitung pada Jumat (5/4) ditemukan beberapa temuan yang mengindikasikan pelayanan Jamksemas di RSUD Depati Hamzah belum maksimal.  "Dari hasil pemeriksaan ditemukan kalau data base kepesertaan jamkesmas belum mutahir dan belum lengkap serta kebijakan pelayanan pasien jamkesmas di rumah sakit belum sepenuhnya berjalan maksimal. Masih ada proses berkas klaim pasien jamkesmas yang masih lambat. Selain itu juga masih terdapat duplikasi kepesertaan jamkesmas dan jamkesda," ujar Widiantono saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (5/4).

Pemeriksaan BPK menurut dia, dilakukan untuk mengetahui dan menilai apakah seluruh masyarakat miskin sudah terlayani jamkesmas. Apakah sistem pengendalian telah dirancang dan dikendalikan secara memadai, serta apakah dana jamkesmas telah digunakan tepat sasaran dan sesuai aturan yang berlaku.

Menurut dia, pemeriksaaan yang dilakukan oleh BPK, meliputi masalah peserta, pelayanan, pendanaan, monitoring serta evaluasi program, dan dari hasil pemeriksaaan didapatkan temuan tersebut. “Dengan adanya hasil pemeriksaan oleh BPK ini maka harus ditindak lanjuti selama 60 hari. Pihak Pemkot diminta mengkordinasikan dengan baik permasalahan data yang kurang mutakhir ini, dengan harapan pelayanan untuk masyarakat miskin jadi lebih baik kedepannya,"katanya.

Dia juga menyebutkan, ditemukan beberapa kekurangan oleh BPK ini akibat data dari Badan Pusat Statistik (BPS) belum tidak terorganisir dengan baik dikarenakan kurang koordinasi dengan daerah. "Data yang ada belum mutahir. Orang yang meninggal masih terdata dan Pemda dalam hal ini ingin memberikan pelayanan terbaik berdasarkan data dari BPS," pungkasnya. (gue)



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Penyelundupan Timah Digagalkan, Lewati Jalur Pelabuhan Pangkalbalam
Penyelundupan Timah Digagalkan, Lewati Jalur Pelabuhan Pangkalbalam
Kamis, 30 Maret 2017 11:42 WIB
PANGKALPINANG - Polsek Kawasan Pelabuhan Pangkalbalam Polres Pangkalpinang (KP3) Berhasil menggagalkan rencana penyelundupan balok timah yang
2 Residivis Curat Ditembak
2 Residivis Curat Ditembak
Kamis, 30 Maret 2017 11:40 WIB
PANGKALPINANG - Tim Jatanras Dit Reskrimum Polda Babel kembali mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah hukum Pangkalpinang
"Kotaku" Ditunjang Anggaran Rp50,4 M
"Kotaku" Ditunjang Anggaran Rp50,4 M
Kamis, 30 Maret 2017 10:27 WIB
PANGKALPINANG - Program Kota Tanpa Kawasan Kumuh (Kotaku) yang digadang-gadang sebagai salah satu program unggulan oleh Pemerintah Kota (Pemkot)
Irwansyah Tegaskan Masalah Banjir Fokus Pemkot
Irwansyah Tegaskan Masalah Banjir Fokus Pemkot
Kamis, 30 Maret 2017 10:26 WIB
PANGKALPINANG - Keinginan Walikota Pangkalpinang, Muhammad Irwansyah untuk sesegera mungkin menegaskan Pangkalpinang