Berita Muntok
Animo Nelayan Kembali Melaut Meningkat
Rabu, 18 April 2012 10:08 WIB | Dibaca 409 kali
MUNTOK - Dinas Kelautan dan Perikanan Bangka Barat dari awal Maret 2012 sampai saat ini sudah menerima sekitar 150 buah proposal kelompok nelayan yang mengharapkan bantuan."Animo nelayan yang sempat beralih profesi ke sektor lain kembali melaut meningkat seiring banyaknya bantuan untuk nelayan yang dianggarkan oleh Pemerintah," ujar Kepala Seksi Usaha Pemasaran pada DKP Bangka Barat Kamso diruang kerjanya kemarin.
  
Ia mengatakan, pada awal 2012 Pemkab menggulirkan program bantuan sebesar Rp1,125 miliar untuk memenuhi kebutuhan peralatan tangkap nelayan di daerah itu yang bekerja sama dengan Bank Syariah Babel dalam teknis operasionalnya. Menurut dia, bantuan tanpa bunga tersebut rencanya akan diberikan kepada 10 kelompok nelayan yang benar-benar miskin dan oleh petugas dinyatakan layak dan memenuhi kriteria mendapat bantuan berdasarkan survei di lapangan. "Banyaknya proposal yang masuk ke DKP dapat diindikasikan banyak nelayan ingin kembali melaut, namun peralatan belum cukup memadai," ujarnya.
   
Ia mengatakan, pihaknya pada 2012 hanya menyiapkan dana sebesar Rp 1,125 miliar untuk bantuan modal nelayan, bantuan tersebut berupa pinjaman tanpa bunga yang dilaksanakan untuk melengkapi peralatan tangkap nelayan atau pengadaan sarana dan prasarana. Menurut dia, tidak semua usulan bantuan nelayan bisa diloloskan, namun akan dipilih sesuai tinjauan lapangan dan disesuaikan persediaan anggaran untuk program tersebut. "Kami tidak bisa memberikan bantuan sesuai keinginan dan kebutuhan nelayan karena kebutuhan mereka berbeda-beda, ada yang minta bantuan jaring ikan, alat pancing, mesin tempel, gps, bubu dan alat tangkap lainnya," ujarnya.
  
Ia mengatakan, untuk memenuhi keinginan nelayan tersebut pihaknya mengupayakan memberikan bantuan dalam bentuk uang yang nantinya dikelola sendiri oleh kelompok nelayan dengan harapan dapat digulirkan ke seluruh anggotanya. Setelah proposal disetujui, nantinya pencairan bantuan akan disalurkan melalui pihak Bank dan kelompok nelayan diwajibkan membayar angsuran tanpa bunga sesuai kesanggupan, maksimal lima tahun. "Banyaknya proposal yang masuk tidak semuanya bisa mendapatkan dana bantuan tersebut, bagi yang belum akan kami upayakan pada anggaran tahun berikutnya," ujarnya. Ia mengharapkan banyaknya bantuan untuk nelayan dapat meningkatkan animo kembali melaut untuk mencukupi kebutuhan ikan di daerah itu yang semakin hari terus bertambah sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan. (RB/Ant)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Pembangunan BCA Kantor Cabang Utama Dimulai
Pembangunan BCA Kantor Cabang Utama Dimulai
PANGKALPINAG - Peletakan batu pertama kantor cabang utama Bank Central Asia (BCA) Pangkalpinang, Rabu (27/5) di jalan Koba (depan Novotel) berlangsung secara sederhana.
FIFA diterpa korupsi, sponsor gundah
FIFA diterpa korupsi, sponsor gundah
Zurich - Pasca penangkapan sembilan sosok sepak bola dunia karena terindikasi korupsi di Zurich, pada Rabu (27/5), dan tujuh di antaranya justru petinggi FIFA, kini memicu sikap gundah gulana dari sejumlah sponsor di kancah sepak bola global.
Outbond untuk Jiwa Sosial Anak Usia Dini
Outbond untuk Jiwa Sosial Anak Usia Dini
NAMANG - Lapangan sepak bola Desa Namang, Rabu (27/5) kemarin dipadati ratusan anak dari berbagai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng). Disertai orangtua, para anak ini larut dalam keceriaan kegiatan outbond yang digelar
Mitra Radar