Nelayan Teluk Kelabat Diminta Waspada Buaya


Nelayan Teluk Kelabat Diminta Waspada Buaya

MUNTOK - Nelayan yang biasa beraktivitas di Teluk Kelabat, diminta mewaspadai kehadiran sejumlah buaya yang ada di perairan tersebut agar terhindar dari bahaya.

"Kami telah melakukan investigasi di lokasi tersebut dan menemukan sejumlah buaya keluar dari habitat aslinya, yaitu dari sejumlah sungai yang ada di sekitar Teluk Kelabat," kata Direktur Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Suhaidir Kojek, saat dihubungi, Minggu (17/9).

Menurut dia, keberadaan binatang liar di beberapa lokasi di Teluk Kelabat diduga karena habitat aslinya, yaitu di beberapa sungai yang bermuara di teluk tersebut sudah rusak oleh aktivitas penambangan liar bijih timah.

Untuk memastikan keberadaan buaya-buaya itu, kata dia, tim LKPI Babel telah melakukan penyusuran ke beberapa dermaga tambatan perahu nelayan di kawasan Teluk Kelabat, seperti Desa Pusuk, Tanjung Ru, Desa Bakit yang masuk wilayah Kabupaten Bangka Barat dan tambatan perahu Tanjung Gudang dan Batu dinding, Belinyu Kabupaten Bangka.

"Buaya itu kemungkinan berasal dari sejumlah sungai yang bermuara di Taluk Kelabat, seperti Sungai Berok Belinyu, Sungai Perimping, Riausilip dan Sungai Antan Desa Rukam, Jebus," katanya.

Kehadiran sejumlah buaya tersebut cukup meresahkan nelayan yang biasa beraktivitas di perairan Teluk Kelabat. Dia mengimbau nelayan tetap waspada dan berhati-hati, begitu juga wisatawan yang biasa bermain di kawasan wisata pulau-pulau kecil yang terletak di teluk itu, seperti Pulau Putri, Kelapa, Nanas, Mengkubung, dan Pulau Punai, serta pesisir laut.

"Kepada nelayan agar waspada dan hati-hati saat memasang jaring atau pukat, memancing, mencari udang, kepiting dan lainnya, jika harus beraktivitas malam hari gunakan lampu penerangan agar bisa melihat gerakan binatang berbahaya itu," katanya.(ant/rb)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Sadis! Diduga Dendam, Kakek Tampel Tewas Dieksekusi di  Hutan
Sadis! Diduga Dendam, Kakek Tampel Tewas Dieksekusi di Hutan
Sabtu, 23 Juni 2018 14:48 WIB
PARITTIGA-Pembunuhan terbilang sadis dan diduga sudah direncanakan terjadi di kebun karet Tambang Kering Dusun Rambat Desa Sekar Biru Kecamatan Parittiga
Pengunjung Pantai Bakit Tanjung Ru Keluhkan Tarif Parkir 10 Ribu/Mobil
Pengunjung Pantai Bakit Tanjung Ru Keluhkan Tarif Parkir 10 Ribu/Mobil
Sabtu, 23 Juni 2018 13:07 WIB
PARITTIGA - Pengunjung Pantai Bakit di Dusun Jebu Laut, Desa Kelabat, Kecamatan Parittiga mengeluhkan pihak pengelola parkir yang dinilai
Miris, Beginilah Kondisi Jembatan Desa Pangkal Beras kabupaten Bangka Barat
Miris, Beginilah Kondisi Jembatan Desa Pangkal Beras kabupaten Bangka Barat
Sabtu, 23 Juni 2018 12:36 WIB
KELAPA -- Jembatan kayu terletak di dusun Limang desa Pangkal Baras menghubungkan desa Kacung Kecamatan Kelapa, kabupaten Bangka
Peringatan 7 Likur Di Mancung Jadi Lautan Manusia
Peringatan 7 Likur Di Mancung Jadi Lautan Manusia
Selasa, 12 Juni 2018 23:24 WIB
KELAPA -- Peringatan 7 likur tahun ini lebih meriah dan lebih semarak dari tahun tahun sebelumnya. Bahkan peringatan 7 tahun