Berita Kamtibmas
Peradilan Kasus Narkoba Anak Dibawah Umur Jadi Prioritas
Sabtu, 21 April 2012 08:48 WIB | Dibaca 618 kali
PANGKALPINANG - Anak dibawah umur yang tertangkap melakukan penyalahgunaan narkoba, baik sebagai kurir narkoba ataupun pemakai, dalam proses peradilannya memiliki prioritas dan tetap mengacu pada undang-undang narkoba. Kepala Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Bangka Belitung, Kombes Pol Rudy Tranggono kepada RB, Jum’at (20/4) mengatakan, undang-undang Narkoba tidak membatasi umur dalam peradilannya baik itu orang dewasa ataupun anak dibawah umur.

Hanya saja dalam proses hukum acara pidananya bagi anak dibawah umur tentu saja berbeda dan mendapat prioritas seperti proses penanganannya dipercepat dan proses penahanannya tidak digabungkan dengan tempat tahanan lain. "Kalau anak dibawah umur tidak kita tahan di tempat penahanan, tapi dititipkan di balai penitipan anak," ujar perwira melati tiga itu.
   
Menurut Rudy apabila undang-undang membatasi umur dalam proses peradilannya maka dikhawatirkan jaringan narkoba akan memanfaatkan anak dibawah umur untuk menjadi pengedar narkoba. Rudy menjelaskan, berkaitan dengan adanya penangkapan beberapa kurir anak dibawah umur beberapa waktu lalu, maka untuk hasil keputusan sidangnya terserah kepada hakim yang menangani.
   
"Putusannya terserah hakim, jadi hakim berhak memutuskan bagaimana dia menilai, kalau untuk direhabilitasi maka akan kita terima untuk diteruskan ke pusat rehabilitasi," kata Rudy. Ditambahkannya, dalam proses peradilan, yang diutamakan hakim adalah undang-undang, sedangkan undang-undang perlindungan anak hanya digunakan untuk mengatur tata caranya saja. (ydi)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Hut ke-12, GMC Tawarkan Spesial Promo
Hut ke-12, GMC Tawarkan Spesial Promo
PANGKALPINANG-Dalam rangka memperingati ulang tahun yang ke 12 Grand Millenium Club (GMC) yang beralamat di Jalan Soekarno Hatta 198 AB Pangkalpinang menghadirkan spesial promo.
RESMI: Massimo Moratti Tinggalkan FC Internazionale
RESMI: Massimo Moratti Tinggalkan FC Internazionale
Keputusan mengejutkan diambil oleh Massimo Moratti dengan meninggalkan jabatan sebagai Presiden Kehormatan FC Internazionale, di mana itu merupakan posisi yang ditawarkan oleh Erick Thohir pada November kemarin, setelah pengusaha asal Indonesia itu menguasai saham mayoritas klub.
Lulus SMK Dapat Sertifikat Ahli
Lulus SMK Dapat Sertifikat Ahli
JAKARTA - Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) tahun depan patut berbangga. Sebab, setelah lulus dari bangku sekolah, mereka langsung diberi sertifikat keahlian oleh pemerintah. Dengan demikian, mereka bisa bersaing dengan tenaga kerja asing yang bebas masuk Indonesia.
Mitra Radar