Bukan Ditusuk, Korban Tewas Pembunuhan Pulomas Berlumuran Darah Gara-Gara Ini


Bukan Ditusuk, Korban Tewas Pembunuhan Pulomas Berlumuran Darah Gara-Gara Ini

JAKARTA - Sebuah fakta mengejutkan terungkap dalam kasus pembunuhan di Pulomas kemarin (27/12). Dodi Triono, salah seorang korban tewas, rupanya meregang nyawa bukan lantaran luka tusukan. 

Lumuran darah di sekujur tubuhnya ketika pertama kali ditemukan ternyata karena pembuluh darah Dodi pecah.    

Hal itu diketahui ketika jasad korban diautopsi di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati.

"Ternyata tidak ada (bekas tusukan)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (28/12).

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu mengungkapkan, Dodi tewas akibat pembuluh darah pecah karena kekuarangan oksigen.

"Jadi pokoknya korban pembuluh darah pecah dan keluar darah dari hidung," katanya.

Sekadar informasi, satu keluarga yang terdiri dari enam orang ditemukan tewas di sebuah rumah di jalan Pulomas Utara No 7A, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa, 27 Desember 2016.

Keenam korban tewas adalah Dodi Triyono (59), Diona Arika Andra (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amel, Yanto, dan Tasrok. 

Mereka diduga tewas akibat tak bisa bernafas karena kehabisan oksigen. Saat ditemukan, keenam korban ditempatkan di satu kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter.

Sementara, lima korban yang masih hidup adalah Emi, Zanette Kalila, Santu, dan dua asisten rumah tangga bernama Fitriani dan Windy.

Kejadian ini terungkap setelah seorang saksi bernama Sheila Putri mendatangi pos polisi Kayuputih. Dia melaporkan telah terjadi perampokan di rumah tersebut.

Dari informasi itu, petugas piket Reskrim langsung menuju lokasi dan menemukan semua korban terkunci di kamar mandi.(cr2/JPG)





Berikan Komentar

Kamtibmas Lainnya
Spesialis Pecah Kaca Mobil Tertangkap
Spesialis Pecah Kaca Mobil Tertangkap
Senin, 27 Maret 2017 12:19 WIB
PANGKALPINANG - Satuan Reskrim dan Intelkam Polres Pangkalpinang mengamankan Morgan Ferdy Sipahutar (52),
Masyarakat Paling Banyak Adukan Hate Speech
Masyarakat Paling Banyak Adukan Hate Speech
Senin, 27 Maret 2017 12:19 WIB
JAKARTA - Kasubdit II Cyber Crime Bareskrim Polri Kombes Himawan Bayu Aji mengungkapkan,
Memprihatinkan, 7 Remaja Kembali Diciduk
Memprihatinkan, 7 Remaja Kembali Diciduk
Senin, 27 Maret 2017 12:17 WIB
TANJUNGPANDAN - Fenomena kenakalan remaja di Kabupaten Belitung semakin kini memprihatikan.
Targetkan Satu Personel Binmas Tiap Desa
Targetkan Satu Personel Binmas Tiap Desa
Senin, 27 Maret 2017 08:42 WIB
JAKARTA - Polri menargetkan satu personel Pembinaan Masyarakat (Binmas) untuk tiap desa di Indonesia. Untuk menunjang