Berita
Bangun 10 Hektare Kebun Lada
Kamis, 09 Februari 2012 09:25 WIB | Dibaca 651 kali
PANGKALPINANG - Badan Pengelolaan, Pengembangan dan Pemasaran Lada (BP3L) Provinsi Bangka Belitung (Babel), pada Maret 2012 akan membuat 10 hektare kebun lada percontohan dalam upaya memancing animo petani mengembangkan kembali komoditas ekspor tersebut. "BP3L akan bekerja sama dengan PT Timah Tbk membuat 10 hektare kebun percontohan tersebut di Kabupaten Bangka Tengah, sekaligus menambah lima hektare yang sudah dibuat tahun lalu hingga seluruhnya menjadi 15 hektare," ujar Ketua BP3L Babel, Zainal Arifin Rabu (8/2) kemarin.
   
Ia menjelaskan, dengan adanya 15 hektare kebun lada percontohan diharapkan para petani makin bergairah bertanam lada yang pada gilirannya dapat meningkatkan produksi perkebunan lada seiring tingginya pangsa pasar lada di tingkat nasional dan internasional. Selain itu, kebun percontohan lada dibuat agar petani bisa menerapkan praktik bertani lada yang baik atau "Good Agriculture Practices" (GAP) sesuai "Standar Operation Procedures" (SOP), untuk menjaga harga dan kwalitas lada di pasaran tetap tinggi. "Bibit lada ini merupakan bibit bersertifikat dan jenis varietas lada yang dikembangkan seperti varietas jenis petaling I, petaling II dan lainnya karena memiliki keunggulan tersendiri seperti buah lebih banyak, tahan penyakit dan lainnya," ujarnya.
   
Menurut dia, terhitung sejak 2000 hingga 2009, luas perkebunan lada mengalami penurunan yang cukup tinggi, karena petani sulit mendapatkan bibit yang berkwalitas, kayu junjung lada, harga jual lada di pasar yang rendah tidak sesuai biaya pengelolaan yang tinggi. Penurunan luas perkebunan lada ini juga dikarenakan maraknya penambangan bijih timah dan pembukaan lahan perkebunan sawit secara besar-besaran oleh perusahaan swasta, sehingga petani sulit mencari lahan untuk bekebun lada.
   
Pada 2010 luas perkebunan lada seluas 36 ribu hektare atau meningkat jika dibandingkan 2009 hanya seluas 34 ribu hektare, 2008 luas perkebunan lada 33 hektare, 2007 seluas 35.842,18 hektare, 2006 luas perkebunan lada 40.720,65 hektare. Ia mengatakan, terhitung 2010 hingga 2011, luas perkebunan lada kembali mengalami peningkatan seiring gencar sosialisasi, bantuan dan pembinaan petani lada serta membaiknya harga lada di pasar internasional, nasional dan lokal. "Kami optimistis, lada Babel kembali jaya dan menguasai pasar dunia, seperti tahun 1990-an, lada Babel yang dikenal `Muntok White Pepper` menguasai pasar Eropa, Amerika Serikat, Asia dan pasar negara lainnya," ujarnya. (rb/atr)
 

 



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Soft Opening Mega Millenium Pub, Hadirkan DJ Yellow From Jakarta
Soft Opening Mega Millenium Pub, Hadirkan DJ Yellow From Jakarta
PANGKALPINANG - Kabar gembira bagi anda pecinta hiburan. Sebab kini akan segera hadir, Mega Millenium Pub yang siap menyajikan berbagai hiburan bagi anda dengan suasana yang berbeda.
Madrid Menang Telak, Don Carlo Puji Isco
Madrid Menang Telak, Don Carlo Puji Isco
MADRID - Real Madrid meneruskan tren positifnya di Copa Del Rey 2014/2015. Tim berjuluk Los Blancos itu sukses menumbangkan Cornella dengan skor 4-1 pada babak 32 besar, Kamis (30/10) dini hari WIB.
Sertifikasi Guru Bakal Makin Berat
Sertifikasi Guru Bakal Makin Berat
SURABAYA - Era pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG) selesai. Mulai 2015 guru-guru yang ingin mengantongi sertifikat pendidik harus mengikuti pendidikan profesi guru (PPG). Meski waktu pendidikan lebih lama, hasilnya diyakini lebih baik. Tetapi, prosesnya lebih berat.
Mitra Radar