Home >

Minim Personil, Penjagaan Lapas Tidak Maksimal


Minim Personil, Penjagaan Lapas Tidak Maksimal

Nardiono : Idealnya 20 orang per Regu 

PANGKALPINANG - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kanwilkumham Babel), Nardiono menyatakan bahwa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) khususnya di Babel akan menghadapi kesulitan untuk mewujudkan kualitas penjagaan yang maksimal.

Ia beralasan, minimnya personil Lapas yang ditugaskan merupakan salah satu penyebab kesulitan itu. Meskipun begitu, dirinya tak mentolerir kondisi tersebut. Bagaimanapun juga, seluruh Lapas di Babel harus tetap dalam keadaan yang aman, tertib dan tak ditemukan hal-hal yang menyimpang pada area steril Lapas. "Kalau saya pribadi untuk 100 persen Lapas Clean (Bersih dan tertib penjagaannya) memang kita belum mampu. Namun saya berani menjamin hal itu dapat terwujud bila kita diberikan 20 orang per regu. Saya pernah mengusulkan seluruhnya 350 orang untuk 7 Lapas khusus penjaganya saja, yakni Lapas Tuatunu Pangkalpinang, Lapas Narkoba, Lapas Sungailiat, Lapas Tanjung Pandan, Cabang Pemasyarakatan Mentok, Bapas dan Rupbasan," ucapnya beberapa waktu lalu.

Melihat kunjungan Kanwilkumham Babel ketika gelaran Inspeksi Mendadak (Sidak) di Lapas Tuatunu pada Jum’at (1/2) malam kemarin, kedepannya mulai dari narapidana dan keluarganya wajib memiliki tanggungjawab dengan berkomitmen bersama petugas Lapas untuk tetap menjaga keadaan Lapas. "Seperti pada Lapas Tuatunu, jumlah tahanan yang berada disana kini berisi 447 narapidana sedangkan jumlah penjaganya hanya ada 7 personil per harinya. Kita harus akui dan tetap mencari jalan keluar yang terbaik untuk menjaga ketertiban di Lapas, salah satunya dengan cara masing-masing mempunyai rasa tanggung jawab, baik dari narapidana serta petugas Lapas maupun pihak keluarga narapidana," sebut Nardiono. "Kendati demikian saya tidak akan memaklumi bahwa alasan minimnya personil Lapas dapat mengurangi kualitas penjagaan ruang tahanan. Seharusnya meskipun personilnya sedikit, benda-benda yang dilarang tidak pernah kita temukan didalam ruang tahanan. Terlebih apabila ada petugas yang terkena sanksi, maka otomatis dapat mengurangi kualitas penjagaan," sambungnya.(And)



Berikan Komentar

Lainnya
Serangannya Ibarat Boling, dan Gadis di Bawah Truk..Oh Dia Melindasnya
Serangannya Ibarat Boling, dan Gadis di Bawah Truk..Oh Dia Melindasnya
Jum'at, 15 Juli 2016 15:11 WIB
NICE - Data korban dari tragedi serangan truk di Nice, Prancis, Kamis (14/7) malam terus bertambah. Terakhir, setidaknya 84 orang
Serangan Truk di Prancis: Anaknya Terkapar...Berdarah
Serangan Truk di Prancis: Anaknya Terkapar...Berdarah
Jum'at, 15 Juli 2016 15:09 WIB
NICE - Serangan truk yang menabrak kerumunan orang yang sedang merayakan Bastille Day di Nice, Prancis, Kamis (14/7) malam waktu
Menang atau Kalah
Menang atau Kalah
Selasa, 28 Juni 2016 18:57 WIB
"Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya, ia meninggalkan syahwat dan makannya karena aku, maka Aku yang akan
Weew... Pekerjaan Bergaji Rp 5,4 Miliar Ini Sepi Peminat
Weew... Pekerjaan Bergaji Rp 5,4 Miliar Ini Sepi Peminat
Rabu, 02 Maret 2016 07:42 WIB
SELANDIA BARU - Mendapat gaji melimpah tentu menjadi impian semua pekerja. Namun, hal itu tidak berlaku bagi sebuah pekerjaan di