Animo Nelayan Kembali Melaut Meningkat


Animo Nelayan Kembali Melaut Meningkat

MUNTOK - Dinas Kelautan dan Perikanan Bangka Barat dari awal Maret 2012 sampai saat ini sudah menerima sekitar 150 buah proposal kelompok nelayan yang mengharapkan bantuan."Animo nelayan yang sempat beralih profesi ke sektor lain kembali melaut meningkat seiring banyaknya bantuan untuk nelayan yang dianggarkan oleh Pemerintah," ujar Kepala Seksi Usaha Pemasaran pada DKP Bangka Barat Kamso diruang kerjanya kemarin.
  
Ia mengatakan, pada awal 2012 Pemkab menggulirkan program bantuan sebesar Rp1,125 miliar untuk memenuhi kebutuhan peralatan tangkap nelayan di daerah itu yang bekerja sama dengan Bank Syariah Babel dalam teknis operasionalnya. Menurut dia, bantuan tanpa bunga tersebut rencanya akan diberikan kepada 10 kelompok nelayan yang benar-benar miskin dan oleh petugas dinyatakan layak dan memenuhi kriteria mendapat bantuan berdasarkan survei di lapangan. "Banyaknya proposal yang masuk ke DKP dapat diindikasikan banyak nelayan ingin kembali melaut, namun peralatan belum cukup memadai," ujarnya.
   
Ia mengatakan, pihaknya pada 2012 hanya menyiapkan dana sebesar Rp 1,125 miliar untuk bantuan modal nelayan, bantuan tersebut berupa pinjaman tanpa bunga yang dilaksanakan untuk melengkapi peralatan tangkap nelayan atau pengadaan sarana dan prasarana. Menurut dia, tidak semua usulan bantuan nelayan bisa diloloskan, namun akan dipilih sesuai tinjauan lapangan dan disesuaikan persediaan anggaran untuk program tersebut. "Kami tidak bisa memberikan bantuan sesuai keinginan dan kebutuhan nelayan karena kebutuhan mereka berbeda-beda, ada yang minta bantuan jaring ikan, alat pancing, mesin tempel, gps, bubu dan alat tangkap lainnya," ujarnya.
  
Ia mengatakan, untuk memenuhi keinginan nelayan tersebut pihaknya mengupayakan memberikan bantuan dalam bentuk uang yang nantinya dikelola sendiri oleh kelompok nelayan dengan harapan dapat digulirkan ke seluruh anggotanya. Setelah proposal disetujui, nantinya pencairan bantuan akan disalurkan melalui pihak Bank dan kelompok nelayan diwajibkan membayar angsuran tanpa bunga sesuai kesanggupan, maksimal lima tahun. "Banyaknya proposal yang masuk tidak semuanya bisa mendapatkan dana bantuan tersebut, bagi yang belum akan kami upayakan pada anggaran tahun berikutnya," ujarnya. Ia mengharapkan banyaknya bantuan untuk nelayan dapat meningkatkan animo kembali melaut untuk mencukupi kebutuhan ikan di daerah itu yang semakin hari terus bertambah sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan. (RB/Ant)



Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Peringati Hari Lahir Lord Baden Powell
Peringati Hari Lahir Lord Baden Powell
Jum'at, 24 Februari 2017 10:23 WIB
MUNTOK - Peringatan hari lahir Lord Baden Powell ke-160 dilaksanakan, Rabu (22/2) malam di lapangan Gelora Muntok.
Parhan Sambut Kepala Pengadilan Agama Muntok
Parhan Sambut Kepala Pengadilan Agama Muntok
Jum'at, 24 Februari 2017 10:20 WIB
MUNTOK - Bupati Bangka Barat (Babar), Parhan Ali menyambut Kepala Pengadilan Agama Muntok yang baru, Herman Supriyadi menggantikan H Asmuni,
Polisi Ringkus Gerombolan Pencuri
Polisi Ringkus Gerombolan Pencuri
Jum'at, 24 Februari 2017 10:14 WIB
MUNTOK - Tim gabungan Polres Bangka Barat (Babar) menangkap lima orang laki-laki yang diduga menjadi gerombolan pencuri sepeda motor dan
Pagi-pagi Datangi RSUD SS Babar
Pagi-pagi Datangi RSUD SS Babar
Kamis, 23 Februari 2017 14:04 WIB
MUNTOK - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka Barat (Babar), Yunan Helmi mendatangi RSUD SS, Rabu (22/2) kemarin.