Berita
Pengacara Kasasi Djoko Tjandra Misterius
Kamis, 19 Juli 2012 10:35 WIB | Dibaca 236 kali
JAKARTA - Otto Cornelius Kaligis mengaku tak tahu siapa pengacara yang mendampingi buron Djoko Tjandra saat mengajukan proses hukum kasasi di Mahkamah Agung. Pengacara senior ini memastikan dirinya hanya mendampingi Djoko saat disidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan banding.
 
Sementara proses hukum perkara korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dalam kasus hak tagih (cessie) Bank Bali ditingkat kasasi, Kaligis  mengaku tak tahu lagi siapa pengacaranya. "Waktu di Mahkamah Agung, dia (Djoko Tjandra) lepasin saya. Bukan saya yang bela. Saya nggak tahu sama sekali," kata Kaligis saat dihubungi wartawan Rabu (18/7).
Sebelumnya, Wakil Jaksa Agung Darmono menyebutkan akan meminta Dubes Papua Nugini untuk menjelaskan dasar negara tersebut mengabulkan permintaan Djoko Tjandra sebagai warga negara padahal yang bersangkutan adalah buronan.
  I
ni dilakukan kejaksaan karena diduga ada pihak yang menguatkan permohonan kewarganegaraan terpidana 2 tahun tersebut. Dugaan awal mengarah pada pengacara Djoko Tjandra. Sementara menurut Kaligis, mudah bagi kejaksaan untuk menelusuri siapa pengacara mantan kliennya itu. Pasalnya, dalam kontra memori kasasi pasti tercantum identitas pengacara pemohon (Djoko Tjandra).
Karena itu Kejaksaan Agung akan berkoordinasi dengan Dubes Papua Nugini (PNG) di Indonesia untuk menanyakan dasar diluluskannya Djoko Tjandra menjadi warga negara di ujung timur Indonesia itu. Padahal,  pemilik Hotel Mulia itu adalah terpidana kasus korupsi BLBI.
Langkah ini diambil karena diperoleh informasi bahwa pengacara Djoko Tjandra ikut memberikan rekomendasi pada pemerintah Papua Nugini bahwa kliennya tak tengah terbelit masalah hukum di Indonesia. "Saya akan mempelajari hubungan antara surat pengacara dengan keputusan tentang kewarganegaraan Djoko Tjandra. Saya akan hubungi lagi Dubesnya," kata Darmono. 
Darmono yang juga Ketua Tim Pemburu Koruptor menambahkan, Dubes PNG hanya menyebut bahwa Djoko Tjandra telah resmi jadi warga negara terhitung Juni 2012. Namun dia tak mengatakan apa dasarnya sehingga Direktur PT Era Giat Prima tersebut diterima jadi warga negara.
Djoko Tjandra adalah terpidana 2 tahun penjara untuk kasus BLBI dalam pengambilalihan hak tagih (cessie) Bank Bali yang merugikan negara mencapai Rp546 miliar. Djoko Tjandra kabur dari Indonesia melalui Bandara Halim Perdana Kusumah tepat sehari sebelum putusan kasasi Mahkamah Agung muncul pada pertengahan 2009 lalu (pra/jpnn)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Bank Sumsel Babel Layani Penukaran Uang Riyal
Bank Sumsel Babel Layani Penukaran Uang Riyal
PANGKALPINANG - Untuk memudahkan nasabah yang ingin beribadah haji tahun ini, Bank Sumsel Babel siap melayani penukaran uang Riyal, baik pecahan 1, 5, 10, 20, 100, 200 maupun 500 real.
Sterling Bakal Dapat Kontrak Baru
Sterling Bakal Dapat Kontrak Baru
LIVERPOOL-Brendan Rodgers berencana mengapresiasi performa Raheem Sterling dengan kenaikan nilai kontrak di awal musim Premier League musim ini. Namun, manajer The Reds itu menyatakan harus berhati-hati membuat klausul kontrak agar pas dengan usia Sterling.
Bateng Kekurangan Buku Paket
"Jumlah buku paket untuk guru dan siswa masih kurang dari Kementerian Pendidikan Nasional dan kami diperbolehkan untuk memperbanyak,"
Mitra Radar