Polisi Gruduk Rumah Kontrakan


Polisi Gruduk Rumah Kontrakan

MUNTOK - Personil polisi dari Polres Bangka Barat kembali merazia penghuni rumah kost-kostan dan rumah kontrakan yang ada di Kota Muntok. Razia rumah kos kostan atau kontrakan ini dilakukan dalam rangka menciptakan kondisi kondusif sekaligus untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas yang bisa terjadi kapan pun. 

Razia pun menyasar kepada pendatang yang ada di Kota Muntok, terutama yang tidak memiliki identitas diri yang lengkap. Akhir-akhir ini, terutama di Kota Muntok ruma kost kostan atau kontrakan sering kali dijadikan sebagai tempat tidak pidana seperti baru baru ini tindak pidana perdagangan orang atau human traficking yang terjadi di kost kostan Sin Sin Warga Muntok Kabupaten Babar.

Untuk itu, razia yang dipimpin Kasat Shabara Polres Babar AKP Edwar menyasar sedikitnya ada 3 kost kostan yang dinilai sering kali dijadikan tindak pidana seperti Kontrakan Sin Sin yang beralamat di Pal 2 Kelurahan Sungai Daeng, Kost-kostan Ajang, dan Kost Kostan Kokotin. Selain itu, razia kali ini menyasar pada pasangan yang bukan suami istri dan tidak dilengkapi identitas diri yang sah.

"Razia ini merupakan giat rutin kami lakukan untuk mengantisipasi ganguan kamtibmas yang bisa saja terjadi kapan pun. Razia kali ini pun kami menyasar 3 rumah kontrakan dengan alamat yang berbeda," ujar AKP Edwar Kasat Sabhara Polres Babar seizin Kapolres Babar AKBP Hendro Kusmayadi, Selasa (14/11) siang.

Dikatakan Edwar, pada razia kali ini pihaknya tidak menemukan apa yang sudah menjadi target pihak kepolisian. Bahkan, beberapa pendatang yang di dapatkan menempati rumah kontrakan yang menjadi target sasaran giat razia cipkon kali ini pun telah memiliki identitas diri yang sah. 

"Kita tidak menemukan apa yang kita targetkan sebelumnya, seperti pasangan yang bukan suami istri atau warga pendatang yang tidak memiliki identitasi diri," kata Edwar.

Ia menambahkan, razia cipkon yang dilaksanakan pihaknya untuk mengantisipasi terjadinya pasangan mesum yang berdampak pada gangguan kamtibmas.

"Mencegah pasangan mesum, karena dari informasi yang kami terima bahwa akhir akhir ini semakin marak saja terjadi di Muntok khususnya. "Oleh karena itu, kita lakukan antisipasi, karena dengan maraknya tindak pidana seperti itu (pasangan mesum,red) dapat menimbulkan ganguan kamtibmas," pungkasnya.(ray)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Ajak Berantas Korupsi Bersama-sama
Ajak Berantas Korupsi Bersama-sama
Senin, 11 Desember 2017 11:02 WIB
MUNTOK - Peringatan Hari Anti Korupsi International (HAKI) di Kejaksaan Negeri Bangka Barat, diisi lomba pidato kalangan SMA/SMK se Kabupaten
Santri Rumah Tahfidz Muntok Tafakur di Bukit Kukus
Santri Rumah Tahfidz Muntok Tafakur di Bukit Kukus
Senin, 11 Desember 2017 11:18 WIB
MUNTOK - Masyarakat Peduli Bukit Kukus (MPBK) bekerja sama dengan Rumah Tahfidz dibawah asuhan H Sampurno mengadakan Tafakur Alam di
Korban Pembunuhan Tempilang Ditikam Saat Main Bilyard
Korban Pembunuhan Tempilang Ditikam Saat Main Bilyard
Senin, 11 Desember 2017 14:59 WIB
TEMPILANG -- Korban Peki (20) tahun warga Dusun Pak Lungek Desa Air Lintang Kecamatan Tempilang di bunuh setelah diserah 5
Pasca Kejadian Pembunuhan Kondisi Tempilang Berangsur Kondusif
Pasca Kejadian Pembunuhan Kondisi Tempilang Berangsur Kondusif
Senin, 11 Desember 2017 13:38 WIB
TEMPILANG -- Pasca kejadian pembunuhan dan amukan massa yang terdiri dari warga Air Lintang Kecamatan Tempilang yang terjadi pada Minggu