Berita Pangkalpinang
Senjata Air Soft Gun Dipastikan Ilegal
Sabtu, 23 Juli 2011 19:33 WIB | Dibaca 619 kali
PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) menyatakan siapapun yang terlihat memegang dan menggunakan senjata Air Soft Gun baik dari masyarakat maupun anggota kepolsian atau TNI  dipastikan senjata tersebut ilegal karena sampai saat ini senjata Air Soft Gun tersebut belum pernah dikeluarkan izinnya oleh Kapolri.
“Air Soft Gun berdasarkan peraturan Kapolri tidak memiliki izin impor, jadi barang siapa yang memiliki Air Soft Gun itu ilegal,” ujar Dir Intel Polda Babel Kombes Pol Agus Hariful di dampingi Kasi Yanmas AKP Bambang. M di ruang kerjanya Jumat kemarin (22/7). 
Agus menjelaskan, senjata Air Soft Gun saat ini sudah beredar di masyarakat dan ada semacam kartu yang seolah-olah ada penerbitan padahal sampai dengan hari ini Mabes Polri belum pernah mengeluarkan izin penggunaan atau pemakaian Air Soft Gun tersebut.
Untuk itu lanjut Agus, apabila di temukan dilapangan sejata Air Soft Gun tersebut  ada suratnya maka itu bohong karena surat tersebut merupakan semacam SIM untuk club yang di tanda tangani oleh beberapa purnawirawan dari TNI dan Polri.
“Pak Iskandar Hasan (Mantan kapolda-red) dulu sudah pernah menandatangani semacam SIM itu, tapi ini bukan izin hanya merupakan kartu club. Jadi apabila ada yang memakai Air Soft Gun baik dari aparat maupun masyarakat itu ilegal karena senjata tersebut tidak boleh di gunakan perorangan dan hanya boleh di gunakan untuk olahraga menembak target saja dan setelah di gunkan maka di kembalikan lagi ke gudang,” terang Agus.
Untuk itu kata Agus, penggunaan senjata ini di kwatirkan di salah gunakan untuk pelaku kejahatan karena sudah banyak terjadi. Seberapa bahya senjata tersebut bila di gunakan untuk kejahatan menurut Agus senjata tersebut hanya bisa dijadikan sebagai alat untuk menakut-nakuti masyarakat karena begitu melihat senjata saja dalam aksi kejahatan masyarakat sudah pasti takut.
“Intinya siapapun yang pakai Air Soft Gun termasuk aparat itu ilegal karena tidak ada izin pemegangan senjata itu karena masyarakat kalau sudah ada kartu SIN tersebut seolah-olah sudah ada izin. Padahal itu bukan izin tapi merupakan semacam identitas pemiliknya cuma tidak resmi karena  yang resmi mengeluarkannya ialah pejabat Polri,” tegas Agus. (ydi) 



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Puri 56 Resto & Hotel Hadirkan Menu Baru
Puri 56 Resto & Hotel Hadirkan Menu Baru
PANGKALPINANG-Puri 56 Resto & Hotel yang menghadirkan konsep minimalis dan natural dapat menjadi salah satu pilihan tepat Anda dan keluarga maupun mitra bisnis. Guna memuaskan pengunjung, Puri 56 Resto & Hotel pun saat ini menghadirkan 4 pilihan menu menarik dengan rasa, kualitas serta ditawarkan dengan harga yang terjangkau.
Ketum PSSI tak Boleh Terlilit Masalah
Ketum PSSI tak Boleh Terlilit Masalah
JAKARTA- Mantan anggota Komite Eksekutif PSSI Ashar Suryobroto mengatakan, pengurus PSSI harus lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan terkait dengan Kongres PSSI pada 18 April nanti.
TK Negeri Model Pangkalpinang, Berstandar Nasional Tapi Hanya 24 Siswa
TK Negeri Model Pangkalpinang, Berstandar Nasional Tapi Hanya 24 Siswa
PANGKALPINANG - Meski sudah berstandar nasional, TK Negeri Model Pangkalpinang ternyata hanya memiliki 24 anak didik. "Ya saat ini anak didik kita hanya berjumlah 24 orang. Dari 7 kelas yang ada di sekolah kami, hanya 3 kelas yang digunakan," tutur Kepala Sekolah TK Negeri Model Pangkalpinang Sriwiyana kepada Radar Bangka, Kamis (26/3).
Mitra Radar