Sudah 2 Hari Bagas Belum Saja Ditemukan


Sudah 2 Hari Bagas Belum Saja Ditemukan

MUNTOK -- Empat dari tiga orang nelayan asal Batu Dinding Belinyu hingga kini belum saja ditemukan sejak kapal yang digunakan ketiga ke 4 nelayan tersebut tenggelam diterjang badai diperairan laut Belinyu Kabupaten Bangka pada Minggu (12/11) lalu. 

Adapun korban yang belum ditemukan hingga Selasa (14/11) sore tersebut yakni Bagas (17) tahun warga Batu Dinding Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka.

Untuk melakukan pencairan korban sejumlah pihak melakukn penyisiran untuk melakukan pencairan diantaranya yakni Sat Pol Air Polres Babar. Karena diperkirakan, Bagas hanyut dibawah arus di sekitar wilayah perairan Teluk Limau Kecamatan Parit tiga Kabupaten Bangka Barat.

"Hari ini kita masih melakukan pencairan terhadap korban yang bernama Bagas (17) tahun warga Batu Dinding Belinyu. Karena, diperkirakan korban ini hanyutnya ke wilayah perairan kita yakni Teluk Limau," ungkap Kasat Polair Polres Babar Iptu Bambang seizin Kapolres Babar AKBP Hendro Kusmayadi, Selasa (14/11) sore.

Bambang menerangkan, kejadian laka laut tersebut terjadi pada Minggu (12/11) pagi. Kapal Motor KM RIZKI yang digunakan ke empat nelayan ini berangkat dari Batu Dinding Belinyu hendak mencari cumi di perairan Tanjung Pala Kecamatan Parit tiga. Tiba tiba, kapal motor yang digunakan nelayan tersebut tenggelam setelah diterjang badai dan angin puting beliung.

Pada saat musibah yang menerpa ke empat nelayan ini tadinya hendak mau pulang ke Batu Dinding setelah 6 hari melaut. Namun ditengah perjalanan pulang itu, dihalangi gelombang besar. Untuk itu, Nakhoda kapal memutuskan untuk lego jangkar sembari menunggu kondisi angin reda. 

"Mereka ini (nelayan,red) sudah 6 hari dilaut, kejadian ini terjadi pada saat para nelayan ini hendak pulang ke batu dinding Belinyu. Namun, ditengaj perjalanan pulang itu kapal motor mereka dihadang gelombang tinggi sehingga Nahkhoda kapal memutuskan untuk menurunkan jangkar sambil menunggu angin reda," terang Bambang.

Ia menambahkan hingga hari ini pihaknya bersama tim SAR lainnya terus melakukan pencairan terhadap korban. Namun, pencairan tersebut tidak bisa dilakukan secara maksimal dikarenakan buruk cuaca diperairan Teluk Pala Kecamatan Parittiga yang sudah terjadi sejak beberapa hari lalu.

Namun sayangnya, nasib naas yang harus diterima oleh ke empat nelayan tersebut mengakibatkan kapal yang mereka gunakan untuk melaut tenggelam setelah diterjang angin puting beliung. Adapun ke tiga rekan Bagas (17) tahun yang selamat yakni Toha (55) tahun, Doni (36) tahun, dan Rizal (21) tahun.(ray)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Bhabinkamtibmas Desa Air Gantang Giat Patroli Tempat Wisata
Bhabinkamtibmas Desa Air Gantang Giat Patroli Tempat Wisata
Sabtu, 24 Februari 2018 16:56 WIB
GANTANG- Demi menjaga kenyamanan serta keamanan para pengunjung tempat wisata, Polsek Jebus melalui Bhabinkamtibmas rutin melaksanakan giat patroli ke tempat-tempat
Curi Hp, Mukmin Diciduk
Curi Hp, Mukmin Diciduk
Jum'at, 23 Februari 2018 11:58 WIB
MUNTOK - Mukmin Zuldhika (18) pemuda asal Dusun 6 Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Bangka Barat harus merasakan dinginya bilik
11 Penyalahguna Narkoba Diamanka
11 Penyalahguna Narkoba Diamanka
Jum'at, 23 Februari 2018 10:56 WIB
MUNTOK - Satresnarkoba Polres Bangka Barat, Polsek Tempilang, Jebus dan Muntok berhasil mengungkap 10 LP kasus dan 11 tindak pidana
80 Personel Amankan Imlek di Babar
80 Personel Amankan Imlek di Babar
Kamis, 15 Februari 2018 15:08 WIB
MUNTOK - Polres Bangka Barat (Babar) menugaskan sebanyak 80 personel untuk mengamankan perayaan Tahun Baru Imlek 2569 yang digelar di