Penambangan Batu di Bukit Kukus, Parhan Ali Tak Goya


Penambangan Batu di Bukit Kukus, Parhan Ali Tak Goya

Kita Maju Terus

    MUNTOK - Penolakan demi penolakan terhadap penambangan batu di Bukit Kukus, Pal 4, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, tak menggoyahkan Bupati Babar Parhan Ali. Orang nomor satu di Bangka Barat ini tetap kekeh dan bersi keras untuk merealisasikan rencana tersebut.

    Pendirian dan komitmen Parhan ini bukan tanpa alasan. Sebab menurut Parhan, sampai saat ini baru segelintir investor yang berinvestasi di Babar. Sementara saat ini, Kabupaten Bangka Barat telah menginjak usia 14 tahun. Bagi Parhan, polemik pro dan kontra merupakan hal biasa. Terlebih diakui Parhan, 80 persen masyarakat setuju dengan adanya rencana penambangan batu tersebut. Terpenting kebijakan tersebut tidak menyimpang dan menyalahi aturan-aturan yang ada.

    "Dari periode saya pertama jadi bupati. Babar seperti ini terus. Ini usianya sudah 14 tahun, tapi hanya segelintir investor yang masuk. Untuk soal Bukit Kukus ini ya kita maju terus. Apalagi 80 persen warga sudah setuju. Yang tidak setuju itu paling 20 persen. Yang terpenting disini kita tidak menyalahi aturan dan akan melalui kajian-kajian yang ada," tegas Parhan, Rabu (5/4).

    Parhan menegaskan, suatu daerah tidak bisa berdiri dan berkembang tanpa adanya investor dan investasi. Untuk itu, salah satu cara pemerintah membangun dan mengembangkan daerah yakni dengan cara menggandeng dan menggaet investor. Salah satunya menggandeng PT Lotus SG Lenstari yang berencana melakukan penambangan batu di Bukit Kukus, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat. Selain itu diungkapkan Parhan, masuknya investor, akan terciptanya lapangan pekerjaan dan meningkatnya perekonomian masyarakat.

    "Bagaimana Babar ini mau maju, kalau tidak ada investor yang masuk. Karena kalau investor masuk otomatis PAD kita meningkat, daerah bisa berkembang dan lapangan pekerjaan semakin terbuka," tegas Parhan. Parhan menargetkan rencana penambangan batu Bukit Kukus dan kerjasama penggemukan serta pembibitan sapi dengan pemprov DKI Jakarta segera terealisasi. Terlebih, dikatakan Parhan realisasi kerjasama penggemukan dan pembibitan sapi dengan pemprov DKI Jakarta tinggal beberapa langkah lagi. Tak hanya itu, Parhan juga bertekad merealisasi investasi proyek pembangunan PLTGU dan Pelabuhan Tanjung Ular.

    Sebagai kepala daerah ditegaskan Parhan, ia bertanggung jawab mensejahterakan masyarakatnya. Dirinya ingin Bumi Sejiran Setason maju dan berkembang seperti daerah lainnya. Untuk itu, dalam hal ini dirinya meminta dukungan masyarakat dalam merealisasi program dan visi misinya. "Ini sudah setahun saya dan Markus memimpin. Tapi belum ada satupun investasi yang masuk. Untuk itu, kami menargetkan Bukit Kukus, penggemukan sapi, PLTGU pelabuhan Tanjung Ular, harus terealisasi," pungkasnya.

    Sebelumnya, gelombang penolakan dilakukan Pemuda Muhammadiyah Babar. Mereka mendatangi DPRD Babel guna menyuarakan aspirasi. "Kami tidak mau masyarakat di adu domba, sementara perusahaan tetap masuk. Kami mengharapkan DPRD Provinsi dapat mendesak, karena kondisinya tidak ada sosialisasi memadai. Masyarakat menolak sangat termarjinalkan, diancam bahkan sampai wilayah private," kata Ketua Pemuda Muhammadiyah Babar, Sasri Ekozat.

    Lebih jauh, katanya persoalan ini sudah sangat tidak fair, kalau mau ada investasi bicara baik-baik, mengenai menolak atau diterima urusan lain. "Sampai saat ini konsentrasi kami masyarakat menolak wajib didengarkan suaranya. Menginisiasi, kami ingin pemda Babar lakukan riset dulu. Banyak untung apa rugi kalau di ledakkan bukit itu," tutupnya.(ray)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Ajak Berantas Korupsi Bersama-sama
Ajak Berantas Korupsi Bersama-sama
Senin, 11 Desember 2017 11:02 WIB
MUNTOK - Peringatan Hari Anti Korupsi International (HAKI) di Kejaksaan Negeri Bangka Barat, diisi lomba pidato kalangan SMA/SMK se Kabupaten
Santri Rumah Tahfidz Muntok Tafakur di Bukit Kukus
Santri Rumah Tahfidz Muntok Tafakur di Bukit Kukus
Senin, 11 Desember 2017 11:18 WIB
MUNTOK - Masyarakat Peduli Bukit Kukus (MPBK) bekerja sama dengan Rumah Tahfidz dibawah asuhan H Sampurno mengadakan Tafakur Alam di
Korban Pembunuhan Tempilang Ditikam Saat Main Bilyard
Korban Pembunuhan Tempilang Ditikam Saat Main Bilyard
Senin, 11 Desember 2017 14:59 WIB
TEMPILANG -- Korban Peki (20) tahun warga Dusun Pak Lungek Desa Air Lintang Kecamatan Tempilang di bunuh setelah diserah 5
Pasca Kejadian Pembunuhan Kondisi Tempilang Berangsur Kondusif
Pasca Kejadian Pembunuhan Kondisi Tempilang Berangsur Kondusif
Senin, 11 Desember 2017 13:38 WIB
TEMPILANG -- Pasca kejadian pembunuhan dan amukan massa yang terdiri dari warga Air Lintang Kecamatan Tempilang yang terjadi pada Minggu