Berita
Dewan Deadline Pemprov Dua Minggu
Jum'at, 23 November 2012 10:52 WIB | Dibaca 145 kali
Tidak Selesai Dewan Ancam Ambil Alih

PANGKALPINANG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) mendeadline Pemprov Babel dua minggu dari sekarang untuk segera menyelesaikan masalah penunggakan royalti sepuluh smelter.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Babel, Didit Srigusjaya kepada wartawan usai menggelar rapat pembahasan royalti dengan (Dinas Pertambangan dan Energi) Distamben dan Bea Cukai kepada wartawan, Kamis (22/11) kemarin.

Menurut dia, sesuai hasil rapat itu, Komisi II memita Distamben segera membentuk tim guna menindak lanjuti tunggakan royalti berdasarkan laporan Direktorat Kementrian Pertambangan Mineral dan Batu Bara terhadap 10 perusahaan yang kurang membayar royalti. "Kita memberikan tenggang waktu selama dua minggu bagi eksekutif untuk menindak lanjuti surat kementrian tersebut," tegas Didit.

Kembali ditegaskan Didit, apabila lewat dari batas waktu yang ditentukan, pemprov tidak dapat melakukan tindakan terhadap 10 smelter tersebut, maka DPRD Babel akan mengambil alih dan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk melakukan tindakan. "Jadi kita harapkan agar pihak eksekutif serius dengan waktu yang hanya dua minggu ini. Jujur tidak ada niat kami untuk menjegal kesana, tapi berdasarkan fakta surat yang kami dapat dari Kementrian ESDM bahwa penunggakan tersebut semenjak tahun 2005 hingga 2008, belum lagi dari 2008 sampai 2012," jelas Didit.  

Oleh sebab itu, Didit mengharapkan agar pemprov tidak tidur dengan adanya tunggakan royalti tersebut. Sebab lanjutnya, Babel memerlukan uang tersebut untuk membangun. "Dan karena ini menyangkut uang negara maka DPRD Babel memberikan wewenang tersebut kepada eksekutif untuk melakukan tindak lanjut permasalahan ini," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Didit, Komisi II juga berencana akan memanggil pihak Surveyor Indonesia guna mempertanyakan masalah pembayaran royalti timah ini, sebab berdasarkan informasi dari Bea Cukai yang memiliki kewenangan soal royati ini adalah surveyor Indonesia. "Dalam waktu dekat akan kita undang Surveyor Indonesia dan akan sampaikan ke Banmus dulu jadwalnya," pungkas Politisi PDI-P ini. (ydi)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Bank Sumsel Babel Layani Penukaran Uang Riyal
Bank Sumsel Babel Layani Penukaran Uang Riyal
PANGKALPINANG - Untuk memudahkan nasabah yang ingin beribadah haji tahun ini, Bank Sumsel Babel siap melayani penukaran uang Riyal, baik pecahan 1, 5, 10, 20, 100, 200 maupun 500 real.
Sterling Bakal Dapat Kontrak Baru
Sterling Bakal Dapat Kontrak Baru
LIVERPOOL-Brendan Rodgers berencana mengapresiasi performa Raheem Sterling dengan kenaikan nilai kontrak di awal musim Premier League musim ini. Namun, manajer The Reds itu menyatakan harus berhati-hati membuat klausul kontrak agar pas dengan usia Sterling.
Bateng Kekurangan Buku Paket
"Jumlah buku paket untuk guru dan siswa masih kurang dari Kementerian Pendidikan Nasional dan kami diperbolehkan untuk memperbanyak,"
Mitra Radar