Yulianto Satin-Suwarno-Irwin Bersaing, Masing-masing Partai Buat Berita Acara


Yulianto Satin-Suwarno-Irwin Bersaing, Masing-masing Partai Buat Berita Acara

KOBA - Yulianto Satin dan Suwarno, secara resmi bakal diusulkan sebagai Wakil Bupati yang akan mendampingi Bupati Bateng Ibnu Saleh. Kedua nama ini disepakati berdasarkan rapat terakhir tim adhoc bersama partai pengusung, Senin (6/11). 

Ketua DPC Partai Demokrat Bateng, Maryam saat dikonfirmasi usai rapat tersebut mengatakan partai pengusung dari Demokrat, PKS dan PPP telah membuat berita acara dengan menetapkan Yulianto Satin dan Suwarno sebagai dua balon menjadi calon wabup untuk diserahkan ke bupati yang nantinya ke DPRD.

"Kami telah menyelesaikan tugas ini sebagai bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat dari Demokrat, PPP dan PKS supaya ini tidak berlarut. Karena memang secara administrasi yang disampaikan tim adhoc Yulianto didukung 3 partai, Suwarno 2 partai dan Irwin 1 partai. Kalau melihat dukungan sudah bisa dipastikan dua nama itulah yang layak ditetapkan," kata dia. 

Politisi Demokrat ini menambahkan, kedua orang yang diusulkan itu selanjutnya akan dipilih oleh DPRD Bateng setelah bupati menyerahkannya. Dasar itulah yang menjadi ketetapan atau acuan pihaknya sehingga tidak memerlukan sistem voting. Ia beranggapan, jika voting dilakukan maka tidak akan ada dua nama yang mengerucut karena hitung-hitungan pihaknya terjadi draw sehinga tidak akan berujung hasilnya. 

Melihat situasi yang demikian, Maryam tak lupa meminta maaf kepada masyarakat karena proses penetapan balon wabup sedikit memakan waktu karena belum menetapkan kesepakatan yang pas. Ia tegaskan pertemuan kemarin sudah mendapatkan hasil yang pas sehingga saat ini mengajak masyarakat mensupport siapa nantinya yang akan dipilih dprd. 

Terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra Bateng Pahlevi Sjahrun menerangkan sesuai dengan komitmen seluruh parpol pengusung bersepakat benar memang harus minimal menyelesaikan tugas penetapan balon wabup Bateng. Partai pengusung sudah rapat, bermusyawarah untuk mufakat namun tetap sampai detik itu belum menemui kesepakatan karena terdapat dua perbedaan penetapan.

Pihaknya dari Gerindra, Nasdem dan Hanura tegaskan menjalankan aturan sesuai dengan mekanisme sesuai tertuang tatib yang dibuat. Yakni ketika tidak tercapai dalam butir a b dan c untuk musyawarah mufakat larinya ke butir d dilakukan pemungutan suara atau voting. Namun, dari 6 partai pengusung tiga parpol lainnya Demokrat, PKS, dan PPP tidak bersepakat dengan kami melanjutkan tatib poin d sehingga tidak ada keputusan.

"Kami masing-masing partai membuat berita acara masing-masing sesuai apa yang dikehendaki. Gerindra, Nasdem dan Hanura mengacu tatib, sementara yang lain tidak bersedia dengan alasan mereka langsung menetapkan orang saja. Silahkan mereka itu haknya, tentunya mengabaikan tatib. Tapi kami sepakat seluruh mengakhiri tugas dan menyerahkan ke Bupati walaupun terpisah berita acaranya," ujarnya. 

Ia menegaskan, berita acara yang telah mereka buat akan diserahkan pada esok pagi (hari ini-red) kepada Bupati Bateng untuk ditindakalnjuti sesuai dengan aturan Undang-undang berlaku. Sebenarnya proses penetapan harus voting, karena diatur tatib dan belum ketemu dua calon.

Bupati sebagai fasilitator dari pihaknya belum dapat memastikan siapa yang bakal maju karena itu merupakan sifat dan sikap dari bupati dan menunggu saja hasil tersebut.Yang pasti, penetapan dua nama yang dilakukan oleh ppp, pks dan demokrat tanpa voting dan mengacu aturan sehingga pihaknya belum bersepakat. 

"Kami ingin mengacu aturan. Itu apa yang mereka ajukan, sah saja itu versi mereka. Hari ini berita acara diantar, adhoc buat surat pengantar, disampaikan sesuai menurut aturan dan selanjutnya itu menjadi pertimbangan bupati untuk menindaklanjuti.Kami tidak memperdulikan siapa menang kalah, namun hendaknya partai pengusung harus bersepakat.Intinya kami tidak ingin melanggar aturan yang telah kami buat ini (tatib-red)," pungkasnya. (dev)





Berikan Komentar

Koba Lainnya
Yogyakarta Jajaki Bisnis Produk UMKM di Bangka Tengah
Yogyakarta Jajaki Bisnis Produk UMKM di Bangka Tengah
Jum'at, 23 Februari 2018 12:20 WIB
KOBA - Kota Yogyakarta menjajaki kerja sama bisnis produk hasil usaha miro kecil dan menenangah (UMKM) di Kabupaten Bangka Tengah,
 Perda Inisiatif Zakat Perkuat Payung Hukum
Perda Inisiatif Zakat Perkuat Payung Hukum
Jum'at, 23 Februari 2018 12:18 WIB
KOBA - Kurang optimalnya pengelolaan zakat bagi ASN di Pemkab Bangka Tengah (Bateng) setiap tahunnya mengarahkan pihak legislatif membuat perda
FMP2 Siap Perkarakan Pelaku Pencelah Pimpinan Daerah
FMP2 Siap Perkarakan Pelaku Pencelah Pimpinan Daerah
Jum'at, 23 Februari 2018 12:15 WIB
KOBA - Forum Masyarakat Pecinta Pemimpin Bangka Tengah (FMP2 Bateng) koordinasi bersama Satpolpp siap melaporkan oknum pelaku pencelah Pimpinan Daerah
Investor Korea Tertarik Bangun PLTU di Kabupaten Bangka Tengah
Investor Korea Tertarik Bangun PLTU di Kabupaten Bangka Tengah
Jum'at, 23 Februari 2018 11:39 WIB
KOBA - Investor dari Korea tertarik untuk menanamkan modalnya membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten