Berita
Polres Belitung Bidik Korupsi Rp 4 Milyar
Selasa, 20 Agustus 2013 12:43 WIB | Dibaca 251 kali
TANJUNGPANDAN - Proyek Dukungan PSD Penataan dan Revitalisasi Kawasan Tanjung Binga, Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, diduga bermasalah. Kini Polres Belitung sedang melakukan penyelidikan kasus korupsi yang diduga melibatkan PT Rizaldo Putratama sebagai pelaksana proyek dengan masa pengerjaan 40 hari tersebut. 
Kapolres Belitung, AKBP Bobby Marpaung mengatakan, pihaknya telah menyurati Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Bahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pun telah diklarifikasi terkait kasus ini.
Proyek tahun 2011 ini bernilai Rp4.364.336.000,-. Namun dari hasil pemeriksaan secara fisik di lapangan, volume pekerjaan yang dilaksanakan diduga baru sebesar 71,768 persen, sehingga pekerjaan yang belum dilaksanakan diduga sebesar 28,323 persen atau sebesar Rp1.232.139.339,52.
Proyek pengerjaan yang diduga dikuasakan kepada Yudi Ricardo selaku Direktur PT Rizaldo Putratama, warga Jalan Pilang, Tanjungpandan, Belitung. Dari surat perjanjian kontruksi yang  ditandangani tanggal 21 November 2011, diketahui bahwa Yudi Ricardo baru diangkat sebagai kuasa direktur pada tanggal 22 November 2011.
Namun dari hasil pengecekan Polres Belitung ke alamat PT Rizaldo Putratama di-jalan Ros Jakarta, kantor PT tersebut juga tidak ada.
Kapolres mengatakan kasus yang sedang dalam tahap penyelidikan ini akan masuk ke tahap penyidikan. "Kita sebelumnya sudah berangkatkan penyidik ke-Jakarta untuk klarifikasi ke-BPKP mengenai persoalan ini. Dari hasil lidik kita nanti akan diangkat menjadi tahap sidik. Sebelumnya kita juga sudah lakukan klarifikasi kepada PU Provinsi. Dan kita juga sudah melakukan oknam yang memang sudah keluar hasilnya" ungkap Bobby, kepada Radar Bangka, kemarin (19/8).
Dalam waktu dekat kata Kapolres, pihaknya akan melakukan audit investigasi dan ekspos perkara yang dilanjutkan dengan audit invenstigasi bersama BPKP. "Karena untuk dokumen-dokumen sebagai barang bukti saat ini banyak terdapat di-Satker Provinsi. Untuk penghitungan oknam tersebut memang baru kita hitung secara kasar dari hasil lidik kita di lapangan yang menyatakan seperti itu," pungkas Bobby. (Tas) 



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
Lia Furniture Elektronik, Bisa Cash & Kredit
PANGKALPINANG - Sukses mengembangkan usahanya sejak 6 tahun silam, Marliani, pemilik galeri Lia Furniture & Elektronik kini melengkapi usahanya dengan beragam produk handpohone bermerk dan berkualitas. Beragam produk handphone ini dapat Anda miliki dengan pembayaran cash dan credit sesuai kemampuan Anda. Bahkan untuk kredit juga suku bunga sangat terjangkau dan tenor minimal 10 bulan.
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
Romario : Penjarakan PSSI Brazil!
BRASILIA-Legenda sepakbola Brasil Romario geram dengan hasil memalukan yang dituai tim nasional Brasil dalam Piala Dunia 2014. Pria yang kini berprofesi sebagai pengacara itu meminta para petinggi federasi sepakbola Brasil (CBF) dipenjara.
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
Dicari 100 Ribu Peserta Pelatihan Indonesia Digital Learning
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk meluncurkan program “Indonesia Digital Learning”. Program ini merupakan pelatihan dengan sertifikasi internasional meningkatkan pemahaman penggunaan internet.
Mitra Radar