Berita
Bangun 10 Hektare Kebun Lada
Kamis, 09 Februari 2012 09:25 WIB | Dibaca 472 kali
PANGKALPINANG - Badan Pengelolaan, Pengembangan dan Pemasaran Lada (BP3L) Provinsi Bangka Belitung (Babel), pada Maret 2012 akan membuat 10 hektare kebun lada percontohan dalam upaya memancing animo petani mengembangkan kembali komoditas ekspor tersebut. "BP3L akan bekerja sama dengan PT Timah Tbk membuat 10 hektare kebun percontohan tersebut di Kabupaten Bangka Tengah, sekaligus menambah lima hektare yang sudah dibuat tahun lalu hingga seluruhnya menjadi 15 hektare," ujar Ketua BP3L Babel, Zainal Arifin Rabu (8/2) kemarin.
   
Ia menjelaskan, dengan adanya 15 hektare kebun lada percontohan diharapkan para petani makin bergairah bertanam lada yang pada gilirannya dapat meningkatkan produksi perkebunan lada seiring tingginya pangsa pasar lada di tingkat nasional dan internasional. Selain itu, kebun percontohan lada dibuat agar petani bisa menerapkan praktik bertani lada yang baik atau "Good Agriculture Practices" (GAP) sesuai "Standar Operation Procedures" (SOP), untuk menjaga harga dan kwalitas lada di pasaran tetap tinggi. "Bibit lada ini merupakan bibit bersertifikat dan jenis varietas lada yang dikembangkan seperti varietas jenis petaling I, petaling II dan lainnya karena memiliki keunggulan tersendiri seperti buah lebih banyak, tahan penyakit dan lainnya," ujarnya.
   
Menurut dia, terhitung sejak 2000 hingga 2009, luas perkebunan lada mengalami penurunan yang cukup tinggi, karena petani sulit mendapatkan bibit yang berkwalitas, kayu junjung lada, harga jual lada di pasar yang rendah tidak sesuai biaya pengelolaan yang tinggi. Penurunan luas perkebunan lada ini juga dikarenakan maraknya penambangan bijih timah dan pembukaan lahan perkebunan sawit secara besar-besaran oleh perusahaan swasta, sehingga petani sulit mencari lahan untuk bekebun lada.
   
Pada 2010 luas perkebunan lada seluas 36 ribu hektare atau meningkat jika dibandingkan 2009 hanya seluas 34 ribu hektare, 2008 luas perkebunan lada 33 hektare, 2007 seluas 35.842,18 hektare, 2006 luas perkebunan lada 40.720,65 hektare. Ia mengatakan, terhitung 2010 hingga 2011, luas perkebunan lada kembali mengalami peningkatan seiring gencar sosialisasi, bantuan dan pembinaan petani lada serta membaiknya harga lada di pasar internasional, nasional dan lokal. "Kami optimistis, lada Babel kembali jaya dan menguasai pasar dunia, seperti tahun 1990-an, lada Babel yang dikenal `Muntok White Pepper` menguasai pasar Eropa, Amerika Serikat, Asia dan pasar negara lainnya," ujarnya. (rb/atr)
 

 



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
PANGKALPINANG - Sukses mengembangkan usahanya sejak 6 tahun silam, Marliani, pemilik galeri Lia Furniture & Elektronik kini melengkapi usahanya dengan beragam produk handpohone bermerk dan berkualitas. Beragam produk handphone ini dapat Anda miliki dengan pembayaran cash dan credit sesuai kemampuan Anda. Bahkan untuk kredit juga suku bunga sangat terjangkau dan tenor minimal 10 bulan.
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
BRASILIA-Legenda sepakbola Brasil Romario geram dengan hasil memalukan yang dituai tim nasional Brasil dalam Piala Dunia 2014. Pria yang kini berprofesi sebagai pengacara itu meminta para petinggi federasi sepakbola Brasil (CBF) dipenjara.
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk meluncurkan program “Indonesia Digital Learning”. Program ini merupakan pelatihan dengan sertifikasi internasional meningkatkan pemahaman penggunaan internet.
Mitra Radar