Berita
Minim Personil, Penjagaan Lapas Tidak Maksimal
Senin, 04 Februari 2013 10:31 WIB | Dibaca 324 kali
Nardiono : Idealnya 20 orang per Regu 

PANGKALPINANG - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kanwilkumham Babel), Nardiono menyatakan bahwa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) khususnya di Babel akan menghadapi kesulitan untuk mewujudkan kualitas penjagaan yang maksimal.

Ia beralasan, minimnya personil Lapas yang ditugaskan merupakan salah satu penyebab kesulitan itu. Meskipun begitu, dirinya tak mentolerir kondisi tersebut. Bagaimanapun juga, seluruh Lapas di Babel harus tetap dalam keadaan yang aman, tertib dan tak ditemukan hal-hal yang menyimpang pada area steril Lapas. "Kalau saya pribadi untuk 100 persen Lapas Clean (Bersih dan tertib penjagaannya) memang kita belum mampu. Namun saya berani menjamin hal itu dapat terwujud bila kita diberikan 20 orang per regu. Saya pernah mengusulkan seluruhnya 350 orang untuk 7 Lapas khusus penjaganya saja, yakni Lapas Tuatunu Pangkalpinang, Lapas Narkoba, Lapas Sungailiat, Lapas Tanjung Pandan, Cabang Pemasyarakatan Mentok, Bapas dan Rupbasan," ucapnya beberapa waktu lalu.

Melihat kunjungan Kanwilkumham Babel ketika gelaran Inspeksi Mendadak (Sidak) di Lapas Tuatunu pada Jum’at (1/2) malam kemarin, kedepannya mulai dari narapidana dan keluarganya wajib memiliki tanggungjawab dengan berkomitmen bersama petugas Lapas untuk tetap menjaga keadaan Lapas. "Seperti pada Lapas Tuatunu, jumlah tahanan yang berada disana kini berisi 447 narapidana sedangkan jumlah penjaganya hanya ada 7 personil per harinya. Kita harus akui dan tetap mencari jalan keluar yang terbaik untuk menjaga ketertiban di Lapas, salah satunya dengan cara masing-masing mempunyai rasa tanggung jawab, baik dari narapidana serta petugas Lapas maupun pihak keluarga narapidana," sebut Nardiono. "Kendati demikian saya tidak akan memaklumi bahwa alasan minimnya personil Lapas dapat mengurangi kualitas penjagaan ruang tahanan. Seharusnya meskipun personilnya sedikit, benda-benda yang dilarang tidak pernah kita temukan didalam ruang tahanan. Terlebih apabila ada petugas yang terkena sanksi, maka otomatis dapat mengurangi kualitas penjagaan," sambungnya.(And)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
AMS Gelar Konser Di Sparkling Taste
AMS Gelar Konser Di Sparkling Taste
PANGKALPINANG-Anugerah Musik School (AMS) Minggu (23/11) kemarin menggelar konser musik di Sparkling Taste Citraland Botanical City Pangkalpinang.
Persipas Bertekad Tembus Divisi Utama
Persipas Bertekad Tembus Divisi Utama
PANGKALPINANG - Klub sepak bola amatir Kota Pangkalpinang, Persipas, bertekad membanggakan masyarakat Pangkalpinang dengan menembus Divisi Utama Liga Indonesia pada musim 2015.
Bentuk Tim Moratorium K-13
Bentuk Tim Moratorium K-13
JAKARTA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka peluang moratorium kurikulum 2013 (K-13). Peluang itu dimungkinkan dengan di-review-nya pelaksanaan K-13 oleh tim kurikulum.
Mitra Radar