Berita
Kemdiknas Percepat Pencairan Dana BOS
Sabtu, 23 Juli 2011 15:47 WIB | Dibaca 563 kali
JAKARTA (radarbangka.co.id) - Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) terus  berupaya memenuhi 100 persen biaya operasional sekolah nonpersonalia. Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas) Fasli Jalal mengatakan, pemenuhan biaya yang semula dianggarkan pada 2012, akan dipercepat mulai awal tahun ajaran baru ini. Pasalnya, selama ini Biaya Operasional Sekolah (BOS) hanya mampu menopang  70 persen.
Menurut Fasli, sisa pemenuhan 30 persen anggaran sudah dimasukkan ke dalam pagu indikatif 2012. Kebijakan itu juga sudah mendapatkan persetujuan dari pemerintah dan Komisi X DPR. "Tetapi karena Presiden dan Menkokesra melihat ini penting, ada arahan supaya kalau ada peluang dipercepat sejak awal tahun ajaran baru ini," terang Fasli di Jakarta, Jumat (22/7).
Saat ini, Kemdiknas tinggal menunggu arahan lebih lanjut dari Wakil Presiden sebagai Ketua Komite Pendidikan dan Menkokesra sebagai ketua hariannya. "Nanti  beliau akan membuat pernyataan-pernyataan, yang artinya 30 persen ini harus secepatnya," kata Fasli.
Lebih laniut Fasli mengatakan bahwa untuk memenuhi 100 persen biaya operasional pendidikan dari dana BOS 2012, dibutuhkan hampir Rp 7,5 triliun dana tambahan. Jika realisasinya dimajukan pada Juli-Desember tahun ini, maka diperlukan dana tambahan Rp 3,7 triliun agar memenuhi 100 persen biaya operasional sekolah secara nasional.
Biaya operasional pendidikan meliputi biaya operasional personalia dan nonpersonalia. Untuk biaya operasional personalia meliputi gaji dan tunjangan pendidik dan tenaga kependidikan. Sedangkan biaya nonpersonalia meliputi alat tulis sekolah, alat dan bahan habis pakai, pemeliharaan dan perbaikan, dan biaya pelaporan.
Fasli menyebutkan, dana BOS pada awal 2006 hanya Rp 5 triliun. Namun kini jumlahnya meningkat menjadi Rp 16 triliun. Dengan tambahan BOS dari Kementerian Agama, maka total keseluruhannya Rp 20 triliun. "Kita berharap di SD dan SMP semua biaya operasi nonpersonalia ini harus tuntas ditangggung oleh dana BOS," ujarnya. (Cha/jpnn)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Xiaomi Redmi Note 3 Hadir di Indonesia
Xiaomi Redmi Note 3 Hadir di Indonesia
Setelah lama tak menghadirkan produk smartphone mereka ke Indonesia secara resmi, kini akhirnya salah satu produk mid range milik Xiaomi akan masuk di Indonesia secara resmi. Ya, Xiaomi Redmi Note 3 akan hadir di Indonesia dalam waktu dekat ini,
Keren... Inilah Alasan Del Piero Cs Mau Datang ke Indonesia
Keren... Inilah Alasan Del Piero Cs Mau Datang ke Indonesia
JAKARTA - Apa alasan Alessandro Del Piero dan kawan-kawan yang tergabung di Calcio Legend datang ke Indonesia? Jawabannya adalah animo masyarakat terhadap sepak bola.
Ingat! Tamsil Jangan Dipotong
Ingat! Tamsil Jangan Dipotong
PANGKALPINANG Pemerintah Provinsi Babel akan segera memberikan Tambahan Penghasilan (Tamsil) kepada 11.519 guru honorer dan pegawai pendidikan. Setiap bulannya guru honorer dan pegawai pendidikan akan mendapatkan tamsil sebesar Rp.500 ribu per bulan.
Mitra Radar