Berita
Pemkab Babar Bentuk LPSE
Senin, 17 Oktober 2011 09:46 WIB | Dibaca 467 kali
MUNTOK - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, membentuk layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) atau unit kerja yang dibentuk untuk melayani unit layanan pengadaan (ULP). "Unit kerja tersebut dibentuk dari berbagai unsur instansi yang bertugas melaksanakan pengadaan secara elektronoik seperti yang telah diatur dalam Keppres Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Barang dan Jasa Pemerintahan," ujar Sekretaris LPSE Bangka Barat, Zanuari Anizar, Sabtu (15/10).
   
Ia menjelaskan, LPSE dibentuk untuk menciptakan persaingan sehat antarpelaku usaha yang berminat dalam lelang yang diadakan Pemkab agar terwujud lelang yang transparan karena dapat diikuti peserta yang banyak dan meminimalkan pertemuan langsung antara penyelenggara lelang dengan peserta yang berpotensi terjadinya kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN).
   
Menurut dia, kepengurusan dan anggota LPSE Bangka Barat yang akan dilaunching pada November 2011 sudah terbentuk, namun saat ini masih perlu melengkapi sarana dan prasarana, seperti komputer, jaringan internet, server dan ruangan kerja untuk mendukung pelayanan lelang secara elektronik. "Kami mengharapkan pada 2012 pelayanan lelang secara online di Pemkab Bangka Barat segera terlaksana agar dapat meminimalkan terjadinya KKN," ujarnya.
 
 Ia mengatakan, berdasarkan pengalaman dalam hal pelaksanaan Keppres tersebut, efisiensi akan akan tercapai apabila proses pengadaan barang dan jasa berlangsung transparan dan diikuti oleh peserta pengadaan yang banyak.
   
Dengan terbentuknya LPSE, diharapkan meningkatkan lelang yang transparan, sehingga dapat mendorong persaingan sehat antar pelaku usaha dan efisiensi belanja negara dapat optimal. "Sebagai kabupaten baru hasil pemekaran dari Kabupaten Bangka, tentunya kami akan banyak melakukan program pengadaan barang dan jasa untuk mendukung pembangunan daerah, sehingga LPSE harus segera dibentuk agar proses lelang berjalan lancar," katanya.
   
Ia menjelaskan, dengan terbentuknya LPSE, nantinya seluruh lelang pengadaan barang dan jasa di Bangka Barat akan dilayani secara online (elektronik), untuk itu anggota dan pengurus LPSE Bangka Barat dipilih yang benar-benar berkompeten di bidang tersebut.
  
Menurut dia, pelatihan dan pembekalan tugas pokok dan fungsi anggota dan pengurus LPSE sudah dilaksanakan. Untuk saat ini tinggal menunggu peresmian unit tersebut oleh Bupati Bangka Barat. "Dengan dibentuknya LPSE diharapkan seluruh lelang pengadaan barang dan jasa di Bangka Barat dapat terlaksana transparan dan dapat menghilangkan KKN yang sering terjadi dalam proses tersebut," ujarnya. (ant/rb)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Sambut Ceng Beng, Ko Aho Promo Diskon Hingga 20 Persen
Sambut Ceng Beng, Ko Aho Promo Diskon Hingga 20 Persen
PANGKALANBARU - Sebagai spesialis AC mobil Ko Aho yang berlamatkan di Jalan Koba (depan SPBU Kampung Dul) hadir terpercaya dibidangnya selama hampir 15 tahun. Selain memberikan pelayan terbaik, Ko Aho terus memberikan kepuasan-kepuasan kepada konsumennya.
Ketum PSSI tak Boleh Terlilit Masalah
Ketum PSSI tak Boleh Terlilit Masalah
JAKARTA- Mantan anggota Komite Eksekutif PSSI Ashar Suryobroto mengatakan, pengurus PSSI harus lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan terkait dengan Kongres PSSI pada 18 April nanti.
Deddy Kaget Ada Sekolah Belum Dialiri Listrik
Deddy Kaget Ada Sekolah Belum Dialiri Listrik
PANGKALPINANG - Beberapa sekolah di Kabupaten Bangka menjadi sorotan Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Deddy Yulianto. Kaget dirasakan Deddy karena melihat kenyataan masih ada sekolah tersebut hingga saat ini belum dialiri listrik.
Mitra Radar