Berita
Dewan Deadline Pemprov Dua Minggu
Jum'at, 23 November 2012 10:52 WIB | Dibaca 154 kali
Tidak Selesai Dewan Ancam Ambil Alih

PANGKALPINANG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) mendeadline Pemprov Babel dua minggu dari sekarang untuk segera menyelesaikan masalah penunggakan royalti sepuluh smelter.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Babel, Didit Srigusjaya kepada wartawan usai menggelar rapat pembahasan royalti dengan (Dinas Pertambangan dan Energi) Distamben dan Bea Cukai kepada wartawan, Kamis (22/11) kemarin.

Menurut dia, sesuai hasil rapat itu, Komisi II memita Distamben segera membentuk tim guna menindak lanjuti tunggakan royalti berdasarkan laporan Direktorat Kementrian Pertambangan Mineral dan Batu Bara terhadap 10 perusahaan yang kurang membayar royalti. "Kita memberikan tenggang waktu selama dua minggu bagi eksekutif untuk menindak lanjuti surat kementrian tersebut," tegas Didit.

Kembali ditegaskan Didit, apabila lewat dari batas waktu yang ditentukan, pemprov tidak dapat melakukan tindakan terhadap 10 smelter tersebut, maka DPRD Babel akan mengambil alih dan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk melakukan tindakan. "Jadi kita harapkan agar pihak eksekutif serius dengan waktu yang hanya dua minggu ini. Jujur tidak ada niat kami untuk menjegal kesana, tapi berdasarkan fakta surat yang kami dapat dari Kementrian ESDM bahwa penunggakan tersebut semenjak tahun 2005 hingga 2008, belum lagi dari 2008 sampai 2012," jelas Didit.  

Oleh sebab itu, Didit mengharapkan agar pemprov tidak tidur dengan adanya tunggakan royalti tersebut. Sebab lanjutnya, Babel memerlukan uang tersebut untuk membangun. "Dan karena ini menyangkut uang negara maka DPRD Babel memberikan wewenang tersebut kepada eksekutif untuk melakukan tindak lanjut permasalahan ini," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Didit, Komisi II juga berencana akan memanggil pihak Surveyor Indonesia guna mempertanyakan masalah pembayaran royalti timah ini, sebab berdasarkan informasi dari Bea Cukai yang memiliki kewenangan soal royati ini adalah surveyor Indonesia. "Dalam waktu dekat akan kita undang Surveyor Indonesia dan akan sampaikan ke Banmus dulu jadwalnya," pungkas Politisi PDI-P ini. (ydi)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Rayakan HUT ke-2, D`Barleys Hadirkan Special Menu
Rayakan HUT ke-2, D`Barleys Hadirkan Special Menu
PANGKALPINANG - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-2, d`Barleys Bakery & Restaurant mengadakan executive party yang menghadirkan live musik performance, foto booth dan special menu.
PSG Vs Barcelona, Patahkan Tradisi Imbang
PSG Vs Barcelona, Patahkan Tradisi Imbang
PARIS-Jawara Prancis, PSG akan melakoni laga yang cukup terjal pada gameweek kedua Liga Champions Grup F dini hari, Rabu (1/10). Bermain di Parc Des Princes, Les Parisien dijadwalkan menjamu raksasa Spanyol, Barcelona.
Jangan Salah Beli Buku Peminatan
Jangan Salah Beli Buku Peminatan
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta masyarakat cermat dalam memilih buku supaya tidak tertipu. Pasalnya, pengadaan buku kurikulum 2013 di jenjang SMA berbeda dengan
Mitra Radar