Berita
Pemkab Babar Bentuk LPSE
Senin, 17 Oktober 2011 09:46 WIB | Dibaca 431 kali
MUNTOK - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, membentuk layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) atau unit kerja yang dibentuk untuk melayani unit layanan pengadaan (ULP). "Unit kerja tersebut dibentuk dari berbagai unsur instansi yang bertugas melaksanakan pengadaan secara elektronoik seperti yang telah diatur dalam Keppres Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Barang dan Jasa Pemerintahan," ujar Sekretaris LPSE Bangka Barat, Zanuari Anizar, Sabtu (15/10).
   
Ia menjelaskan, LPSE dibentuk untuk menciptakan persaingan sehat antarpelaku usaha yang berminat dalam lelang yang diadakan Pemkab agar terwujud lelang yang transparan karena dapat diikuti peserta yang banyak dan meminimalkan pertemuan langsung antara penyelenggara lelang dengan peserta yang berpotensi terjadinya kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN).
   
Menurut dia, kepengurusan dan anggota LPSE Bangka Barat yang akan dilaunching pada November 2011 sudah terbentuk, namun saat ini masih perlu melengkapi sarana dan prasarana, seperti komputer, jaringan internet, server dan ruangan kerja untuk mendukung pelayanan lelang secara elektronik. "Kami mengharapkan pada 2012 pelayanan lelang secara online di Pemkab Bangka Barat segera terlaksana agar dapat meminimalkan terjadinya KKN," ujarnya.
 
 Ia mengatakan, berdasarkan pengalaman dalam hal pelaksanaan Keppres tersebut, efisiensi akan akan tercapai apabila proses pengadaan barang dan jasa berlangsung transparan dan diikuti oleh peserta pengadaan yang banyak.
   
Dengan terbentuknya LPSE, diharapkan meningkatkan lelang yang transparan, sehingga dapat mendorong persaingan sehat antar pelaku usaha dan efisiensi belanja negara dapat optimal. "Sebagai kabupaten baru hasil pemekaran dari Kabupaten Bangka, tentunya kami akan banyak melakukan program pengadaan barang dan jasa untuk mendukung pembangunan daerah, sehingga LPSE harus segera dibentuk agar proses lelang berjalan lancar," katanya.
   
Ia menjelaskan, dengan terbentuknya LPSE, nantinya seluruh lelang pengadaan barang dan jasa di Bangka Barat akan dilayani secara online (elektronik), untuk itu anggota dan pengurus LPSE Bangka Barat dipilih yang benar-benar berkompeten di bidang tersebut.
  
Menurut dia, pelatihan dan pembekalan tugas pokok dan fungsi anggota dan pengurus LPSE sudah dilaksanakan. Untuk saat ini tinggal menunggu peresmian unit tersebut oleh Bupati Bangka Barat. "Dengan dibentuknya LPSE diharapkan seluruh lelang pengadaan barang dan jasa di Bangka Barat dapat terlaksana transparan dan dapat menghilangkan KKN yang sering terjadi dalam proses tersebut," ujarnya. (ant/rb)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Mulai 1 Februari 2015, Garuda Gabungkan PSC ke Tiket
Mulai 1 Februari 2015, Garuda Gabungkan PSC ke Tiket
JAKARTA - PT Garuda Indonesia akan menyatukan biaya Passenger Service Charge (PSC) ke dalam tiket mulai 1 Februari 2015. Pihak Garuda akan melakukan pengutipan biaya PSC pada saat penumpang membeli tiket penerbangan di berbagai channel distribusi seperti kantor penjualan Garuda Indonesia, contact center,travel agent,
La Liga Nomor Masih Satu, Liga Indonesia Peringkat 74
La Liga Nomor Masih Satu, Liga Indonesia Peringkat 74
JAKARTA - La Liga kembali menjadi liga terkuat di dunia versi International Federation of Football History & Statistics (IFFHS). Liga kasta tertinggi di Spanyol itu menjadi terbaik 2014 mengungguli liga-liga papan atas lainnya seperti Serie A Italia maupun English Premier League Inggris.
Babel Kekurangan 250 Guru Madrasah
Babel Kekurangan 250 Guru Madrasah
PANGKALPINANG - Provinsi Bangka Belitung saat ini masih kekurangan guru Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). Kekurangan itu sebanyak 250 guru untuk mata pelajaran umum.
Mitra Radar