Pawang Buaya Berjibaku 1,5 Jam


Pawang Buaya Berjibaku 1,5 Jam

    PARITTIGA - Seorang pawang terpaksa diterjunkan untuk mencari jasad Masda (20), warga Desa Telak, Kecamatan Parit Tiga, yang diterkam buaya, di Sungai Sengok, kemarin (2/1). 

    Menurut Kepala Desa Telak Fachrudin, proses evakuasi jenazah Masda memakan waktu 1,5 jam. Proses evakuasi itu pun harus menggunakan tenaga ahli seperti dukun kampung (pawang,red) selain itu dibantu juga aparat kepolisian dan warga setempat.

"Tadi dibantu dukun (pawang,red) juga, hampir 1,5 jam baru ditemukan. Kejadian kurang lebih pukul 16.00 WIB," ujar Fachrudin kepada harian ini, Senin malam (2/1).

    Dijelaskannya, sebelumnya korban Masda ini berkeinginan mandi di Sungai Sengok. Tiba-tiba saja muncul buaya dan menerkam kakinya dari air yang sebatas pinggang orang dewasa. "Dak (tidak,red) dalam sih kira kira batas pinggang orang dewasa lah. Awal mula kakinya yang diterkam dan langsung menyeret ke dalam air,"terangnya.

    Menurutnya, selama seminggu belakangan buaya di Sungai Sengok sering muncul ke permukaan. Bahkan menurut keterangan warga seminggu yang lalu buaya di sungai tersebut hampir menerkam warga lain nya yang sedang mandi di sungai tersebut.

    "Memang sering muncul minggu ini. Sekitar seminggu yang lalu pun ada juga yang hampir diterkam tapi masih berusaha untuk menghindar buaya itu. Sekarang jiga buaya tersebut masih diburu oleh pawangnya," pungkas Fachrudin.(ray)





Berikan Komentar

Muntok Lainnya
Buaya Doyan Kerupuk Jadi Tontonan
Buaya Doyan Kerupuk Jadi Tontonan
Rabu, 17 Mei 2017 16:52 WIB
KELAPA - Buaya salah satu hewan predator air yang sangat ganas. Bahkan buaya tak segan-segan mencabik daging mangsanya. Namun berbeda
5 Bulan Belum Terima Gaji, Kades Terpaksa Nyadap Karet
5 Bulan Belum Terima Gaji, Kades Terpaksa Nyadap Karet
Selasa, 16 Mei 2017 19:05 WIB
MUNTOK - Belum diterimanya gaji oleh 60 Kepala Desa (Kades) se Kabupaten Bangka Barat (Babar) sejak Januari 2017, menyebabkan mereka
Nelayan Terganggu Oli KIP 14
Nelayan Terganggu Oli KIP 14
Selasa, 09 Mei 2017 00:39 WIB
TEMPILANG - Antisipasi yang dilakukan PT Timah dengan memasang oil boom agar tak melubernya tumpahan minyak dan oli Kapal Isap
Dengar Pendapat Polemik Rencana Tambang Batu Bukit Kukus, "Kebijakan Ini Ngeri-ngeri Sedap"
Dengar Pendapat Polemik Rencana Tambang Batu Bukit Kukus, "Kebijakan Ini Ngeri-ngeri Sedap"
Kamis, 04 Mei 2017 19:48 WIB
MUNTOK - DPRD Kabupaten Bangka Barat (Babar), Rabu (3/5) kemarin menggelar rapat dengar pendapat terkait rencana tambang batu Bukit Kukus