Berita
2013, Sertifikasi Guru Diperketat
Senin, 07 Mei 2012 09:57 WIB | Dibaca 844 kali
PANGKALPINANG - Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bangka Belitung,Drs.Yaswardi, M.Si, memastikan sertifikasi guru pada tahun 2013 mendatang akan lebih diperketat. Hal tersebut sebagai bentuk peringatan terhadap sertifikasi yang diterima guru, kepsek dan pengawas mengingat hingga kini hasil sertifikasi yang ditunjukkan belum optimal. "Kita akan lebih tegas dalam seleksi sertifikasi 2013 mendatang. Karena jika guru masa dua tahun tidak sanggup mencapai kredit yang diisyaratkan, guru tersebut akan dikurangi jam mengajarnya,” ungkap Yaswardi kepada wartawan, Jumat (4/5) saat ditemui di ruang kerjanya.
Oleh sebab itu, kata Yaswardi, jika jam mengajar guru dikurangi, maka sertifikasi guru yang bersangkutan akan menjadi tidak berfungsi. Karena syarat untuk menerima tunjangan sertifikasi minimal mengajar 24 Jam atau perminggu tatap muka. "Kita lihat saja nanti pada 2015 mendatang berapa banyak guru yang sertifikatnya untuk sementara dipending, karena ketidaksiapan yang bersangkutan untuk menerima KUM kenaikan pangkat," katanya.
Dijelaskannya, sertfikasi yang diterima sejumlah guru tersebut adalah sebagai tolak ukur sejauh mana tingkat profesional guru dan dari ukuran yang ada pemerintah memberikan remunerasi, tambahan penghasilan. Dimana satu kali gaji pokok buat guru namun untuk itu ada pertanyaan besar, sejauhmana dampak anggaran sertifikasi terhadap mutu, apakah sudah berdampak positif optimal sedang atau belum. "Karena seperti diketahui, secara nasional sertifikasi belum berdampak secara signifikan terhadap mutu pendidikan,” terangnya.
Lebih lanjut dikatakannya, indikator kelemahan tersebut dapat dilihat melalui survey baik tingkat nasional maupun melalui survey yang dilakukan oleh lembaga-lembaga kajian. Selain itu, dapat dilihat dari mutu pendidikan yang relatif masih rendah. “Lihat saja hasil UN dan sikap prilaku anak-anak saat ini. Dimana kenakalan remaja semakin menonjol. Ini artinya, profesional guru-guru kita memang masih belum optimal,” tukasnya sembari berharap hal tersebut bisa menjadi perhatian khusus bagi guru-guru yang ada, karena pada umumnya guru bersertifikasi sudah mendapatkan tunjangan sebagai bentuk prestasi yang ia dapatkan.(cr43)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Daihatsu Harap Xenia Enggak Ada Matinya
Daihatsu Harap Xenia Enggak Ada Matinya
JAKARTA-Jejak Multi Purpose Vehicle (MPV) legendaris Indonesia, Toyota Kijang menjadi inspirasi Daihatsu untuk mempertahankan keberadaan Low MPV Xenia. Toyota Kijang yang dicintai penggemarnya hingga puluhan tahun itu diharapkan bisa dikecap pula oleh Daihatsu Xenia.
Ronaldo Jadi Atlet Pertama Punya 100 Juta Fans di Facebook
Ronaldo Jadi Atlet Pertama Punya 100 Juta Fans di Facebook
MADRID - Cristiano Ronaldo tak henti-hentinya membuat rekor. Kali ini, megabintang Real Madrid itu membukukan rekor di luar lapangan. Ronaldo menjadi atlet pertama yang memiliki 100 juta fans di Facebook.
10 Guru Bantu Ketemu Jokowi
10 Guru Bantu Ketemu Jokowi
JAKARTA - Sepuluh perwakilan guru bantu dari Provinsi DKI Jakarta mendapat kesempatan untuk berdialog dan mengikuti tur Istana bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (20/10) siang.
Mitra Radar