Video "Versi Koba" Bikin Malu


Video "Versi Koba" Bikin Malu

Penyebar Video Diburu

KOBA - Beredarnya video mesum "Versi Koba" membuat malu tokoh presedium pembentukan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Drs Soeradi Sohoed, M.Si. Tak hanya itu, ia pun menyayangkan dan menyesalkan hal tersebut dilakukan generasi Koba. "Saya sangat prihatin dengan adanya peristiwa ini dan sangat disayangkan hal seperti ini dilakukan oleh pelajar yang seharusnya tugasnya hanya belajar,” ungkapnya, kemarin (4/1).

Mantan Ketua Dewan Pendidikan Babel ini berharap, atas kejadian ini para orang tua lebih intensif lagi mengawasi prilaku anak dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tidak ada lagi video selanjutnya. "Jujur saya merasa malu sekaligus sangat prihatin. Setelah melihat video porno berdurasi 10 menit itu memang diperankan oleh duda Nibung dengan gadis di bawah umur warga Padang Mulya Kota Koba," jelasnya.

Dalam rekaman tersebut juga sambungnya, sangat jelas judul video itu membawa nama daerah. "Mereka pun melakukannya tanpa ada rasa canggung sedikitpun," ucapnya.

Soeradi menilai kedua pemeran adegan video porno itu terinspirasi akibat pengaruh lingkungan dan pergaulan yang kurang baik. Pengaruh ini bisa masuk baik secara eksternal maupun internal serta dapat juga melalui media atau mengikuti arus globalisasi yang serba modern.  "Pengaruh tontonan dewasa atau pergaulan bebas dapat memicu para remaja untuk mencoba suatu hal yang belum pernah mereka rasakan,” imbuhnya. Ia pun berharap, patroli dapat ditingkatkan baik dari aparat kepolisian maupun juga Satpol PP. "Harus gencar melakukan razia tempat-tempat umum terutama pada titik yang sering dijadikan tempat mesum," pinta Soerady.

Sementara itu Kapolres Bangka Tengah AKBP M.Setyobudi berharap kepada masyarakat yang memiliki rekaman video tersebut  agar menghapusnya. Kemudian tidak untuk disebarluaskan. "Kita menjaga beban mental korban yang terancam terganggu jika video itu terus tersebar luas, kita juga akan berupaya mencari tahu siapa pelaku penyebar video tersebut yang sementara dikatakan tersangka TH kemungkinan adalah teman sepermainanya," pungkasnya. (fer)



Berikan Komentar

Koba Lainnya
Bupati: Jangan Takut Berlebihan Gunakan Dana Desa
Bupati: Jangan Takut Berlebihan Gunakan Dana Desa
Selasa, 21 November 2017 02:43 WIB
KOBA - Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ibnu Saleh mengajak para kepala desa jangan takut berlebihan dalam menggunakan
Memprihatinkan, Kasus Narkoba Harus Diberantas Tuntas
Memprihatinkan, Kasus Narkoba Harus Diberantas Tuntas
Selasa, 21 November 2017 02:39 WIB
KOBA - Ketua DPRD Bangka Tengah (Bateng), Algafry Rahman sering mendengar tahanan yang menghuni Lapas Polres Bateng kebanyakan didominasi oleh
Tim Saber Pungli Bangka Tengah Utamakan Pencegahan
Tim Saber Pungli Bangka Tengah Utamakan Pencegahan
Selasa, 21 November 2017 02:36 WIB
KOBA - Tim Sapu Bersih Pungutan Liar Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengutamakan pencegahan sebelum terjadi pungli di
DLH Pastikan TI Ilegal STOP
DLH Pastikan TI Ilegal STOP
Kamis, 16 November 2017 13:34 WIB
KOBA - Maraknya aktifitas tambang inkonvention (TI) Ilegal di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) khususnya di