Berita
Dugaan Korupsi Revitalisasi Tanjung Binga, PT Rizaldo Putratama Tak Berhasil Ditemui
Rabu, 04 September 2013 10:54 WIB | Dibaca 477 kali
Polres Belitung Paparkan Hasil Investigasi

TANJUNGPANDAN-Polres Belitung akan memaparkan hasil investigasi awal terhadap dugaan korupsi pelaksanaan proyek PSD penataan dan revitalisasi tahap II Kawasan Tanjung Binga, Desa Tanjung Binga, Sijuk, yang melibatkan PT Rizaldo Putratama. Pemaparan itu akan dilakukan Polres Belitung langsung dihadapan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). 
"Rencana besok (hari ini, red) kita langsung berangkat dan memaparkan hasil investigasi awal kita ke BPKP. Dari mulai lidik awal sampai sekarang semua datanya sudah kita siapkan," ungkap kasat Reskrim Polres Belitung, AKP Jimmy Kurniawan kepada Radar Bangka, kemarin (3/9).
Menurutnya, pemaparan yang dilakukan pihaknya tersebut sebagai koordinasi dalam melidik kasus dugaan korupsi. Dimana hal ini juga tidak lain sebagai upaya pihaknya dalam meningkatkan kasus tersebut menjadi penyelidikan. "Jadi gunanya kita memaparkan itu supaya semuanya jelas, sejauh mana kita melidik kasus ini. Jadi kalau pihak BPKP sudah menerima paparan kita, itu nanti bisa meningkat yang semula baru kita lidik menjadi penyelidikan," kata dia.
Selain itu, kata Jimmy, untuk meningkatkan kasus tersebut menjadi tahap penyelidikan memang tidak  membutuhkan waktu yang begitu cepat. Jimmy memperkirakan, usai dilakukan kroscek oleh pihak BPKP masih membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk mendapatkan jawaban hasil paparan yang dilakukan pihaknya. "Paling seminggu mereka baru mengeluarkan hasilnya. Soalnya mereka (BPKP, red) nanti akan ngecek dulu, baik dari Pemda Provinsi, sampai-sampai ke-Kementrian Pusat. Kasus korupsi kan harus banyak yang dipanggil," ujar Jimmy Kurniawan.
Jimmy menambahkan, dalam investigasi awal pihaknya telah memanggil beberapa saksi-saksi untuk dimintai keterangan. Namun hingga kini pihaknya belum berhasil menemui pelaksana proyek yang dilakukan PT Rizaldo Putratama. "Yang sudah kita mintai keterangan baru kades, dinas provinsi, para pekerjaan. Tapi untuk pihak perusahaan setelah kita cek nihil," pungkas Jimmy. (tas)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
PANGKALPINANG - Sukses mengembangkan usahanya sejak 6 tahun silam, Marliani, pemilik galeri Lia Furniture & Elektronik kini melengkapi usahanya dengan beragam produk handpohone bermerk dan berkualitas. Beragam produk handphone ini dapat Anda miliki dengan pembayaran cash dan credit sesuai kemampuan Anda. Bahkan untuk kredit juga suku bunga sangat terjangkau dan tenor minimal 10 bulan.
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
BRASILIA-Legenda sepakbola Brasil Romario geram dengan hasil memalukan yang dituai tim nasional Brasil dalam Piala Dunia 2014. Pria yang kini berprofesi sebagai pengacara itu meminta para petinggi federasi sepakbola Brasil (CBF) dipenjara.
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk meluncurkan program “Indonesia Digital Learning”. Program ini merupakan pelatihan dengan sertifikasi internasional meningkatkan pemahaman penggunaan internet.
Mitra Radar