Home >

Dewan Deadline Pemprov Dua Minggu


Dewan Deadline Pemprov Dua Minggu

Tidak Selesai Dewan Ancam Ambil Alih

PANGKALPINANG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) mendeadline Pemprov Babel dua minggu dari sekarang untuk segera menyelesaikan masalah penunggakan royalti sepuluh smelter.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Babel, Didit Srigusjaya kepada wartawan usai menggelar rapat pembahasan royalti dengan (Dinas Pertambangan dan Energi) Distamben dan Bea Cukai kepada wartawan, Kamis (22/11) kemarin.

Menurut dia, sesuai hasil rapat itu, Komisi II memita Distamben segera membentuk tim guna menindak lanjuti tunggakan royalti berdasarkan laporan Direktorat Kementrian Pertambangan Mineral dan Batu Bara terhadap 10 perusahaan yang kurang membayar royalti. "Kita memberikan tenggang waktu selama dua minggu bagi eksekutif untuk menindak lanjuti surat kementrian tersebut," tegas Didit.

Kembali ditegaskan Didit, apabila lewat dari batas waktu yang ditentukan, pemprov tidak dapat melakukan tindakan terhadap 10 smelter tersebut, maka DPRD Babel akan mengambil alih dan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk melakukan tindakan. "Jadi kita harapkan agar pihak eksekutif serius dengan waktu yang hanya dua minggu ini. Jujur tidak ada niat kami untuk menjegal kesana, tapi berdasarkan fakta surat yang kami dapat dari Kementrian ESDM bahwa penunggakan tersebut semenjak tahun 2005 hingga 2008, belum lagi dari 2008 sampai 2012," jelas Didit.  

Oleh sebab itu, Didit mengharapkan agar pemprov tidak tidur dengan adanya tunggakan royalti tersebut. Sebab lanjutnya, Babel memerlukan uang tersebut untuk membangun. "Dan karena ini menyangkut uang negara maka DPRD Babel memberikan wewenang tersebut kepada eksekutif untuk melakukan tindak lanjut permasalahan ini," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Didit, Komisi II juga berencana akan memanggil pihak Surveyor Indonesia guna mempertanyakan masalah pembayaran royalti timah ini, sebab berdasarkan informasi dari Bea Cukai yang memiliki kewenangan soal royati ini adalah surveyor Indonesia. "Dalam waktu dekat akan kita undang Surveyor Indonesia dan akan sampaikan ke Banmus dulu jadwalnya," pungkas Politisi PDI-P ini. (ydi)



Berikan Komentar

Lainnya
Serangannya Ibarat Boling, dan Gadis di Bawah Truk..Oh Dia Melindasnya
Serangannya Ibarat Boling, dan Gadis di Bawah Truk..Oh Dia Melindasnya
Jum'at, 15 Juli 2016 15:11 WIB
NICE - Data korban dari tragedi serangan truk di Nice, Prancis, Kamis (14/7) malam terus bertambah. Terakhir, setidaknya 84 orang
Serangan Truk di Prancis: Anaknya Terkapar...Berdarah
Serangan Truk di Prancis: Anaknya Terkapar...Berdarah
Jum'at, 15 Juli 2016 15:09 WIB
NICE - Serangan truk yang menabrak kerumunan orang yang sedang merayakan Bastille Day di Nice, Prancis, Kamis (14/7) malam waktu
Menang atau Kalah
Menang atau Kalah
Selasa, 28 Juni 2016 18:57 WIB
"Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya, ia meninggalkan syahwat dan makannya karena aku, maka Aku yang akan
Weew... Pekerjaan Bergaji Rp 5,4 Miliar Ini Sepi Peminat
Weew... Pekerjaan Bergaji Rp 5,4 Miliar Ini Sepi Peminat
Rabu, 02 Maret 2016 07:42 WIB
SELANDIA BARU - Mendapat gaji melimpah tentu menjadi impian semua pekerja. Namun, hal itu tidak berlaku bagi sebuah pekerjaan di