Bagan Dihantam Ombak, 500 Nelayan Terancam Kehilangan Pekerjaan


Bagan Dihantam Ombak, 500 Nelayan Terancam Kehilangan Pekerjaan

SIMPANG TERITIP -- Ratusan nelayan di Desa Air Nyatoh terancam kehilangan pekerjaan. Pasalnya, bagan yang menjadi tumpuan kehidupan nelayan di Air Nyatoh pada Rabu (10/1) malam kemarin roboh akibat terjangan gelombang laut di perairan Air Nyatoh dengan ketinggian kurang 3 hingga 4 meter. 

Menurut pengakuan salah satu nelayan Desa Air Nyatoh Kecamatan Simpang Teritip Bangka Barat pada Kamis (12/1) siang. Dari kejadian tersebut, hampir 500 bagan milil nelayan Desa Air Nyatoh hancur dan menyisakan puing-puing kayu dari bagan itu sendiri. Dengan demikian, hampir 500 KK di desa tersebut terancam kehilangan lapangan pekerjaan.

"Tadi pagi kami chek ditengah dana yang masih tersisa kurang lebih 40 buah bahan yang tidak hancur, selebih nya itu ada sekitar 500 bagan ludes, "ujar Suwandi alias Atek salah satu nelayan Air Nyatoh kepada Rada Bangka Online. Kamis (12/1) siang.

Dengan adanya bencana ini, ratusan nelayan di Desa Air Nyatoh mengharapkan bantua dari pemerintah untuk menyalurkan bantuan. Mengingat, saat ini ratusan nelayan Air Nyatoh kehilangan lapangan pekerjaan. 

"Kita harapkan pemerintah kita peduli lah. Karena, kami (nelayan,red) ini dipastikan kehilangan lapangan pekerjaan. Bagan yang tadinya sebagai tempat untuk menghidupi keluarga kami sudah tak ada lagi, "imbuh Suwandi alias Atek.

Kondisi itu pun diperparah cuaca di sekitar perairan laut Air Nyatoh dan sekitarnya saat ini kurang bersahabat. Bahkan, ketinggian gelombang air laut mencapai 5 meter. 

"Kondisi cuaca saat ini tidak dapat kita pastikan. Di tengah itu gelombang lebih ganas lagi. Jadi, sangat tidak memungkinkan untuk melaut, "kata dia.

Dikatakannya, dari bagan yang menjadi tumpuan warga Desa Air Nyatoh khususnya nelayan di situ mendapatkan penghasilan rata-rata 200 ribu per hari nya. Sedangkan untuk membuat bagan itu sendiri masyarakat harus mengeluarkan kocek sebesar 20 juta rupiah.

"Dari bagan ini rata rata 200 ribu per harinya. Sedangkan untuk membuat bagan itu lumayan juga sekitar 20 juta rupiah, "ujar Suwandi alias Atek.(ray)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Polres Babar Gelar Simulasi Sispamkota
Polres Babar Gelar Simulasi Sispamkota
Rabu, 19 September 2018 17:18 WIB
MUNTOK--Polres Bangka Barat mengadakan simulasi Sispamkota dalam rangka Operasi Mantap Brata Menumbing 2018, Rabu (19/9/2018).
Pemkab Babar Gelar Lomba Masak Ikan
Pemkab Babar Gelar Lomba Masak Ikan
Senin, 17 September 2018 16:18 WIB
MUNTOK-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat (Babar) melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Sukses mengelar lomba Memasak Ikan tingkat kabupaten tahun
Perayaan 1 Muharram Dan Jamuan Jamaah Haji Tahun 2018
Perayaan 1 Muharram Dan Jamuan Jamaah Haji Tahun 2018
Senin, 17 September 2018 12:02 WIB
MUNTOK- Peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah dan Jamuan menyambut Kedatangan Jamaah Haji Tahun 2018 di Kabupaten
PT SMS Kebut Pembangunan Drainase Sekar Biru
PT SMS Kebut Pembangunan Drainase Sekar Biru
Minggu, 16 September 2018 21:35 WIB
MUNTOK - PT Sejati Mandiri Sentosa (SMS), kebut pembangunan proyek drainase di desa Sekar Biru kecamatan Parittiga, kabupaten Bangka