Berita
Nyalon Wako, Kandidat Harus Tau Diri
Jum'at, 19 Oktober 2012 12:45 WIB | Dibaca 229 kali
PANGKALPINANG-Salah satu bakal calon (Balon) Walikota Pangkalpinang yang akan bertarung 2013 mendatang, Saviat mengingatkan kepada para kandidat untuk terlebih dahulu mengukur baju di badan alias tahu diri.
  
Hal tersebut disampaikan Saviat saat mengomentari banyaknya calon-calon yang muncul belakangan ini untuk  maju dalam Pilwako 2013. Meskipun begitu, Saviat yang dari kalangan birokrat ini melihat kalau hal tersebut merupakan suatu fenomena politik yang menarik.
  
Tetapi lanjutnya, dari sekian banyak calon yang muncul belakangan terdapat kandidat calon yang tidak mempunyai kapasitas dan kemampuan untuk membangun Pangkalpinang.  "Setahu saya sudah lebih dari 33 orang yang ingin maju sebagai calon Walikota Pangkalpinang, namun belum tentu semuanya punya kemampuan untuk membangun Pangkalpinang," ujar kepada RB kemarin (18/10). 

Terkait dirinya yang juga akan bertarung, Saviat mengungkapkan, secara pribadi ia merasa mampu sesuai dengan pengalamannya di birokrat yang sudah puluhan tahun.

Namun terang Saviat, sejak awal dirinya tidak ambisius untuk maju sebagai calon walikota. Akan tetapi hanya merasa terpanggil saja untuk memimpin Pangkalpinang. "Sesuai dengan pengalaman saya yang sudah 33 tahun sebagai birokrat, maka saya sanggup untuk menjadi pemimpin bila diamanatkan. Tak hanya itu secara  heterogen saya juga mengenal dan tahu kebutuhan kota. Untuk itu saya akan sumbangkan kemampuan terbaik saya. Namun sebaliknya, apabila tidak sanggup maka tidak mungkin saya maju," pungkasnya.

Tunggu Kendaraan Politik

MESKI sudah menyatakan mampu dan sanggup untuk memimpin Kota Pangkalpinang, namun hingga saat ini Saviat masih menunggu kendaraan politik apa yang akan ia gunakan nanti.

Saviat mengakui kalau dirinya sudah masuk dalam survei Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan partai Golkar yang saat ini sedang berjalan. Namun lanjut Saviat, apabila dirinya nanti gagal dalam survei partai maka ia tidak akan maju melalui jalur independen. "Untuk kendaraannya kita lihat nanti, karena hasil surveinya belum keluar. Jika tidak lolos di partai maka saya tidak akan bicara apa-apa dan saya tidak berencana melalui jalur independen," kata Saviat yang kini menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Babel.

Disinggung apakah dirinya bersedia maju sebagai wakil walikota?, Saviat mengatakan akan mempertimbangkan dan melihat perkembangan situasi terlebih dahulu.

Saviat juga mengakui kalau sudah ada calon yang menawarkan posisi tersebut kepada dirinya. Tetapi bila dicalonkan sebagai nomor satu ataupun nomor dua bila untuk kemajuan Pangkalpinang maka hal tersebut tidak menjadi masalah. (ydi) 



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Mulai 1 Februari 2015, Garuda Gabungkan PSC ke Tiket
Mulai 1 Februari 2015, Garuda Gabungkan PSC ke Tiket
JAKARTA - PT Garuda Indonesia akan menyatukan biaya Passenger Service Charge (PSC) ke dalam tiket mulai 1 Februari 2015. Pihak Garuda akan melakukan pengutipan biaya PSC pada saat penumpang membeli tiket penerbangan di berbagai channel distribusi seperti kantor penjualan Garuda Indonesia, contact center,travel agent,
La Liga Nomor Masih Satu, Liga Indonesia Peringkat 74
La Liga Nomor Masih Satu, Liga Indonesia Peringkat 74
JAKARTA - La Liga kembali menjadi liga terkuat di dunia versi International Federation of Football History & Statistics (IFFHS). Liga kasta tertinggi di Spanyol itu menjadi terbaik 2014 mengungguli liga-liga papan atas lainnya seperti Serie A Italia maupun English Premier League Inggris.
Babel Kekurangan 250 Guru Madrasah
Babel Kekurangan 250 Guru Madrasah
PANGKALPINANG - Provinsi Bangka Belitung saat ini masih kekurangan guru Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). Kekurangan itu sebanyak 250 guru untuk mata pelajaran umum.
Mitra Radar