Diskominfo Siap Fasilitasi Asperindo


Diskominfo Siap Fasilitasi Asperindo

PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Bangka Belitung (Babe) mengaku siap memfasilitasi DPW Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspress Indonesia (ASPERINDO) Babel masa pengurusan 2011 - 2015 yang baru saja dibentuk.
Kepala Dinas Kominfo Babel K. A. Tajuddin, Senin (18/7) kemarin, mengatakan selama ini ASPERINDO Babel dinilai tidak aktif sebagai wadah bagi pengusaha jasa titipan.
"Berdasarkan evaluasi bahwa DPW Babel itu ada, namun tidak aktif. Untuk itu atas dorongan Kemenkominfo pusat, Diskominfo melakukan upaya untuk fasilitasi pengaktifan DPW Asperindo Babel dengan mengundang Asperindo pusat untuk membentuk kepengurusan baru," kata Tajuddin.
Keberadaan DPW Asperindo ini menurut Tajuddin sangat penting, karena dapat jadi mitra bagi Pemda untuk melakukan pembinaan atas pengusaha jasa titipan yang ada di Bangka Belitung.
"Berdasarkan kenyataan yang ada di Babel, selama ini mereka (pengusaha jasa titipan-red) berjuang sendiri menyampaikan aspirasinya, sehingga merasa  kurang perhatian dari asosiasi ini," kata dia.
Tajuddin melanjutkan, "Melalui DPW Asperindo Babel ini, kita harapkan akan dapat menampung aspirasi anggota. Ini yang dapat di fasilitasi dan Diskominfo siap fasilitasi dengan lembaga lain yang dipandang perlu untuk melancarkan komuniksi dengan pengusaha semacam Angkasapura dan lainnya."
Pada kesempatan yang sama, Wakil Sekjen Asperindo pusat, Budi Parianto, mengatakan pembentukan kepengurusan baru Asperindo Babel terselenggara dari Musyawarah Wilayah (Muswil) Khusus yang difasilitasi Diskominfo Babel.
"Saya atas nama organisasi berterima kasih kepada Diskominfo karena telah memfasilitasi pembentukan pengurus baru Asperindo Babel," ujarnya.
Kebutuhan untuk segera membentuk pengurus baru tersebut, kata Budi, untuk menyikapi beberapa peraturan baru Pemerintah, seperti UU Nomor 38 tahun 2009, dan Permen Kominfo nomor 23 tahun 2009.
"Ada peraturan baru yang harus disikapi. Jika tidak, pelayanan pengiriman kepada masyarakat akan terganggu," terangnya.
Berdasarkan catatan Diskominfo Babel, sebanyak 90 perusahaan jasa pengiriman pos. Namun, baru 25 perusahaan yang mengantongi izin. "UU tegas menyampaikan bahwa pengusaha pengiriman pos harus bergabung di Asperindo," tandasnya. (dry)



Berikan Komentar

Pangkalpinang Lainnya
Dinyatakan Hakim Tak Bersalah, Kuasa Hukum Dodot Laporkan Panwas Ke DKPP Pusat
Dinyatakan Hakim Tak Bersalah, Kuasa Hukum Dodot Laporkan Panwas Ke DKPP Pusat
Sabtu, 21 April 2018 11:16 WIB
PANGKALPINANG - Setelah majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang menolak seluruh tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan menyatakan kasus dugaan
Hakim Tolak Tuntutan Jaksa, Dodot Dinyatakan Bebas Tak Bersalah
Hakim Tolak Tuntutan Jaksa, Dodot Dinyatakan Bebas Tak Bersalah
Sabtu, 21 April 2018 00:22 WIB
PANGKALPINANG - Sidang putusan kasus dugaan money politic yang digelar Jumat malam (20/4) telah memutuskan Ismiryadi alias Dodot telah dinyatakan
Warga Kenanga Keluhkan Bau Busuk Pabrik Tapioka PT. BAA
Warga Kenanga Keluhkan Bau Busuk Pabrik Tapioka PT. BAA
Sabtu, 21 April 2018 00:13 WIB
PANGKALPINANG - Warga Kenanga Kabupaten Bangka berbondong-bondong mendatangi gedung DPRD Provinsi Babel untuk mengadukan permasalahan limbah dari pabrik tapioka PT.
Kapolres Pangkalpinang Tinjau Lokasi Banjir
Kapolres Pangkalpinang Tinjau Lokasi Banjir
Jum'at, 20 April 2018 00:17 WIB
PANGKALPINANG - Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Septana Risdono SIk bersama Wakapolres Pangkalpinang beserta Kapolsek Bukit Intan dan Kanit Reskrim Polsek