Senjata Air Soft Gun Dipastikan Ilegal


Senjata Air Soft Gun Dipastikan Ilegal

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) menyatakan siapapun yang terlihat memegang dan menggunakan senjata Air Soft Gun baik dari masyarakat maupun anggota kepolsian atau TNI  dipastikan senjata tersebut ilegal karena sampai saat ini senjata Air Soft Gun tersebut belum pernah dikeluarkan izinnya oleh Kapolri.
“Air Soft Gun berdasarkan peraturan Kapolri tidak memiliki izin impor, jadi barang siapa yang memiliki Air Soft Gun itu ilegal,” ujar Dir Intel Polda Babel Kombes Pol Agus Hariful di dampingi Kasi Yanmas AKP Bambang. M di ruang kerjanya Jumat kemarin (22/7). 
Agus menjelaskan, senjata Air Soft Gun saat ini sudah beredar di masyarakat dan ada semacam kartu yang seolah-olah ada penerbitan padahal sampai dengan hari ini Mabes Polri belum pernah mengeluarkan izin penggunaan atau pemakaian Air Soft Gun tersebut.
Untuk itu lanjut Agus, apabila di temukan dilapangan sejata Air Soft Gun tersebut  ada suratnya maka itu bohong karena surat tersebut merupakan semacam SIM untuk club yang di tanda tangani oleh beberapa purnawirawan dari TNI dan Polri.
“Pak Iskandar Hasan (Mantan kapolda-red) dulu sudah pernah menandatangani semacam SIM itu, tapi ini bukan izin hanya merupakan kartu club. Jadi apabila ada yang memakai Air Soft Gun baik dari aparat maupun masyarakat itu ilegal karena senjata tersebut tidak boleh di gunakan perorangan dan hanya boleh di gunakan untuk olahraga menembak target saja dan setelah di gunkan maka di kembalikan lagi ke gudang,” terang Agus.
Untuk itu kata Agus, penggunaan senjata ini di kwatirkan di salah gunakan untuk pelaku kejahatan karena sudah banyak terjadi. Seberapa bahya senjata tersebut bila di gunakan untuk kejahatan menurut Agus senjata tersebut hanya bisa dijadikan sebagai alat untuk menakut-nakuti masyarakat karena begitu melihat senjata saja dalam aksi kejahatan masyarakat sudah pasti takut.
“Intinya siapapun yang pakai Air Soft Gun termasuk aparat itu ilegal karena tidak ada izin pemegangan senjata itu karena masyarakat kalau sudah ada kartu SIN tersebut seolah-olah sudah ada izin. Padahal itu bukan izin tapi merupakan semacam identitas pemiliknya cuma tidak resmi karena  yang resmi mengeluarkannya ialah pejabat Polri,” tegas Agus. (ydi) 



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Korupsi Proyek ILS Bandara, Elfin Terancam Tuntutan 12 M
Korupsi Proyek ILS Bandara, Elfin Terancam Tuntutan 12 M
Minggu, 21 Mei 2017 15:03 WIB
PANGKALPINANG - Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus), Kejaksaan Tinggi (Kejati), Bangka Belitung (Babel), akan menuntut pengembalian kerugian negara kepada terdakwa
Siswanto Dewan Bantah Edarkan Sabu
Siswanto Dewan Bantah Edarkan Sabu
Rabu, 17 Mei 2017 16:13 WIB
PANGKALPINANG - Anggota DPRD Bangka Belitung (Babel), Siswanto membantah jika dirinya dianggap sebagai pengedar sabu-sabu dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba
Kasus Pembebasan Jalan Lintas Timur Kembali Bergulir
Kasus Pembebasan Jalan Lintas Timur Kembali Bergulir
Rabu, 17 Mei 2017 16:04 WIB
PANGKALPINANG - Tim Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus), Kejaksaan Tinggi (Kejati), Babel melakukan penyelidikan untuk mendalami dugaan korupsi pembebasan lahan
Erzaldi Ingin Sertijab di Lapangan Terbuka
Erzaldi Ingin Sertijab di Lapangan Terbuka
Selasa, 16 Mei 2017 19:03 WIB
PANGKALPINANG - Ada yang berbeda dalam serah terima jabatan gubernur dan wakil gubernur Bangka Belitung (Babel) nantinya. Jika biasanya dilakukan