Nurhayati Segera Menjalani Operasi


Nurhayati Segera Menjalani Operasi

                                                   Pemkab Bateng Akomodis Seluruh Biaya Medis

KOBA
- Nurhayati (68) warga, penderita tumor padat ovarium, warga Jalan Swadaya, RT 001, RW 003, Kelurahan Sungaiselan, Kecamatan Sungaiselan, dapat bernafas lega. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Bangka Tengah (Bateng), akan menangung seluruh biayan perawatan yang bersangkutan sampai sembuh.

    Wakil Bupati (Wabup), Bateng Ibnu Saleh mengungkapkan jika Pemkab Bateng telah menerima laporan dan langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan menurunkan tim Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), kelokasi. Maka dari itu, dirinya menegaskan jika dalam waktu secepatnya perawatan medis akan segera dilakukan terhadap nenek Nurhayati.

    "Kita akan akomodir seluruh biaya perobatan, bila perlu sampai dirujuk ke jakarta. Kami harap, hal tersebur dapat mengurangi beban keluarga yang dirasa inilah sebagai bentuk tanggung jawab pemda ke masyarakatnya yang terkena musibah," ujar Ibnu Saleh saat dihubungi Radar Bangka, Kamis (6/4), kemarin.

    Menurut Wabup, kedatangan Tim Baznas kekediaman warga yang butuh perawatan medis tersebut, bertujuan untuk mengurus berbagai keperluan yang bersangkutan saat akan menjalani perawatan di Rumah Sakit. 

    "Kami sudah mengetahui akan hal itu, tim sudah kita turunkan (Baznas), untuk melakukan pengontrolan dan kepengurusan apa saja yang harus dilakukan guna menindaklanjutinya,"ujarnya.    

    Sementara itu, Farhan anak dari Nurhayati membenarkan adanya tim dari Kabupaten yang datang, untuk melihat kondisi orang tuanya yang saat itu sedang terbaring. Dia berharap dengan adanya perhatian dari Pemkab Bateng orang tuanya dapat dengan lancar menjalani perawatan medis tanpa harus berfikir akan biaya yang akan dikeluarkan.

    " Kami dari pihak keluarga sangat berterimakasih kepada Pemkab Bateng, mudah-mudahan dengan kepedulian pak Erzaldi dan jajarannya, mudah-mudahan ibu saya segera dioperasi dan pulih dari sakit yang dideritanya sejak satu tahun ini."ungkap Farhan.

    Diberitakan sebelumnya, saat disambangi koran ini dikediamannya, kondisi Nurhayati cukup memprihatikan, dia hanya dapat terbaring lemah karena penyakit tumor yang dideritanya tersebut. Meski, sebelumnya pernah mendapatkan perawatan medis di RS Baktiwara, namun karena ada sejumlah obat yang tidak ditangung oleh BPJS, terpaksa harus dibawa pulang karena terkendala biaya.

    "Sebelumnya (nenek-red) pernah dirawat di rumah sakit Bhakti Wara Pangkalpinang namun upaya medis yang diberikan tidak mampu mengatasi penyakit tersebut karena jalan yang harus ditempuh dengan melakukan operasi," cetusnya.

    Dengan begitu, kesimpulannya harus dirujuk kerumah sakit yang lebih besar seperti yang ada di Palembang terdekat.Namun karena keterbatasan biaya akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk merawat di rumah saja.

    "Meskipun begitu, kami masih tetap berusaha untuk mengobati nenek dengan perobatan alternatif secara sabar dan rutin yang hanya di kampung ini saja.Tapi upaya yang sudah kami perjuangkan belum ada perubahan," tambahnya.

    Diketahui, nenek Nurhayati sendiri sudah mengidap penyakit tersebut sudah hampir setahun belakang dengan ciri fisik bagian perut (maaf) membesar.(cr3)





Berikan Komentar

Koba Lainnya
Kemunculan Buaya, Resahkan Warga Sungaiselan
Kemunculan Buaya, Resahkan Warga Sungaiselan
Kamis, 27 April 2017 17:10 WIB
SUNGAISELAN - Hewan reptil buas berukuran besar, buaya sering menampakkan sosoknya dipermukaan sungai tak jauh dari lokasi pasar di Kecamatan
Pantai Gusong Jadi Destinasi Wisata Baru Bateng
Pantai Gusong Jadi Destinasi Wisata Baru Bateng
Kamis, 27 April 2017 17:07 WIB
LUBUKBESAR - Pantai Gusong yang terletak di Desa Batu Beriga Kecamatan Lubukbesar Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), saat
Ibu Fitriyani Belum Juga Ditemukan
Ibu Fitriyani Belum Juga Ditemukan
Selasa, 25 April 2017 09:30 WIB
SUNGAISELAN - Tim gabungan Satpol Air dan Polsek Sungaiselan, Bangka Tengah (Bateng) baru berhasil menemukan Fitriyani (4), korban tenggelam saat
Miris, Terkesan Jadi Sarang "Hantu"
Miris, Terkesan Jadi Sarang "Hantu"
Senin, 17 April 2017 14:33 WIB
KOBA - Miris, eks kantor Bupati Bangka Tengah (Bateng), yang memiliki nilai sejarah saat ini hanya sebagai bangunan kosong tidak