Berita
Tertib Lalu Lintas Masuk Kurikulum. Polda dan Disdik Jalin Kerjasama
Senin, 27 Februari 2012 09:56 WIB | Dibaca 423 kali
PANGKALPINANG - Dalam rangka menciptakan kebiasaan tertib berlalu lintas sejak dini, materi tertib berlalu lintas dimasukkan ke kurikulum sekolah. Kerjasama antara Polri dan Dinas Pendidikan Nasional ini sendiri tertuan dalam MoU yang ditandatangani pada 2011 lalu. "Karena sudah MoU untuk memasukkan materi tertib lalu lintas ke dalam kurikulum sekolah, maka tiap Polda akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat," jelasn Dir Lantas Polda Babel, Kombes Pol Al Afriandi kepada wartawan.
   
Menurutnya, materi tertib berlalu lintas ini ditempelkan pada mata pelajaran lain seperti PPKn, dengan cara memberikan materi terlebih dulu kepada guru-guru sekolah. "Kita sudah melatih para guru karena bahan ajaran untuk materi tertib lalu lintas ini dari kita," kata Afriandi.
   
Dengan dimasukkannya materi tertib lalu lintas ke kurikulum sekolah, maka untuk efetktifitasnya dirasakan cukup baik dalam mencegah berbagai pelanggaran lalu lintas. Namun, Afriandi menegaskan hal ini juga tidak luput dari faktor manusianya sendiri. "Kalau dibilang efektif tidaknya pasti efektif, tapi tergantung dari manusianya juga," tegasnya.
   
Untuk itu, Afriandi menuturkan, dalam penindakan pelanggaran lalu lintas di jalan raya, petugas menggunakan dua metode yakni tilang dan teguran, tergantung besar kecilnya pelanggaran yang dilakukan. (ydi)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Dollar Melejit, Pelaku Usaha Traveling Menjerit
Dollar Melejit, Pelaku Usaha Traveling Menjerit
JAKARTA - Menguatnya dolar Amerika sampai Rp 14 ribuan hampir bisa dipastikan membuat masyarakat yang suka plesir ikut merana. Terutama, bagi yang kerap
Demi Neymar, MU Rela Pecahkan Rekor Dunia
Demi Neymar, MU Rela Pecahkan Rekor Dunia
BARCELONA - Manchester United berambisi untuk memboyong superstar Barcelona, Neymar. Dilansir dari AS, Selasa (25/8), Setan Merah
Penilaian Guru Diperketat
Penilaian Guru Diperketat
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menegaskan penilaian kinerja dan kompetensi guru harus menjadi syarat utama dalam pemberian tunjangan profesi.
Mitra Radar