Ratusan Massa Ancam Segel Pabrik PT BPL & PT LWI


Ratusan Massa Ancam Segel Pabrik PT BPL & PT LWI

MUNTOK - Ratusan  massa  dari 12 desa dalam dua Kecamatan yakni Kelapa dan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengancam akan  menyegel pabrik milik PT Bumi Permai Lestari (BPL) dan pabrik PT Leadong West Indonesia (LWI), terletak di desa Teretang Kecamatan Kelapa, Kamis (31/5).

Massa yang mengatasnamakan Forum Rembuk Kepala Desa (FRKD) Kabupaten Babar, diketuai oleh Susiadi dan Muhammad Rifa'i selaku sekretaris. Dalam orasinya menyampikan jika negosiasi dengan pihak perusahaan yang selama ini dilakukan menuai jalan buntu. 

Pada surat pemberitahuan tentang pelaksanaan demo masyarakat dari 12 desa terbaik dalam 2 kecamatan yakni Kecamatan Kelapa dan Simpang Teritip menyebutkan bahwa sebelum nya sudah beberapa kali di lakukan negoisasi antara FRKD dengan pihak perusahaan dalam hal ini PT BPL dan PT LWI sebagai berikut : 

1. Tanggal 17 Januari 2018 yaitu kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, 2. Tanggal 8 Februari 2018 RDP pertama yang di fasilitasi DPRD Provinsi Bangka Belitung, 3. Tanggal 23 April 2018 yaitu pada RDP Kedua kalinya dengan pihak DPRD Bangka Belitung, 4. Tanggal 25 April 2018 koordinasi antar Kepala Desa(penyampaian tuntutan  secara tertulis), 5. Tanggal 4 Mei 2018 penyampaian surat tuntutan kepada piham perusahaan yakni PT BPL dan PT LWI, 6. Tanggal 11 Mei 2018 RDP dengan Komisi II DPRD Bangka Barat.

Selain itu, Koordinator Lapangan (korlap) unjuk rasa masyarakat dari 12 desa yang mengatasnamakan FRKD Susiadi juga membacakan tuntutan masyarakat sebagai berikut : 
1. Kewajiban perusahaan PT BPL dan PT LWI untuk melaksanakan amanat Undang Undang 39 Nomor 39 tahun 2014 tentang Perkebunan. Yang mana, kewajiban perusahaan adalah memfasilitasi kebun plasma kepada masyarakat seluar minimal 20 persen.
2. Menuntut kepada pihak Pemda Bangka Barat untuk segera membentuk tim pengukuran ulang luasan HGU PT BPL dan PT LWI.

3. Menuntut agar pihak perusahaan memberikan pengelolaan dana CSR secara transparans dan berkelanjutan, 4. Mempringatkan agar perusahaan tidak melakukan pencemaran lingkungan dari limbah hasil produksi.
5. Menuntut agar perusahaan memfasilitasi tenaga kerja lokal untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di sekitar wilayah HGU yang di gunakan.

Pada kesempatan itu juga Korlap unjuk rasa juga mengatakan bahwa sejauh ini kedua perusahaan baik PT BPL maupun PT LWI tidak ada sama sekali menunjukan itikad baik meskipun telah di lakukan beberapa kali negoisasi padahal, kedua perusahaan tersebut di temukan permasalahan besar seperi adanya lahan yang di duga oleh perusahaan melebihi luasan HGU kurang lebih 1.300 hektar. "Pihak perusahaa belum memperoleh Izin Usaha Perkebunan (IUP) dari pihak Bupati Bangka Barat dalam hal ini Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka Barat,"katanya.

Setelah membacakan beberapa butir tuntutan tersebut di depan Kantor Management PT BPL, massa yang berjumlah kurang kebih 500 orang bergeser ke PT LWI di desa Terentang. Setiba di lokasi massa menyegel beberapa fasilitas perusahaan seperti Pabri CPO dan beberapa tempat lain nya. Tak lama kemudian, massa kembali membubarkan diri.

 Aksi unjuk rasa tersebut berjalan aman dan terkendali, tampak hadir pula Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto yang memimpin langsung pengamanan unjuk rasa masyarakat 12 desa di PT BPL dan PT LWI. Selain itu, tampak hadir perwakilan dari Pemkab Babar Wakil Bupati Bangka Barat Markus.(ray)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Peringatan 7 Likur Di Mancung Jadi Lautan Manusia
Peringatan 7 Likur Di Mancung Jadi Lautan Manusia
Selasa, 12 Juni 2018 23:24 WIB
KELAPA -- Peringatan 7 likur tahun ini lebih meriah dan lebih semarak dari tahun tahun sebelumnya. Bahkan peringatan 7 tahun
H-4 Sebanyak 20.772 Orang Pendatang Di Babel Mudik Melalui Pelabuhan Tanjung Kalian
H-4 Sebanyak 20.772 Orang Pendatang Di Babel Mudik Melalui Pelabuhan Tanjung Kalian
Selasa, 12 Juni 2018 22:00 WIB
MUNTOK - Hingga H-3 lebaran idul fitri 1439 H arus mudik di pelabuhan Tanjung Kalian terus berlangsung. Tercatat, per
Kapolda : Arus Mudik di Babel Aman dan Terkendali
Kapolda : Arus Mudik di Babel Aman dan Terkendali
Selasa, 12 Juni 2018 17:13 WIB
MUNTOK -- Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Drs Syaiful Zahri mengungkapkan pelaksanaan mudik lebaran 1439 H beberapa wilayah di
Tinjau Arus Mudik di Tanjungkalian, Ini Komentar Pak Gub
Tinjau Arus Mudik di Tanjungkalian, Ini Komentar Pak Gub
Selasa, 12 Juni 2018 15:56 WIB
MUNTOK -- Gubernur Provinsi Bangka Belitung H Erzaldi Roesman Djohan pada Senin (12/6) pagi di dampingi Kapolda Bangka Belitung Brigjend