Berita
Penerimaan CPNS 2013 Terancam Ditiadakan
Senin, 07 Januari 2013 08:34 WIB | Dibaca 640 kali
Belum Ada Keputusan Terkait Moratorium

PANGKALPINANG - Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) tahun 2013 terancam ditiadakan. Pasalnya sejumlah formasi yang dibutuhkan telah disampaikan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Babel ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) hingga memasuki Januari tahun ini belum kunjung mendapatkan sinyal adanya keputusan.

Hal ini juga diakui oleh Kepala BKD Babel, Sopian AP, ketika dijumpai wartawan Jumat (4/1). Pesimistis orang nomor satu di jajaran BKD tersebut atas ditiadakannya pembukaan penerimaan CPNS 2013 cukup beralasan mengingat kekhawatiran akan adanya kebijakan moratorium atau penundaan sementara rekrutmen CPNS seperti tahun 2011 yang lalu masih tetap berlaku. "Kita akui hingga saat ini memang belum ada kepastian apakah kita masih diberikan kesempatan untuk rekrutmen pegawai, dalam artian apakah kebijakan moratorium itu masih berlaku atau tidak. Namun usulan telah kita sampaikan dari pengajuan formasi pegawai untuk penerimaan CPNS di tahun ini," kata Sopian yang enggan membeberkan jumlah usulan tersebut.

Bila pun benar moratorium rekrutmen CPNS diberlakukan, menurut Sopian, hal itu dilakukan guna meninjau pelaksanakan reformasi birokrasi yang telah dicanangkan sudah jalan dengan baik atau belum. Disamping itu juga, moratorium ini bisa jadi berkenaan dengan pengesahaan Rancangan Undang-undang Aparatur Sipil Negara (RUU ASN) yang masih dalam pembahasan."Peninjauan pelaksanaan reformasi birokrasi melalui beberapa dokumen di 33 provinsi ini menjadi catatan reformasi oleh tim floating reformasi birokrasi yang akan disampaikan kepada bapak Presiden. Jadi kalau kita diperbolehkan untuk menerima pegawai, tim akan mendapatkan balasan dari Menpan, tapi kalau tidak, ya terpaksa kita seperti tahun 2011 menerima kebijakan moratorium. Terlebih adanya pembahasan tentang pengesahan RUU ASN," ungkapnya seraya mengakui jumlah PNS Pemprov yang ada sekarang ini mencapai 3000 orang atau 19 persen dari jumlah penduduk sudah cukup ideal sesuai dengan analisa jabatan (Anjab) dan analisa beban kerja (ABK).

Hanya saja beberapa PNS yang pensiun tahun ini, lanjutnya, sangat berpengaruh terhadap zero growth dalam mensejajarkan jumlah angka pertumbuhan tersebut. Maka dari itu rekrutmen pegawai sangat dibutuhkan untuk tahun ini. "Terbentur moratorium tahun lalu tentu arahnya kepada zero growth antara masuk dan keluar pegawai itu sudah berpengaruh, artinya ada beberapa PNS yang pensiun tahun ini tentunya berpengaruh terhadap pengurangan pegawai. Melihat kondisi inilah, kita rasa harus melakukan penerimaan sehingga tetap sejajar," pungkasnya.

Lebih jauh ketika disinggung dapatkah Pemprov Babel mengajukan keberatan jika moratorium rekrumen CPNS 2013 diberlakukan, diakuinya, keberatan seperti itu tidak bisa diajukan. Dalam artinya, jelas Sopian, Pemprov Babel pada posisi mengikuti keseragaman yang dilakukan oleh pemerintah dengan tujuannya untuk pemerataan pementaan pegawai dan lain sebagainya. "Itu yang harus kita lakukan sebelum kita mengajukan keberatan. Karena syaratnya, kita juga harus mengajukan Anjab dan ABK," tandasnya. (iam)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Tarik Napas! Siap-siap Tarif Listrik Naik
Tarik Napas! Siap-siap Tarif Listrik Naik
JAKARTA Terhitung mulai Mei ini, tarif dasar listrik (TDL) lebih mahal ketimbang April. Tren penurunan TDL sejak Desember 2015 berhenti karena berangsur naiknya harga minyak.
Rio Kembali Gagal Finis
Rio Kembali Gagal Finis
JAKARTA - Pebalap Formula 1 Indonesia, Rio Haryanto, terhenti pada perlombaan Grand Prix Rusia 2016, di Sirkuit Sochi Autodrom, Rusia, Minggu, karena tertabrak mobil pebalap Force India, Nico Hulkenberg. Tabrakan itu menurut akun Twitter resmi Formula 1,
Hanya 1 Persen Siswa Ikut UNBK, Kontribusi Pemda Dipertanyakan
Hanya 1 Persen Siswa Ikut UNBK, Kontribusi Pemda Dipertanyakan
JAKARTA-Minimnya alokasi anggaran pendidikan yang masuk dalam APBD menjadi salah satu kendala belum seluruhnya sekolah melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Padahal dengan UNBK, kualitas siswa lebih terukur.
Mitra Radar