Berita
8 Calon Kapolri Disiapkan
Kamis, 11 April 2013 12:55 WIB | Dibaca 339 kali
JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) bergerak cepat merespons rencana pergantian Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Calon-calon terbaik di kepolisian segera diseleksi. Kompolnas juga meminta masyarakat menyampaikan usulan. ’’Kami sedang melakukan pendataan dan seleksi rekam jejak. Ada sekitar tujuh atau delapan calon yang disiapkan,” ujar komisioner Kompolnas Edi Saputra Hasibuan di Jakarta kemarin (9/4).

Mantan wartawan yang belasan tahun meliput di kepolisian ini menuturkan, jumlah calon masih bisa bertambah. ’’Tentu semua orang ini akan kami dalami track record-nya dan bakal kami lihat tingkat penerimaaan masyarakat terhadap calon tersebut,” katanya. Penerimaan publik, kata Edi, sangat penting. ’’Kalau masyarakat punya data tentang rekam jejaknya, tolong sampaikan. Kami nanti berikan sebagai pertimbangan untuk presiden,” tuturnya.

Kompolnas memang bertanggung jawab langsung kepada presiden. Salah satu tugasnya adalah memberi rekomendasi nama-nama calon Kapolri. ’’Kami tidak mematok target waktu. Tetapi kalau Agustus sudah pelantikan, tentu kita tinggal punya waktu satu-dua bulan,” ujarnya. 

Adapun beberapa nama yang masih berpeluang menjadi Kapolri mendatang misalnya Kabareskrim Komjen Sutarman. Dari hitungan usia, alumnus Akpol 1981 ini masih berpeluang.

Ada juga nama Komjen Anang Iskandar yang saat ini menjabat kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Jebolan Akpol 1982 itu berkarir sangat cepat. Setelah bintang dua sebagai Kadivhumas Mabes Polri, lalu sebagai gubernur Akpol, dan sekarang kepala BNN.

Kemudian terdapat pula nama Komjen Budi Gunawan yang saat ini menjabat kepala Lembaga Pendidikan Polisi (Kalemdikpol) Polri. Budi sebelumnya menjabat beberapa posisi strategis. Diantaranya kepala Divisi Propam Mabes Polri dan Kapolda Bali. Dia juga pernah menjabat sekretaris pribadi presiden di era Megawati Soekarnoputri.

Di jajaran bintang dua, nama Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Eko Bayu Seno pun masuk dalam hitungan bursa calon Kapolri. Posisinya bisa menempati jabatan jenderal bintang tiga di Mabes Polri. Sebab, Irwasum Polri Komjen Fajar Prihantoro akan pensiun bulan ini. Jabatan Wakapolri pun dalam pertengahan tahun ini akan ditinggalkan Komjen Nanan Soekarna.

Dua bintang tiga yang lain, yakni Komjen Oegroseno (Kabaharkam) dan Komjen Imam Sudjarwo (Kabaintelkam), juga akan pensiun di tahun 2013 ini. Edi menilai pergantian Kapolri di bulan Agustus nanti bukan sebuah hal yang istimewa. ’’Wajar kalau tahun 2014 mungkin terlalu dekat dengan pemilu, jadi agak rawan,” katanya.

Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, Presiden ingin dalam menjaga efektivitas penanganan keamanan, khususnya dalam persiapan penyelenggaraan pemilu 2014 tentunya akan lebih baik bila itu dipersiapkan lebih awal. Artinya kata Julian, setahun lebih atau setahun untuk persiapan bagi pejabat baru untuk bisa lebih memastikan penyelenggaraan pemilu aman, lancar, dan tertib. "Selain itu, pergantian juga dilakukan karena faktor usia Kapolri yang memang sudah memasuki masa pensiun. Julian menampik bahwa pergantian dilakukan karena kinerja kepolisian yang tidak memuaskan selama ini," bantahnya. "Jangan missunderstanding. Bilamana memang telah memasuki usia pensiun tentu akan dilakukan proses persiapan pensiun. Namun kita tahu bahwa itu tidak terjadi dalam satu dua bulan kedepan. Bukan dikaitkan dengan hal-hal lain," sambungnya.

Menurut Julian, selama ini kerja Kepolisian RI sudah lebih baik. Kapolri sudah menjalankan tugasnya. Hanya saja Presiden ingin ada pejabat baru yang siap mengamankan Pemilu 2014. "Selama ini kan semua bisa diatasi dengan baik oleh kepolisian, meskipun ada hal-hal yang terus muncul. Namun tetap ditangani dengan baik. Pemerintah ingin agar pada saat pemilu 2014 berjalan sebagaimana diharapkan bersama dari sisi keamanan kelancaran," pungkas Julian.

Di bagian lain, KSAU Marsekal Ida Bagus Putu Dunia menilai pergantian panglima TNI adalah hak prerogratif presiden. ’’Itu adalah kewenangan Bapak Presiden. Kami tidak berhak memberikan komentar atas itu,” ujarnya. Disinggung soal peluangnya yang terbesar menjadi the next panglima, KSAU juga menjawab biasa. ’’Prinsipnya, kami sebagai prajurit siap ditaruh di mana saja. Sekali lagi, itu hak dan kewenangan Bapak Presiden,” ucapnya.
    
Beberapa pengamat militer memprediksi posisi panglima TNI setelah Laksamana Agus Suhartono akan jatuh di tangan KSAU atau pengganti KSAD setelah Pramono. Hingga kini, nama calon KSAD yang baru masih berada di tangan panglima TNI.(flo/jpnn)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Ekslusif Resto, LA Banca Coffee Garden & Family
Ekslusif Resto, LA Banca Coffee Garden & Family
PANGKALPINANG-Bagi anda yang suka nongkrong ditempat yang nyaman dan tenang sambil menikmati alunan musik serta suguhan makanan?. LA Banca Coffee Garden & Family Resto dapat menjadi pilihan anda.
Newcastle vs Liverpool, Jaga Momentum
Newcastle vs Liverpool, Jaga Momentum
NEWCASTLE-Laga menarik akan tersaji di St James` Park pada Sabtu (1/11) malam kala Newcastle United menjamu Liverpool dalam lanjutan Premier League pekan ke-10. Tim tamu bisa jadi akan menjalani laga yang cukup berat mengingat performa kedua tim yang berbeda cukup mencolok di beberapa laga terakhir.
Beasiswa LN Terancam Molor
Beasiswa LN Terancam Molor
JAKARTA - Lepasnya unit utama Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud ke Kementerian Riset Teknologi berpotensi mengganggu beasiswa mahasiswa di luar negeri (LN). Apalagi, jika otoritas yang mengurusi soal beasiswa itu tidak juga segera diberi tempat di Kemristek. Diprediksi, uang beasiswa itu terancam molor hingga tiga bulan.
Mitra Radar