Berita Nusantara
Mantan Kapolres Bangka Jadi Kapolda Kalteng
Sabtu, 03 Maret 2012 10:11 WIB | Dibaca 1.005 kali
JAKARTA - Gerbong mutasi di jajajran kepolisian kembali bergerak. Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo melantik 8 Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta, Jumat (2/3). Salah satu pejabat yang dilantik tersebut adalah mantan Kapolres Bangka Brigjen Pol Bachtiar Hasanudin Tambunan yang dipercaya memimpin Polda Kalimantan Tengah (Kalteng). Bachtiar yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Pengendalian Operasi Polri.  
   
Selain Kapolda, Timur juga merotasi beberapa pejabat di Mabes Polri. Pelantikan ini berdasarkan pada Telegram Rahasia Kapolri nomor ST/379/II/2012. 8 Kapolda yang dilantik ini adalah Kapolda Bali, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara,  Maluku Utara, Kepulauan Riau (Kepri), dan Riau. Kapolda Bali dijabat Irjen (pol) Budi Gunawan menggantikan Irjen (Pol) Totoy Herawan Indra yang sebelumnya menjabat Kadivpropam Polri. Sementara Totoy dimutasi sebagai Staf Ahli Manajemen Kapolri.
   
Kapolda Kalteng  Brigjen (pol) H Damianus Jackie yang memasuki masa pensiun diganti dengan Brigjen (pol) Bachtiar Hasanudin Tambunan. Kapolda baru ini sebelumnya menjabat Kepala Biro Pengendalian Operasi Polri (Karodalops Sops Polri). Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen (pol) Sigit Sudarmanto digeser mengisi posisi Karodalops Sops Polri.Penggantinya adalah Brigjen (pol) Tubagus Anis Angkawijaya yang sebelumnya menjabat Direktur Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Lemdiklat Polri)
 
Sementara Kapolda Maluku Utara Brigjen (pol) Erlan Lukman Nulhakim yang dipindah sebagai Dirprog Pascasarjana STIK- Lemdikpol diganti Brigjen (pol) Affan Richwanto. Affan sebelumnya menjabat Kepala Biri Pengkajian dan Pengembangan (Karojianbang) Lemdikpol. Kapolda Kepri Brigjen (pol) Raden Budi Winarso dimutasi sebagai Karojianbang Lemdikpol. Penggantinya adalah Brigjen (pol) Jotje Mende yang sebelumnya menjabat  Karowabprof Divpropam.
   
Selain itu Kapolda Sulawesi Selatan Irjen (pol) Johny Wainal Usman dipromosikan sebagai Wakil Kepala Badan Pertahanan Keamanan (Wakabaharkam) Polri. Posisi yang ditinggalkannya kini diisi. Irjen (pol) Mudji Waluyo yang berasal dari Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri. Sementara Kapolda Sulawesi Utara Brigjen (pol) Carlo Brix Tewu dimutasi sebagai Karojianstra Sops Polri. Posisi Kapolda Sulut kini diisi Brigjen (pol) Dicky D Atotoy.
   
Kapolda Riau saat ini Brigjen Pol Suedi Husein juga akan diganti oleh Kombes Pol Agus Sofyan Abadi. Selain para kapolda ini terdapat juga nama Staf Ahli Polri Brigjen (pol) Edmon Ilyas dan Brigjen (pol) Raja Erizman  yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sosek  dan Sosbud  pada Sahli Kapolri. Timur mengatakan mutasi para perwira ini berdasarkan integritas dan kompetensi. Karenanya ia berharap agar pejabat yang baru bisa meningkatkan kinerjanya di daerah. "Apalagi permasalahan di lapangan sekarang banyak," kata Timur di sela-sela acara pelantikan di Mabes. (zul/awa/jpnn)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Nikmati Esprecielo Irish Coffe di Kedai 8
Nikmati Esprecielo Irish Coffe di Kedai 8
PANGKALPINANG-Tempat tongkrongan menikmati suasana santai anda bertambah satu lagi di Pangkalpinang. Kedai 8 yang terletak di jalan Toniwen atau Jalan M.H Muhidin hadir dengan konsep coffeshop resmi dibuka Selasa (23/12).
Madrid Lolos Final Piala Dunia Antarklub
Madrid Lolos Final Piala Dunia Antarklub
MARRAKESH - Real Madrid berhasil melaju ke babak final Piala Dunia Antarklub 2014. Tiket itu diraih setelah Madrid sukses menekuk Cruz Azul dengan skor 4-0 (2-0) di Stade de Marrakech, Rabu (17/12) dini hari WIB.
Pangkalpinang Siap Terapkan Wajib Belajar 15 Tahun
Pangkalpinang Siap Terapkan Wajib Belajar 15 Tahun
PANGKALPINANG - Sebagai Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Pangkalpinang menyatakan telah siap untuk menerapkan wajib belajar 15 tahun. Meski target nasional menentukan hingga tahun 2020, wajib belajar 15 tahun atau setara diploma ini tentunya membuktikan pendidikan di Pangkalpinang selangkah lebih maju.
Mitra Radar