Berita Muntok
Animo Nelayan Kembali Melaut Meningkat
Rabu, 18 April 2012 10:08 WIB | Dibaca 251 kali
MUNTOK - Dinas Kelautan dan Perikanan Bangka Barat dari awal Maret 2012 sampai saat ini sudah menerima sekitar 150 buah proposal kelompok nelayan yang mengharapkan bantuan."Animo nelayan yang sempat beralih profesi ke sektor lain kembali melaut meningkat seiring banyaknya bantuan untuk nelayan yang dianggarkan oleh Pemerintah," ujar Kepala Seksi Usaha Pemasaran pada DKP Bangka Barat Kamso diruang kerjanya kemarin.
  
Ia mengatakan, pada awal 2012 Pemkab menggulirkan program bantuan sebesar Rp1,125 miliar untuk memenuhi kebutuhan peralatan tangkap nelayan di daerah itu yang bekerja sama dengan Bank Syariah Babel dalam teknis operasionalnya. Menurut dia, bantuan tanpa bunga tersebut rencanya akan diberikan kepada 10 kelompok nelayan yang benar-benar miskin dan oleh petugas dinyatakan layak dan memenuhi kriteria mendapat bantuan berdasarkan survei di lapangan. "Banyaknya proposal yang masuk ke DKP dapat diindikasikan banyak nelayan ingin kembali melaut, namun peralatan belum cukup memadai," ujarnya.
   
Ia mengatakan, pihaknya pada 2012 hanya menyiapkan dana sebesar Rp 1,125 miliar untuk bantuan modal nelayan, bantuan tersebut berupa pinjaman tanpa bunga yang dilaksanakan untuk melengkapi peralatan tangkap nelayan atau pengadaan sarana dan prasarana. Menurut dia, tidak semua usulan bantuan nelayan bisa diloloskan, namun akan dipilih sesuai tinjauan lapangan dan disesuaikan persediaan anggaran untuk program tersebut. "Kami tidak bisa memberikan bantuan sesuai keinginan dan kebutuhan nelayan karena kebutuhan mereka berbeda-beda, ada yang minta bantuan jaring ikan, alat pancing, mesin tempel, gps, bubu dan alat tangkap lainnya," ujarnya.
  
Ia mengatakan, untuk memenuhi keinginan nelayan tersebut pihaknya mengupayakan memberikan bantuan dalam bentuk uang yang nantinya dikelola sendiri oleh kelompok nelayan dengan harapan dapat digulirkan ke seluruh anggotanya. Setelah proposal disetujui, nantinya pencairan bantuan akan disalurkan melalui pihak Bank dan kelompok nelayan diwajibkan membayar angsuran tanpa bunga sesuai kesanggupan, maksimal lima tahun. "Banyaknya proposal yang masuk tidak semuanya bisa mendapatkan dana bantuan tersebut, bagi yang belum akan kami upayakan pada anggaran tahun berikutnya," ujarnya. Ia mengharapkan banyaknya bantuan untuk nelayan dapat meningkatkan animo kembali melaut untuk mencukupi kebutuhan ikan di daerah itu yang semakin hari terus bertambah sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan. (RB/Ant)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Bank Sumsel Babel Layani Penukaran Uang Riyal
Bank Sumsel Babel Layani Penukaran Uang Riyal
PANGKALPINANG - Untuk memudahkan nasabah yang ingin beribadah haji tahun ini, Bank Sumsel Babel siap melayani penukaran uang Riyal, baik pecahan 1, 5, 10, 20, 100, 200 maupun 500 real.
Sterling Bakal Dapat Kontrak Baru
Sterling Bakal Dapat Kontrak Baru
LIVERPOOL-Brendan Rodgers berencana mengapresiasi performa Raheem Sterling dengan kenaikan nilai kontrak di awal musim Premier League musim ini. Namun, manajer The Reds itu menyatakan harus berhati-hati membuat klausul kontrak agar pas dengan usia Sterling.
Bateng Kekurangan Buku Paket
"Jumlah buku paket untuk guru dan siswa masih kurang dari Kementerian Pendidikan Nasional dan kami diperbolehkan untuk memperbanyak,"
Mitra Radar