Cuma Honorer di Bawah Tahun 2005 Diangkat CPNS


Cuma Honorer di Bawah Tahun 2005 Diangkat CPNS

JAKARTA - Badan Legislasi (Baleg) DPR RI memastikan hanya honorer dengan masa pengabdian terhitung sejak Januari 2005 hingga saat ini yang diangkat CPNS.

Menurut Wakil Ketua Baleg DPR RI Toto Daryanto, honorer yang bekerja per Januari 2005, statusnya selama ini belum jelas. Apalagi dengan adanya UU ASN yang memberikan batasan umur.

"Untuk mengakomodir honorer itulah perlu dibuatkan payung hukumnya dengan cara merevisi UU ASN. Namun, revisi ini bukan untuk honorer yang diangkat di atas tahun 2005, karena itu melanggar aturan," terang Toto kepada JPNN, Senin (29/1).

Dia menyebutkan, walaupun sudah ada larangan kepala daerah mengangkat honorer (terakhir tahun 2005), fakta di lapangan banyak yang melanggar. Akibatnya jumlah honorer membeludak.

"Kesepakatan Baleg dengan pemerintah yang akan diakomodir dalam revisi UU ASN hanya honorer yang diangkat maksimal Januari-Februari 2005 dan masih mengabdi sampai saat ini. Di luar itu tidak masuk," tegasnya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyadari akan bermunculan pabrik-pabrik surat pengangkatan palsu. Itu sebabnya database yang ada pada pemerintah harus dilempar ke publik untuk diuji kebenarannya.

"Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan DPR. Honorer juga harus memantau ini agar tahu mana honorer bodong," tandasnya. (esy/jpnn)





Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
Direktorat Lalu Lintas Terapkan Tilang Elektronik Mulai 1 November
Direktorat Lalu Lintas Terapkan Tilang Elektronik Mulai 1 November
Senin, 15 Oktober 2018 13:07 WIB
JAKARTA - Pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memastikan penindakan tilang elektronik terhadap pengendara yang melanggar aturan diberlakukan mulai
Erzaldi : Semoga Lekas Sembuh Pak Arub
Erzaldi : Semoga Lekas Sembuh Pak Arub
Senin, 15 Oktober 2018 11:38 WIB
PALEMBANG - Gubernur Babel Erzaldi Rosman didampinggi Hj Melati dan Sekda Babel Yan Megawandi beserta Kadispora Babel, Suharto membesuk Walikota
Bantuan Sembako Dirasakan Belum Merata, Harga Beras Tembus Rp1 juta Perkarung
Bantuan Sembako Dirasakan Belum Merata, Harga Beras Tembus Rp1 juta Perkarung
Rabu, 10 Oktober 2018 13:42 WIB
DONGGALA- Meski bantuan terus berdatangan dari penjuru daerah namun tidak sedikit dari pengungsi pesisir barat kabupaten Donggala, tepatnya di
Kesepakatan Fee Proyek Jalan Masuk KPK  OTT Walikota Pasuruan
Kesepakatan Fee Proyek Jalan Masuk KPK OTT Walikota Pasuruan
Jum'at, 05 Oktober 2018 14:28 WIB
JAKARTA - Wali Kota Pasuruan 2016-2021 Setiyono diduga menerima suap melalui orang-orang dekatnya yang memiliki sebutan "Trio Kwek-Kwek".