Berita
Lomba Desa Aman.Desa Z Wakili Polres Bangka
Jum'at, 29 Juni 2012 09:17 WIB | Dibaca 465 kali
SUNGAILIAT- Desa Z, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka mewakili Polres Bangka dalam lomba desa aman yang diselenggarakan Polda Bangka Belitung (Babel), dalam rangka HUT Bhayangkara ke 66. 
Ditetapkannya Desa Z setelah sebelumnya, mengalahkan Desa Kayu Besi dan Riding Panjang dalam lomba desa aman tingkat Polres Bangka.  Kasat Binmas Polres Bangka AKP Hariansyah menyebutkan, untuk penilaian lomba desa aman, terdapat beberapa kriteria yakni keberadaan pos ronda serta prasarana pendukung,  keaktipan ikut serta Babin Kamtibmas dari polsek dan  koramil setempat serta FKPM yang ada. "Nantinya, jika berhasil di tingkat Polda akan dikirim ke tingkat nasional," ungkap Hariansyah, saat ditemui di Mapolres Bangka, kemarin (28/6).
Ditambahkan Hariansyah, dengan adanya perlombaan desa aman tersebut, diharapkan nantinya akan timbul kesadaran masyarakat bersama aparat dan perangat desa untuk selalu bersama- sama menjaga keamanan serta ketertiban yang ada di desa tersebut.  "Mudah-mudahan kedepan akan timbul keinginan masyarakat untuk melaksanakan ronda malam di lingkungan masing-masing, sehingga nantinya memang tercipta situasi Kamtibmas dan masyarakat yang kondusif," harapnya.(rif)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Kolaborasi Google dan Levi`s Hasilkan Jaket Pintar Jacquard
Kolaborasi Google dan Levi`s Hasilkan Jaket Pintar Jacquard
Apa jadinya jika teknologi dan fashion dipadukan menjadi sebuah produk inovatif baru? Ya, Google kini memasuki ranah fashion dengan menggandeng Levi`s untuk menghasilkan jaket pintar yang memiliki kemampuan cukup canggih.
Keren... Inilah Alasan Del Piero Cs Mau Datang ke Indonesia
Keren... Inilah Alasan Del Piero Cs Mau Datang ke Indonesia
JAKARTA - Apa alasan Alessandro Del Piero dan kawan-kawan yang tergabung di Calcio Legend datang ke Indonesia? Jawabannya adalah animo masyarakat terhadap sepak bola.
Perlu Program Mengaji di Sekolah
Perlu Program Mengaji di Sekolah
SUNGAILIAT - Pengamat pendidikan Kabupaten Bangka Ponidi menilai perlu adanya penanaman pada diri pelajar program mengaji satu hari satu juz disetiap sekolah.
Mitra Radar