Berita
Honorer K1 Sudah Bisa Diangkat CPNS
Sabtu, 02 Juni 2012 10:44 WIB | Dibaca 385 kali
JAKARTA-Kabar gembira bagi honorer tertinggal baik kategori satu (K1) dan kategori dua (K2). Presiden SBY telah menerbitkan PP Honorer Tertinggal bernomor 56 Tahun 2012. Itu berarti, honorer K1 sudah bisa diangkat CPNS tahun ini juga. Namun, terbitnya PP ini menjadi penutup pengangkatan honorer tercecer. Pemerintah menegaskan, tidak akan ada lagi penerbitan PP terbaru menyangkut honorer.  "Alhamdulillah, RPP honorer tertinggal sudah diterbitkan yaitu PP 56 Tahun 2012. Dengan adanya payung hukum ini, honorer tertinggal sudah bisa diangkat CPNS," kata Sekretaris Menpan & RB Tasdik Kinanto dalam jumpa pers di Kantor Kemenpan & RB, Jumat (1/6).
Adapun pokok-pokok materi PP 56 itu, jelasnya, meliputi pengangkatan tenaga honorer K1 menjadi CPNS, yang dilakukan untuk mengisi formasi 2012 berdasarkan data hasil verifikasi serta validasi tim pusat (Kemenpan&RB, BKN, dan BPKP) yang telah diumumkan ke publik. Sedangkan honorer K2, pengangkatannya melewati seleksi kelengkapan administrasi, ujian tertulis kompetensi dasar, dan kompetensi bidang sesama tenaga honorer.
"Pembuatan soal dan pengolahan hasil ujian kompetensi dasar serta pelaksanaan ujian tertulis dilakukan bekerja sama dengan konsorsium Perguruan Tinggi Negeri. Setelah lulus ujian tertulis kompetensi dasar berdasarkan nilai ambang batas kelulusan maka dilakukan tes kompetensi bidang (profesi)," tuturnya. Tenaga honorer yang dinyatakan lulus ujian, tambahnya, dapat diangkat menjadi CPNS berdasarkan jumlah dan kualifikasi formasi sampai tahun anggaran 2014. 
Hanya saja, apakah 4.517 honorer itu akan langsung diangkat atau tidak, menurut Tasdik, masih akan dilaporkan kepada Menpan-RB Azwar Abubakar. "Akan dibahas lagi, apakah yang diangkat duluan 4.517 honorer itu atau diangkat serentak menunggu data honorer lainnya clear. Yang pasti tahun ini semuanya honorer (yang clear) diangkat CPNS," pungkasnya. Tak hanya tenaga honorer K1 diangkat CPNS tanpa tes, dokter pun diberi kekhususan yang sama. Di dalam PP No 56 Tahun 2012 tentang Honorer Tertinggal, juga diatur pengangkatan tenaga dokter menjadi CPNS.
"Di dalam PP 56, tenaga dokter langsung diangkat CPNS tanpa tes dengan ketentuan usia paling tinggi 46 tahun dan telah mengabdi kepada negara sekurang-kurangnya satu tahun pada 31 Desember 2005," ungkap Deputi SDM bidang Aparatur Kementerian PAN&RB, Ramli Naibaho. Dijelaskannya, dalam PP 56 menyebutkan, dokter yang telah selesai atau sedang melaksanakan tugas sebagai pegawai tidak tetap atau tenaga honorer pada fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan, tempat yang tidak diminati dapat diangkat CPNS. Di mana pengangkatannya dilakukan sampai tahun anggaran 2014.
"Dokter yang bertugas di daerah terpencil dan wilayah perbatasan diberi kelonggaran untuk menjadi CPNS. Selain usianya bisa sampai 46 tahun dan tanpa tes, juga pengangkatannya sampai tahun anggaran 2014," tandasnya. (esy/jpnn)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Mr. Resto Bar & Lounge Hadirkan Menu Ala Nusantara
Mr. Resto Bar & Lounge Hadirkan Menu Ala Nusantara
PANGKALPINANG-Menghadirkan resep turun temurun adalah kunci utama dari Mr. Resto Bar & Lounge. Resto yang baru hadir di jalan Abdurahman Siddik (depan gedung nasional) Pangkalpinang ini dengan menyajikan menu ala nusantara.
Lionel Messi Sebut Lawan City jadi Tantangan Menarik
Lionel Messi Sebut Lawan City jadi Tantangan Menarik
LEG pertama babak 16 besar Liga Champions antara Manchester City melawan Barcelona memang masih akan digelar Rabu dini hari nanti (25/2). Namun situasi sudah mulai memanas. Tidak seperti biasa, yang ikut menaikkan tensi adalah superstar Barcelona yang terkenal pelit bicara; Lionel Messi.
Anggaran Dana Bos SD dan SMP Alami Kenaikan
Anggaran Dana Bos SD dan SMP Alami Kenaikan
PANGKALPINANG - Anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SD dan SMP sederajat tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya. Demikian kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan alokasi anggaran pendidikan di Rencana APBN 2015 yang mencapai Rp400 triliun lebih.
Mitra Radar