Berita
Pemkab Babar Bentuk LPSE
Senin, 17 Oktober 2011 09:46 WIB | Dibaca 527 kali
MUNTOK - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, membentuk layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) atau unit kerja yang dibentuk untuk melayani unit layanan pengadaan (ULP). "Unit kerja tersebut dibentuk dari berbagai unsur instansi yang bertugas melaksanakan pengadaan secara elektronoik seperti yang telah diatur dalam Keppres Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Barang dan Jasa Pemerintahan," ujar Sekretaris LPSE Bangka Barat, Zanuari Anizar, Sabtu (15/10).
   
Ia menjelaskan, LPSE dibentuk untuk menciptakan persaingan sehat antarpelaku usaha yang berminat dalam lelang yang diadakan Pemkab agar terwujud lelang yang transparan karena dapat diikuti peserta yang banyak dan meminimalkan pertemuan langsung antara penyelenggara lelang dengan peserta yang berpotensi terjadinya kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN).
   
Menurut dia, kepengurusan dan anggota LPSE Bangka Barat yang akan dilaunching pada November 2011 sudah terbentuk, namun saat ini masih perlu melengkapi sarana dan prasarana, seperti komputer, jaringan internet, server dan ruangan kerja untuk mendukung pelayanan lelang secara elektronik. "Kami mengharapkan pada 2012 pelayanan lelang secara online di Pemkab Bangka Barat segera terlaksana agar dapat meminimalkan terjadinya KKN," ujarnya.
 
 Ia mengatakan, berdasarkan pengalaman dalam hal pelaksanaan Keppres tersebut, efisiensi akan akan tercapai apabila proses pengadaan barang dan jasa berlangsung transparan dan diikuti oleh peserta pengadaan yang banyak.
   
Dengan terbentuknya LPSE, diharapkan meningkatkan lelang yang transparan, sehingga dapat mendorong persaingan sehat antar pelaku usaha dan efisiensi belanja negara dapat optimal. "Sebagai kabupaten baru hasil pemekaran dari Kabupaten Bangka, tentunya kami akan banyak melakukan program pengadaan barang dan jasa untuk mendukung pembangunan daerah, sehingga LPSE harus segera dibentuk agar proses lelang berjalan lancar," katanya.
   
Ia menjelaskan, dengan terbentuknya LPSE, nantinya seluruh lelang pengadaan barang dan jasa di Bangka Barat akan dilayani secara online (elektronik), untuk itu anggota dan pengurus LPSE Bangka Barat dipilih yang benar-benar berkompeten di bidang tersebut.
  
Menurut dia, pelatihan dan pembekalan tugas pokok dan fungsi anggota dan pengurus LPSE sudah dilaksanakan. Untuk saat ini tinggal menunggu peresmian unit tersebut oleh Bupati Bangka Barat. "Dengan dibentuknya LPSE diharapkan seluruh lelang pengadaan barang dan jasa di Bangka Barat dapat terlaksana transparan dan dapat menghilangkan KKN yang sering terjadi dalam proses tersebut," ujarnya. (ant/rb)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Punya Pabrik Ponsel 4G LTE Pertama di Cikarang
Punya Pabrik Ponsel 4G LTE Pertama di Cikarang
Smartfren, salah satu operator telekomunikasi lokal yang juga memasarkan perangkat ponsel berbasis Android mereka sendiri telah memulai operasi pabrik ponsel terbaru mereka yang berlokasi di Cikarang, Bekasi . Pabrik ini sebenarnya milik Haier Indonesia namum produknya akan dipasarkan sebagai produk Smartfren.
Ramos: Gol Morata Rusak Emosi Madrid
Ramos: Gol Morata Rusak Emosi Madrid
MADRID- Sergio Ramos tertunduk lesu setelah Real Madrid diimbangi Juventus dengan skor 1-1 pada leg kedua babak semifinal Liga Champions di Santiago Bernabeu, Kamis (14/5) dini hari WIB.
Ada Sekolah Swasta Khawatir Tak Dapat Siswa
Ada Sekolah Swasta Khawatir Tak Dapat Siswa
PANGKALPINANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Pangkalpinang mulai melakukan persiapan menjelang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran baru 2015/2016, berikut menggelar pertemuan guna jajak pendapat bersama anggota Komisi I DPRD Pangkalpinang.
Mitra Radar