Berita
Kementan Kekurangan Pegawai Ahli Pertanian
Sabtu, 28 Mei 2011 09:28 WIB | Dibaca 841 kali
JAKARTA (radarbangka.co.id) - Langkah perguruan tinggi menutup sejumlah program di Fakultas Pertanian seperti ilmu tanah dan pengendalian hama penyakit ternyata berdampak pada Kementerian Pertanian. Sekjen Kementan Hari Priyono, menyatakan, pihaknya saat ini mengalami kekurangan ahli pertanian.

Bahkan setiap kali dilakukan perekrutan pegawai pertanian di bidang tertentu, seringkali tidak ada yang melamar."Kementan sekarang jadi sulit mencari ahli pertanian. Ini karena beberapa program di Fakultas Pertanian dihapus. Misalnya program hama penyakit dan ilmu tanah," kata Hari di Jakarta, Jumat (26/5).

Untuk mengatasi kekurangan ahli pertanian tersebut, kementrian yang dipimpin Suswono itu terpaksa mengadakan sendiri tenaga yang dibutuhkan. Caranya, dengan memberikan pelatihan bidang-bidang tertentu pada pegawai yang ada.

Langkah ini diambil karena masalah pertanian semakin banyak. Sebut saja soal hama penyakit tanaman yang banyak dihadapi para petani.

"Kita memang berharap perguruan tinggi membuka kembali programnya, tapi kebijakannya kan tergantung perguruan tinggi," tandasnya seraya menambahkan, selain ahli pertanian, Kementan juga membutuhkan puluhan ribu tenaga penyuluh pertanian baik PNS, tenaga lepas harian, maupun penyuluh swadaya. (Esy/jpnn)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Harga Daging Sapi di Pangkalpinang Bervariasi
Harga Daging Sapi di Pangkalpinang Bervariasi
PANGKALPINANG - Harga daging sapi di pasar-pasar di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menjelang perayaan Imlek, Senin (8/2) bervariasi karena daya beli warga
Evan Dimas Pamit ke Spanyol, Menpora Beri Sarung Bukan Uang Saku
Evan Dimas Pamit ke Spanyol, Menpora Beri Sarung Bukan Uang Saku
JAKARTA - Evan Dimas akhirnya dipastikan berangkat ke Spanyol untuk menjalani program kerja sama dan berlatih di klub RCD Espanyol B. Sebelum berangkat, Evan sempat menolak dan nyaris dituntut secara hukum oleh Nine Sport, pihak yang menjalin kerja sama dengan La Liga Spanyol.
72,29 Persen Desa Sudah Miliki PAUD
72,29 Persen Desa Sudah Miliki PAUD
JAKARTA - Pemerintah pasang target seluruh anak mendapatkan akses pendidikan anak usia dini (PAUD) atau pendidikan pra-SD.
Mitra Radar