Ustazah Irena: Teman Saya Bilang Ahok Menista Agama


Ustazah Irena: Teman Saya Bilang Ahok Menista Agama

JAKARTA - Ustazah Irena Handono akhirnya bersaksi pada persidangan perkara penodaan agama dengan terdakwa Basuki T Purnama alias Ahok, Selasa (10/1). Mantan biarawati yang menjadi saksi pelapor kasus Ahok itu memenuhi panggilan sidang setelah sebelumnya dikabarkan absen.

Irena bersaksi pada persidangan atas Ahok yang digelar di Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut), Irena menyatakan bahwa Ahok telah menista Alquran saat menerjemahkan Surah Almaidah 51‎ dalam kunjungan kerjanya di Kepulauan Seribu.

Dalam persepsi Irena, pernyataan Ahok soal Almaidah 51 mencerminkan kebencian terhadap agama Islam dan penganutnya. Sebab, Ahok, sudah berkali-kali menyinggung Almaidah 51.

“Dia melakukannya berkali-kali, mengomeli orang tua yang beragama islam. Dia sering marah-marah di media, menodai Alquran, Surah Almaidah di beberapa tempat. Itu cerminan kebencian dia," kata Irena di depan majelis hakim.

Dia menjelaskan, tindakan Ahok menebar kebencian bukan hanya terjadi di Kepulauan Seribu. Sebab, Ahok jauh-jauh hari sudah menuangkan pemikirannya tentang Almaidah 51 dalam bukunya yang berjudul Merubah Indonesia.

Namun, penasihat hukum Ahok menyanggah pernyataan Irena. Tim pembela Ahok bertanya apakah Irena pernah membaca buku Merubah Indonesia dan menonton video utuh pidato gubernur DKI nonaktof itu di Kepulauan Seribu.

Irena pun mengaku tidak membaca buku Merubah Indonesia ataupun menonton video pidato Ahok secara lengkap. “Tapi teman saya semua bilang Ahok memang menistakan agama," jawab Irena.

Menanggapi jawaban itu, Ahok lantas angkat suara. Ahok menilai kesaksian Irena tidak utuh alias parsial. Sebab, Irena tidan melihat secara menyeluruh bukti yang diajukan dalam sidang perkara ini.

"Saya keberatan, dia telah memotong konteksnya. Saya katakan itu jangan dipotong, kontennya jadi tidak cocok," kata Ahok. 

Selain itu, Ahok juga merasa difitnah Irena. "Kalau begitu anda sudah melakukan fitnah besar terhadap saya," tandas Ahok.(mg4/jpnn)





Berikan Komentar

Nusantara Lainnya
3 Tokoh Paling Layak Dampingi Jokowi pada Pilpres 2019
3 Tokoh Paling Layak Dampingi Jokowi pada Pilpres 2019
Jum'at, 23 Februari 2018 22:28 WIB
JAKARTA - Alvara Research Center merilis hasil survei mengenai sosok yang pantas menjadi pendamping Joko Widodo pada Pilpres 2019.
Hasil Survei Terbaru: Elektabilitas Gerindra, Wouw!
Hasil Survei Terbaru: Elektabilitas Gerindra, Wouw!
Jum'at, 23 Februari 2018 22:23 WIB
JAKARTA - Hasil survei Alvara Research Centre menunjukkan bahwa Partai Golkar, PDIP, dan Gerindra merupakan tiga partai dengan popularitas tertinggi.
Calon Kada Banyak Terkena OTT KPK, KPU Jangan Cuek
Calon Kada Banyak Terkena OTT KPK, KPU Jangan Cuek
Kamis, 15 Februari 2018 09:19 WIB
JAKARTA -Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ferry Rizkiyansyah menilai, penangkapan terhadap sejumlah calon kepala daerah oleh KPK dalam beberapa
Kapolri Naik Mobil Baracuda Menuju Lapangan Mako Brimob
Kapolri Naik Mobil Baracuda Menuju Lapangan Mako Brimob
Kamis, 15 Februari 2018 09:09 WIB
JAKARTA -Kapolri Jenderal Tito Karnavian disambut meriah kehadirannya oleh jajaran anggota Brimob Kelapa Dua, Depok, Kamis (15/2) pagi.