Berita
Bandara Hanandjoedin Belitung
Kamis, 12 Juli 2012 10:55 WIB | Dibaca 582 kali
Wagub Janji Jadikan Bandara Internasional

PANGKALPINANG-Wakil Gubernur Rustam Effendi berjanji akan menjadikan Bandara Hanandjoedin Belitung sebagai bandara berkelas internasional.Bahkan dirinya memastikan rencana tersebut akan terealisasi sebelum masa jabatannya habis hingga lima tahun kedepan. "Yang jadi persoalannya lahannya yang belum tuntas sampai sekarang. Nah, inilah yang menjadi pekerjaan rumah kita," ujar Rustam kepada RB, Rabu (11/7) kemarin.
Oleh sebab itu, dikatakan Rustam, dalam hal ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan mengingat sebagian lahan milik Lanud Tanjungpandan. Dengan begitu, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Babel bersama Bupati Belitung bisa menuntaskan persoalan tersebut.
Disamping itu, diatas lahan seluas 300 hektare (ha) milik Angkatan Udara Republik Indonesia (AU RI) itu masih terdapat empat sertifikat kepemilikan. "Makanya, sampai sekarang kita masih tunggu sinyal dari Kementrian Keuangan. Baru nanti bisa selesai," tegasnya.
Lebih jauh diakui Rustam, selain perlu dilengkapi sarana dan prasarana bandara bandara tersebut juga perlu diperpanjang lagi landasannya hingga 500 meter. Sebab, saat ini panjang landasan masih belum layak untuk dijadikan berkelas internasional."Yang jelas kita harus tingkatkan kapasitas Apronnya. Dengan begitu baru mampu menampung pesawat berbadan lebar," tandasnya.(cr43)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Paket Buka Bersama di Puri 56 Mulai Rp 35 Ribu
Paket Buka Bersama di Puri 56 Mulai Rp 35 Ribu
PANGKALPINANG - Selama bulan Ramadhan, Puri 56 Hotel & Resto menghadirkan paket promo berbuka puasa dengan harga mulai dari Rp 35 ribu. Dengan budget tersebut , planggan sudah bisa menikmati berbuka puasa dengan menu tersedia secara prasmanan.
Barcelona Ingin Menjadi Facebook, Apple dan NASA
Barcelona Ingin Menjadi Facebook, Apple dan NASA
BARCELONA - Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu menyampaikan visinya untuk tim yang dipimpinnya. Bartomeu bertekad membawa Barca tampil dominan dalam beberapa tahun ke depan.
PGRI Pertanyakan Kebijakan Guru Wajib Meneliti
PGRI Pertanyakan Kebijakan Guru Wajib Meneliti
JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Sulistiyo mempertanyakan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mewajibkan guru untuk meneliti dan menulis karya ilmiah sebagai bagian kenaikan pangkat atau golongan karir.
Mitra Radar