Berita Pangkalpinang
Diskominfo Siap Fasilitasi Asperindo
Selasa, 19 Juli 2011 17:48 WIB | Dibaca 299 kali
PANGKALPINANG (radarbangka.co.id) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Bangka Belitung (Babe) mengaku siap memfasilitasi DPW Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspress Indonesia (ASPERINDO) Babel masa pengurusan 2011 - 2015 yang baru saja dibentuk.
Kepala Dinas Kominfo Babel K. A. Tajuddin, Senin (18/7) kemarin, mengatakan selama ini ASPERINDO Babel dinilai tidak aktif sebagai wadah bagi pengusaha jasa titipan.
"Berdasarkan evaluasi bahwa DPW Babel itu ada, namun tidak aktif. Untuk itu atas dorongan Kemenkominfo pusat, Diskominfo melakukan upaya untuk fasilitasi pengaktifan DPW Asperindo Babel dengan mengundang Asperindo pusat untuk membentuk kepengurusan baru," kata Tajuddin.
Keberadaan DPW Asperindo ini menurut Tajuddin sangat penting, karena dapat jadi mitra bagi Pemda untuk melakukan pembinaan atas pengusaha jasa titipan yang ada di Bangka Belitung.
"Berdasarkan kenyataan yang ada di Babel, selama ini mereka (pengusaha jasa titipan-red) berjuang sendiri menyampaikan aspirasinya, sehingga merasa  kurang perhatian dari asosiasi ini," kata dia.
Tajuddin melanjutkan, "Melalui DPW Asperindo Babel ini, kita harapkan akan dapat menampung aspirasi anggota. Ini yang dapat di fasilitasi dan Diskominfo siap fasilitasi dengan lembaga lain yang dipandang perlu untuk melancarkan komuniksi dengan pengusaha semacam Angkasapura dan lainnya."
Pada kesempatan yang sama, Wakil Sekjen Asperindo pusat, Budi Parianto, mengatakan pembentukan kepengurusan baru Asperindo Babel terselenggara dari Musyawarah Wilayah (Muswil) Khusus yang difasilitasi Diskominfo Babel.
"Saya atas nama organisasi berterima kasih kepada Diskominfo karena telah memfasilitasi pembentukan pengurus baru Asperindo Babel," ujarnya.
Kebutuhan untuk segera membentuk pengurus baru tersebut, kata Budi, untuk menyikapi beberapa peraturan baru Pemerintah, seperti UU Nomor 38 tahun 2009, dan Permen Kominfo nomor 23 tahun 2009.
"Ada peraturan baru yang harus disikapi. Jika tidak, pelayanan pengiriman kepada masyarakat akan terganggu," terangnya.
Berdasarkan catatan Diskominfo Babel, sebanyak 90 perusahaan jasa pengiriman pos. Namun, baru 25 perusahaan yang mengantongi izin. "UU tegas menyampaikan bahwa pengusaha pengiriman pos harus bergabung di Asperindo," tandasnya. (dry)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Ekslusif Resto, LA Banca Coffee Garden & Family
Ekslusif Resto, LA Banca Coffee Garden & Family
PANGKALPINANG-Bagi anda yang suka nongkrong ditempat yang nyaman dan tenang sambil menikmati alunan musik serta suguhan makanan?. LA Banca Coffee Garden & Family Resto dapat menjadi pilihan anda.
Newcastle vs Liverpool, Jaga Momentum
Newcastle vs Liverpool, Jaga Momentum
NEWCASTLE-Laga menarik akan tersaji di St James` Park pada Sabtu (1/11) malam kala Newcastle United menjamu Liverpool dalam lanjutan Premier League pekan ke-10. Tim tamu bisa jadi akan menjalani laga yang cukup berat mengingat performa kedua tim yang berbeda cukup mencolok di beberapa laga terakhir.
Beasiswa LN Terancam Molor
Beasiswa LN Terancam Molor
JAKARTA - Lepasnya unit utama Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud ke Kementerian Riset Teknologi berpotensi mengganggu beasiswa mahasiswa di luar negeri (LN). Apalagi, jika otoritas yang mengurusi soal beasiswa itu tidak juga segera diberi tempat di Kemristek. Diprediksi, uang beasiswa itu terancam molor hingga tiga bulan.
Mitra Radar