Berita
81 Honorer KI Diusulkan ke Menpan
Rabu, 05 Desember 2012 09:50 WIB | Dibaca 239 kali
TOBOALI-Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bangka Selatan (Basel) Taufikkullah mengatakan, 81 orang pegawai honorer di lingkungan Pemkab Basel kategori I (K1) sudah diusulkan ke Menpan agar dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).  "Kami telah mengusulkannya ke Menpan agar pegawai honorer K1 yang masuk database diangkat menjadi PNS. Jadi saat ini kita masih menunggu persetujuan dari Menpan mengenai formasi penetapannya," ungkapnya, Senin (3/12). 

Dijelaskannya, pegawai honorer K1 tahun 2005 kebawah yang akan diangkat menjadi PNS merupakan honorer yang masuk ke dalam database. Namun, menurutnya keputusan sepenuhnya ada pada Menpan. 

Pihaknya sambung Taufikullah juga sudah memanggil honorer K1 untuk dapat mempersiapkan diri. Mulai dari ijazah, SKCK dan lainnya.  "Jika bulan ini formasinya sudah keluar akan segera melaksanakannya test tersebut. Oleh sebab itu kami pada beberapa waktu lalu memanggil para honorer K1. Karena ini suatu kesempatan serta peluang bagi mereka," jelasnya.

Lebih lanjut ia katakan, untuk perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013 juga sudah diusulkan Juni lalu. Tetapi sampai saat ini belum ada kepastian serta kejelasan dari Menpan. (tom)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Bank Sumsel Babel Layani Penukaran Uang Riyal
Bank Sumsel Babel Layani Penukaran Uang Riyal
PANGKALPINANG - Untuk memudahkan nasabah yang ingin beribadah haji tahun ini, Bank Sumsel Babel siap melayani penukaran uang Riyal, baik pecahan 1, 5, 10, 20, 100, 200 maupun 500 real.
Sterling Bakal Dapat Kontrak Baru
Sterling Bakal Dapat Kontrak Baru
LIVERPOOL-Brendan Rodgers berencana mengapresiasi performa Raheem Sterling dengan kenaikan nilai kontrak di awal musim Premier League musim ini. Namun, manajer The Reds itu menyatakan harus berhati-hati membuat klausul kontrak agar pas dengan usia Sterling.
Bateng Kekurangan Buku Paket
"Jumlah buku paket untuk guru dan siswa masih kurang dari Kementerian Pendidikan Nasional dan kami diperbolehkan untuk memperbanyak,"
Mitra Radar