Berita
Kementan Kekurangan Pegawai Ahli Pertanian
Sabtu, 28 Mei 2011 09:28 WIB | Dibaca 964 kali
JAKARTA (radarbangka.co.id) - Langkah perguruan tinggi menutup sejumlah program di Fakultas Pertanian seperti ilmu tanah dan pengendalian hama penyakit ternyata berdampak pada Kementerian Pertanian. Sekjen Kementan Hari Priyono, menyatakan, pihaknya saat ini mengalami kekurangan ahli pertanian.

Bahkan setiap kali dilakukan perekrutan pegawai pertanian di bidang tertentu, seringkali tidak ada yang melamar."Kementan sekarang jadi sulit mencari ahli pertanian. Ini karena beberapa program di Fakultas Pertanian dihapus. Misalnya program hama penyakit dan ilmu tanah," kata Hari di Jakarta, Jumat (26/5).

Untuk mengatasi kekurangan ahli pertanian tersebut, kementrian yang dipimpin Suswono itu terpaksa mengadakan sendiri tenaga yang dibutuhkan. Caranya, dengan memberikan pelatihan bidang-bidang tertentu pada pegawai yang ada.

Langkah ini diambil karena masalah pertanian semakin banyak. Sebut saja soal hama penyakit tanaman yang banyak dihadapi para petani.

"Kita memang berharap perguruan tinggi membuka kembali programnya, tapi kebijakannya kan tergantung perguruan tinggi," tandasnya seraya menambahkan, selain ahli pertanian, Kementan juga membutuhkan puluhan ribu tenaga penyuluh pertanian baik PNS, tenaga lepas harian, maupun penyuluh swadaya. (Esy/jpnn)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Laba Bersih Bank OCBC NISP Naik 24 Persen
Laba Bersih Bank OCBC NISP Naik 24 Persen
JAKARTA - PT Bank OCBC NISP Tbk, Selasa (26/7) mengumumkan pencapaiannya dalam menjaga pertumbuhan bisnis dengan membukukan kinerja keuangan yang positif
Gothia Cup 2016, Indonesia U-15 Juara Dunia
Gothia Cup 2016, Indonesia U-15 Juara Dunia
SWEDIA - Sebuah prestasi luar biasa diraih oleh SSB ASIOP Apacinti yang menjadi wakil Indonesia di Gothia Cup 2016. Mewakili tim level U-15, ASIOP berhasil menjadi juara dunia setelah mengalahkan tim Swedia IF Elfsborg 3-1 di laga puncak.
2017, SD Terapkan Pendidikan Berbasis IT
2017, SD Terapkan Pendidikan Berbasis IT
JAKARTA - Walikota Pangkalpinang, Muhammad Irwansyah menyatakan penggunaan teknologi informasi (IT) sangat menentukan keberhasilan proses belajar dan mengajar.
Mitra Radar