3 Kali Keluar Masuk Penjara, "Hama" Simpang Perlang Didor Polisi


3 Kali Keluar Masuk Penjara, "Hama" Simpang Perlang Didor Polisi
Tersangka Agus Safitri saat diamankan di Polres Bateng. Foto: Devi/RB

KOBA - Tercatat sudah tiga kali keluar masuk penjara, Agus Safitri (41), warga Jalan Melati Kelurahan Simpang Perlang Kecamatan Koba akhirnya kena batunya. Agus yang dikenal warga sebagai (hama) biang maling ini akhirnya diciduk Tim Ops Tertib Polres Bangka Tengah (Bateng), Rabu (6/12) sekira pukul 01.45 WIB.

Sebagaimana yang tertuang dalam Laporan Polisi (LP) Nomor : LP/B-641/XI/2017/Babel/Res Bateng/Sek Koba tanggal 15 November 2017 tentang pencurian dengan pemberatan telah diamankan, Agus Safitri (41), warga Jalan Melati, Kelurahan Simpangperlang Kecamatan Koba.

Kapolres Bateng, AKBP edison Ludy Bard Sitanggang, diwakili Kabag Ops Kompol Nursamsi mengatakan, penangkapan terhadap sang resedivis saat tim kepolisian mengetahui keberadaan tersangka dikediamannya, di Jalan Melati, Simpangperlan pada Selasa malam.

Setelah melakukan pengintaian disekitar rumahnya, lebih kurang pada Rabu dinihari, jam 01.00 WIB tim melakukan pengepungan.Sebelumnya tim kepolisian sudah meminta baik-baik agar tersangka keluar dengan baik-baik menyerahkan diri sehingga bisa sedikit meringankan proses selanjutnya.

"Kita sudah berniat baik, nyuruh dia (Agus-red) nyerahkan diri saja, namun ia malah berusaha kabur melarikan diri melalui pintu belakang rumahnya. Kan, anggota tidak diam saja, sehingga anggota melakukan pengejaran," ujar Nursamsi.

Ia menambahkan, setelah pengejaran dilakukan dan hampir mendapatkan tersangka, tersangka malah mencoba melawan petugas lagi sehingga terjadilah pergumulan dengan petugas. Akhirnya tersangka berhasil diringkus setelah petugas berhasil melumpuhkan betis bagian kanannya dengan satu sasaran.

"Memang penangkapan alot untuk tersangka kali ini, wajar, residivis curat. Setidaknya telah keluar masuk penjara sebanyak 3 kali. Dari tangan tersangka, barang bukti yang berhasil diamankan, 1 buah jam tangan merk aigner warna emas dan 1 buah jam tangan merk cat warna coklat," tambah Nursamsi. 

Sebelum penangkapan itu, Nursamsi menjelaskan kronologis awal kejadian pengungkapan kasus ini setelah aparat kepolisian menerima laporan polisi (LP) Nomor LP/B- 641/XI/2017/Babel/Res Bateng/Sek KOBA, tanggal 15 November 2017 disalah satu kontrakan di RT 009, Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Simpang Perlang, Rabu (15/12) sekira pukul 03.00 WIB.

Masriadli (47), pelapor yang juga korban penghuni kontrakan itu hendak sholat malam di salah satu masjid terdekat. Setelah itu, saat pulang kerumah ia terkejut melihat pintu bagian belakang sudah dalam keadaan terbuka dan kunci pintu tersebut sudah rusak.

Kemudian, merasa hal itu dianggap tidak beres, lalu pelapor mengecek barang-barang dan uang tunai yang ada didalam kontrakan itu dengan mendapati beberapa bagian isi rumah ada yang menghilang telah dicuri maling. 

Sejumlah uang dan barang milik Masriadli yang hilang digondol maling diantaranya uang tunai kurang lebih sebesar Rp 1.500.000, 1 buah jam tangan merk caterpillar, 1 buah Jam tangan merk aigner, 1 unit Wifi smartfren sehingga korban mengalami kerugian materil kurang lebih sebesar Rp 4.800.000.

"Kini pelaku berikut barang bukti telah kita amankan di Mapolres Bateng. Pelaku telah dimintai keterangan dan akan diproses lebih lanjut guna mempertanggung jawabkan perbuatannya," pungkasnya.(dev) 





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Kapal Tengelam di Danau Toba, Lima Kapal Ikut Mencari Penumpang
Kapal Tengelam di Danau Toba, Lima Kapal Ikut Mencari Penumpang
Senin, 18 Juni 2018 21:29 WIB
MEDAN – Hingga saat ini tim gabungan dari Basarnas, Pol Air dan Pemkab Samosir serta Pemkab Simalungun masih melakukan pencarian
Motor Vs Vitara, Dwi Terkapar
Motor Vs Vitara, Dwi Terkapar
Senin, 18 Juni 2018 21:22 WIB
DWI Putra Aprilisanto (26), pengendara motor terkapar setelah terlibat tabrakan di jalan alternatif Palabuhanratu-Cibadak di Desa/Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi
Kecelakaan Speadboat di Tulung Selapan, Puluhan Penumpang Hilang
Kecelakaan Speadboat di Tulung Selapan, Puluhan Penumpang Hilang
Rabu, 13 Juni 2018 17:22 WIB
SUMSEL - Kecelakaan speadboat terjadi di wilayah Sungai Kelapa atas Sungai Sanun Desa Simpang Tiga Jaya Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten
Titip Mayat Istri di Musala, Suami: Lihat Dia Seperti Hant
Titip Mayat Istri di Musala, Suami: Lihat Dia Seperti Hant
Senin, 11 Juni 2018 21:40 WIB
POLISI tidak membutuhkan waktu lama mengungkap identitas pembunuh Linda Wati yang jasadnya dititipkan di Musala Al-Musyarofah, Pemakuan Laut, Kabupaten