Berita
Minim Personil, Penjagaan Lapas Tidak Maksimal
Senin, 04 Februari 2013 10:31 WIB | Dibaca 292 kali
Nardiono : Idealnya 20 orang per Regu 

PANGKALPINANG - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kanwilkumham Babel), Nardiono menyatakan bahwa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) khususnya di Babel akan menghadapi kesulitan untuk mewujudkan kualitas penjagaan yang maksimal.

Ia beralasan, minimnya personil Lapas yang ditugaskan merupakan salah satu penyebab kesulitan itu. Meskipun begitu, dirinya tak mentolerir kondisi tersebut. Bagaimanapun juga, seluruh Lapas di Babel harus tetap dalam keadaan yang aman, tertib dan tak ditemukan hal-hal yang menyimpang pada area steril Lapas. "Kalau saya pribadi untuk 100 persen Lapas Clean (Bersih dan tertib penjagaannya) memang kita belum mampu. Namun saya berani menjamin hal itu dapat terwujud bila kita diberikan 20 orang per regu. Saya pernah mengusulkan seluruhnya 350 orang untuk 7 Lapas khusus penjaganya saja, yakni Lapas Tuatunu Pangkalpinang, Lapas Narkoba, Lapas Sungailiat, Lapas Tanjung Pandan, Cabang Pemasyarakatan Mentok, Bapas dan Rupbasan," ucapnya beberapa waktu lalu.

Melihat kunjungan Kanwilkumham Babel ketika gelaran Inspeksi Mendadak (Sidak) di Lapas Tuatunu pada Jum’at (1/2) malam kemarin, kedepannya mulai dari narapidana dan keluarganya wajib memiliki tanggungjawab dengan berkomitmen bersama petugas Lapas untuk tetap menjaga keadaan Lapas. "Seperti pada Lapas Tuatunu, jumlah tahanan yang berada disana kini berisi 447 narapidana sedangkan jumlah penjaganya hanya ada 7 personil per harinya. Kita harus akui dan tetap mencari jalan keluar yang terbaik untuk menjaga ketertiban di Lapas, salah satunya dengan cara masing-masing mempunyai rasa tanggung jawab, baik dari narapidana serta petugas Lapas maupun pihak keluarga narapidana," sebut Nardiono. "Kendati demikian saya tidak akan memaklumi bahwa alasan minimnya personil Lapas dapat mengurangi kualitas penjagaan ruang tahanan. Seharusnya meskipun personilnya sedikit, benda-benda yang dilarang tidak pernah kita temukan didalam ruang tahanan. Terlebih apabila ada petugas yang terkena sanksi, maka otomatis dapat mengurangi kualitas penjagaan," sambungnya.(And)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Daihatsu Harap Xenia Enggak Ada Matinya
Daihatsu Harap Xenia Enggak Ada Matinya
JAKARTA-Jejak Multi Purpose Vehicle (MPV) legendaris Indonesia, Toyota Kijang menjadi inspirasi Daihatsu untuk mempertahankan keberadaan Low MPV Xenia. Toyota Kijang yang dicintai penggemarnya hingga puluhan tahun itu diharapkan bisa dikecap pula oleh Daihatsu Xenia.
Liverpool vs Madrid, Tuah Anfield
Liverpool vs Madrid, Tuah Anfield
LIVERPOOL-Laga big match akan tersaji dalam gameweek 3 Liga Champions Grup B. Dua klub dengan reputasi mentereng di Eropa, Liverpool dan Real Madrid akan saling bunuh dalam laga yang dihelat di Anfield, Kamis (23/10) dini hari nanti.
10 Guru Bantu Ketemu Jokowi
10 Guru Bantu Ketemu Jokowi
JAKARTA - Sepuluh perwakilan guru bantu dari Provinsi DKI Jakarta mendapat kesempatan untuk berdialog dan mengikuti tur Istana bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (20/10) siang.
Mitra Radar