Berita
Lomba Desa Aman.Desa Z Wakili Polres Bangka
Jum'at, 29 Juni 2012 09:17 WIB | Dibaca 222 kali
SUNGAILIAT- Desa Z, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka mewakili Polres Bangka dalam lomba desa aman yang diselenggarakan Polda Bangka Belitung (Babel), dalam rangka HUT Bhayangkara ke 66. 
Ditetapkannya Desa Z setelah sebelumnya, mengalahkan Desa Kayu Besi dan Riding Panjang dalam lomba desa aman tingkat Polres Bangka.  Kasat Binmas Polres Bangka AKP Hariansyah menyebutkan, untuk penilaian lomba desa aman, terdapat beberapa kriteria yakni keberadaan pos ronda serta prasarana pendukung,  keaktipan ikut serta Babin Kamtibmas dari polsek dan  koramil setempat serta FKPM yang ada. "Nantinya, jika berhasil di tingkat Polda akan dikirim ke tingkat nasional," ungkap Hariansyah, saat ditemui di Mapolres Bangka, kemarin (28/6).
Ditambahkan Hariansyah, dengan adanya perlombaan desa aman tersebut, diharapkan nantinya akan timbul kesadaran masyarakat bersama aparat dan perangat desa untuk selalu bersama- sama menjaga keamanan serta ketertiban yang ada di desa tersebut.  "Mudah-mudahan kedepan akan timbul keinginan masyarakat untuk melaksanakan ronda malam di lingkungan masing-masing, sehingga nantinya memang tercipta situasi Kamtibmas dan masyarakat yang kondusif," harapnya.(rif)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Soft Opening Mega Millenium Pub, Hadirkan DJ Yellow From Jakarta
Soft Opening Mega Millenium Pub, Hadirkan DJ Yellow From Jakarta
PANGKALPINANG - Kabar gembira bagi anda pecinta hiburan. Sebab kini akan segera hadir, Mega Millenium Pub yang siap menyajikan berbagai hiburan bagi anda dengan suasana yang berbeda.
Madrid Menang Telak, Don Carlo Puji Isco
Madrid Menang Telak, Don Carlo Puji Isco
MADRID - Real Madrid meneruskan tren positifnya di Copa Del Rey 2014/2015. Tim berjuluk Los Blancos itu sukses menumbangkan Cornella dengan skor 4-1 pada babak 32 besar, Kamis (30/10) dini hari WIB.
Sertifikasi Guru Bakal Makin Berat
Sertifikasi Guru Bakal Makin Berat
SURABAYA - Era pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG) selesai. Mulai 2015 guru-guru yang ingin mengantongi sertifikat pendidik harus mengikuti pendidikan profesi guru (PPG). Meski waktu pendidikan lebih lama, hasilnya diyakini lebih baik. Tetapi, prosesnya lebih berat.
Mitra Radar