Berita
Pengacara Kasasi Djoko Tjandra Misterius
Kamis, 19 Juli 2012 10:35 WIB | Dibaca 215 kali
JAKARTA - Otto Cornelius Kaligis mengaku tak tahu siapa pengacara yang mendampingi buron Djoko Tjandra saat mengajukan proses hukum kasasi di Mahkamah Agung. Pengacara senior ini memastikan dirinya hanya mendampingi Djoko saat disidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan banding.
 
Sementara proses hukum perkara korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dalam kasus hak tagih (cessie) Bank Bali ditingkat kasasi, Kaligis  mengaku tak tahu lagi siapa pengacaranya. "Waktu di Mahkamah Agung, dia (Djoko Tjandra) lepasin saya. Bukan saya yang bela. Saya nggak tahu sama sekali," kata Kaligis saat dihubungi wartawan Rabu (18/7).
Sebelumnya, Wakil Jaksa Agung Darmono menyebutkan akan meminta Dubes Papua Nugini untuk menjelaskan dasar negara tersebut mengabulkan permintaan Djoko Tjandra sebagai warga negara padahal yang bersangkutan adalah buronan.
  I
ni dilakukan kejaksaan karena diduga ada pihak yang menguatkan permohonan kewarganegaraan terpidana 2 tahun tersebut. Dugaan awal mengarah pada pengacara Djoko Tjandra. Sementara menurut Kaligis, mudah bagi kejaksaan untuk menelusuri siapa pengacara mantan kliennya itu. Pasalnya, dalam kontra memori kasasi pasti tercantum identitas pengacara pemohon (Djoko Tjandra).
Karena itu Kejaksaan Agung akan berkoordinasi dengan Dubes Papua Nugini (PNG) di Indonesia untuk menanyakan dasar diluluskannya Djoko Tjandra menjadi warga negara di ujung timur Indonesia itu. Padahal,  pemilik Hotel Mulia itu adalah terpidana kasus korupsi BLBI.
Langkah ini diambil karena diperoleh informasi bahwa pengacara Djoko Tjandra ikut memberikan rekomendasi pada pemerintah Papua Nugini bahwa kliennya tak tengah terbelit masalah hukum di Indonesia. "Saya akan mempelajari hubungan antara surat pengacara dengan keputusan tentang kewarganegaraan Djoko Tjandra. Saya akan hubungi lagi Dubesnya," kata Darmono. 
Darmono yang juga Ketua Tim Pemburu Koruptor menambahkan, Dubes PNG hanya menyebut bahwa Djoko Tjandra telah resmi jadi warga negara terhitung Juni 2012. Namun dia tak mengatakan apa dasarnya sehingga Direktur PT Era Giat Prima tersebut diterima jadi warga negara.
Djoko Tjandra adalah terpidana 2 tahun penjara untuk kasus BLBI dalam pengambilalihan hak tagih (cessie) Bank Bali yang merugikan negara mencapai Rp546 miliar. Djoko Tjandra kabur dari Indonesia melalui Bandara Halim Perdana Kusumah tepat sehari sebelum putusan kasasi Mahkamah Agung muncul pada pertengahan 2009 lalu (pra/jpnn)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
PANGKALPINANG - Sukses mengembangkan usahanya sejak 6 tahun silam, Marliani, pemilik galeri Lia Furniture & Elektronik kini melengkapi usahanya dengan beragam produk handpohone bermerk dan berkualitas. Beragam produk handphone ini dapat Anda miliki dengan pembayaran cash dan credit sesuai kemampuan Anda. Bahkan untuk kredit juga suku bunga sangat terjangkau dan tenor minimal 10 bulan.
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
BRASILIA-Legenda sepakbola Brasil Romario geram dengan hasil memalukan yang dituai tim nasional Brasil dalam Piala Dunia 2014. Pria yang kini berprofesi sebagai pengacara itu meminta para petinggi federasi sepakbola Brasil (CBF) dipenjara.
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk meluncurkan program “Indonesia Digital Learning”. Program ini merupakan pelatihan dengan sertifikasi internasional meningkatkan pemahaman penggunaan internet.
Mitra Radar