Berita Kamtibmas
Peradilan Kasus Narkoba Anak Dibawah Umur Jadi Prioritas
Sabtu, 21 April 2012 08:48 WIB | Dibaca 905 kali
PANGKALPINANG - Anak dibawah umur yang tertangkap melakukan penyalahgunaan narkoba, baik sebagai kurir narkoba ataupun pemakai, dalam proses peradilannya memiliki prioritas dan tetap mengacu pada undang-undang narkoba. Kepala Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Bangka Belitung, Kombes Pol Rudy Tranggono kepada RB, Jum’at (20/4) mengatakan, undang-undang Narkoba tidak membatasi umur dalam peradilannya baik itu orang dewasa ataupun anak dibawah umur.

Hanya saja dalam proses hukum acara pidananya bagi anak dibawah umur tentu saja berbeda dan mendapat prioritas seperti proses penanganannya dipercepat dan proses penahanannya tidak digabungkan dengan tempat tahanan lain. "Kalau anak dibawah umur tidak kita tahan di tempat penahanan, tapi dititipkan di balai penitipan anak," ujar perwira melati tiga itu.
   
Menurut Rudy apabila undang-undang membatasi umur dalam proses peradilannya maka dikhawatirkan jaringan narkoba akan memanfaatkan anak dibawah umur untuk menjadi pengedar narkoba. Rudy menjelaskan, berkaitan dengan adanya penangkapan beberapa kurir anak dibawah umur beberapa waktu lalu, maka untuk hasil keputusan sidangnya terserah kepada hakim yang menangani.
   
"Putusannya terserah hakim, jadi hakim berhak memutuskan bagaimana dia menilai, kalau untuk direhabilitasi maka akan kita terima untuk diteruskan ke pusat rehabilitasi," kata Rudy. Ditambahkannya, dalam proses peradilan, yang diutamakan hakim adalah undang-undang, sedangkan undang-undang perlindungan anak hanya digunakan untuk mengatur tata caranya saja. (ydi)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Cafe La Fortuna Sediakan 13 Pilihan Dim Sum
Cafe La Fortuna Sediakan 13 Pilihan Dim Sum
PANGKALPINANG - Bingung mencari tempat hangout dengan suasana yang nyaman dan tenang? La Fortuna menjadi pilihan tepat anda.
Ketum PSSI tak Boleh Terlilit Masalah
Ketum PSSI tak Boleh Terlilit Masalah
JAKARTA- Mantan anggota Komite Eksekutif PSSI Ashar Suryobroto mengatakan, pengurus PSSI harus lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan terkait dengan Kongres PSSI pada 18 April nanti.
Sakit, Seorang Siswa Dipastikan Tak Lulus
Sakit, Seorang Siswa Dipastikan Tak Lulus
PANGKALPINANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Pangkalpinang memastikan satu orang siswa gagal lulus di jenjang pendidikan SMA tahun 2015 sebelum diumumkan oleh sekolah.
Mitra Radar