Berita
Minim Personil, Penjagaan Lapas Tidak Maksimal
Senin, 04 Februari 2013 10:31 WIB | Dibaca 403 kali
Nardiono : Idealnya 20 orang per Regu 

PANGKALPINANG - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kanwilkumham Babel), Nardiono menyatakan bahwa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) khususnya di Babel akan menghadapi kesulitan untuk mewujudkan kualitas penjagaan yang maksimal.

Ia beralasan, minimnya personil Lapas yang ditugaskan merupakan salah satu penyebab kesulitan itu. Meskipun begitu, dirinya tak mentolerir kondisi tersebut. Bagaimanapun juga, seluruh Lapas di Babel harus tetap dalam keadaan yang aman, tertib dan tak ditemukan hal-hal yang menyimpang pada area steril Lapas. "Kalau saya pribadi untuk 100 persen Lapas Clean (Bersih dan tertib penjagaannya) memang kita belum mampu. Namun saya berani menjamin hal itu dapat terwujud bila kita diberikan 20 orang per regu. Saya pernah mengusulkan seluruhnya 350 orang untuk 7 Lapas khusus penjaganya saja, yakni Lapas Tuatunu Pangkalpinang, Lapas Narkoba, Lapas Sungailiat, Lapas Tanjung Pandan, Cabang Pemasyarakatan Mentok, Bapas dan Rupbasan," ucapnya beberapa waktu lalu.

Melihat kunjungan Kanwilkumham Babel ketika gelaran Inspeksi Mendadak (Sidak) di Lapas Tuatunu pada Jum’at (1/2) malam kemarin, kedepannya mulai dari narapidana dan keluarganya wajib memiliki tanggungjawab dengan berkomitmen bersama petugas Lapas untuk tetap menjaga keadaan Lapas. "Seperti pada Lapas Tuatunu, jumlah tahanan yang berada disana kini berisi 447 narapidana sedangkan jumlah penjaganya hanya ada 7 personil per harinya. Kita harus akui dan tetap mencari jalan keluar yang terbaik untuk menjaga ketertiban di Lapas, salah satunya dengan cara masing-masing mempunyai rasa tanggung jawab, baik dari narapidana serta petugas Lapas maupun pihak keluarga narapidana," sebut Nardiono. "Kendati demikian saya tidak akan memaklumi bahwa alasan minimnya personil Lapas dapat mengurangi kualitas penjagaan ruang tahanan. Seharusnya meskipun personilnya sedikit, benda-benda yang dilarang tidak pernah kita temukan didalam ruang tahanan. Terlebih apabila ada petugas yang terkena sanksi, maka otomatis dapat mengurangi kualitas penjagaan," sambungnya.(And)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Puri 56 Resto & Hotel Hadirkan Menu Baru
Puri 56 Resto & Hotel Hadirkan Menu Baru
PANGKALPINANG-Puri 56 Resto & Hotel yang menghadirkan konsep minimalis dan natural dapat menjadi salah satu pilihan tepat Anda dan keluarga maupun mitra bisnis. Guna memuaskan pengunjung, Puri 56 Resto & Hotel pun saat ini menghadirkan 4 pilihan menu menarik dengan rasa, kualitas serta ditawarkan dengan harga yang terjangkau.
Lawan Kamerun, Ini Target Indonesia
Lawan Kamerun, Ini Target Indonesia
SIDOARJO - Timnas Indonesia akan menjalani uji coba melawan Kamerun di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (25/3) sore nanti. Sadar akan level dan kualitas Timnas yang berbeda jauh, Indonesia hanya menarget untuk kerja keras.
TK Negeri Model Pangkalpinang, Berstandar Nasional Tapi Hanya 24 Siswa
TK Negeri Model Pangkalpinang, Berstandar Nasional Tapi Hanya 24 Siswa
PANGKALPINANG - Meski sudah berstandar nasional, TK Negeri Model Pangkalpinang ternyata hanya memiliki 24 anak didik. "Ya saat ini anak didik kita hanya berjumlah 24 orang. Dari 7 kelas yang ada di sekolah kami, hanya 3 kelas yang digunakan," tutur Kepala Sekolah TK Negeri Model Pangkalpinang Sriwiyana kepada Radar Bangka, Kamis (26/3).
Mitra Radar