Berita
Pemprov Siap Dukung SDDKN
Kamis, 11 Oktober 2012 10:09 WIB | Dibaca 753 kali
PANGKALPINANG-Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Pemprov Babel) belum lama ini kedatangan tamu dari pemerintah pusat dalam mempromosikan Sistem Database Dukungan Kebijakan Nasional (SDDKN). SDDKN ini merupakan pusat data nasional  dalam mendukung arah kebijakan nasional menjadi lebih baik di Indonesia.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Babel, KA Tajuddin menyatakan, Pemprov Babel siap mendukung adanya SDDKN yang merupakan bank data nasional dalam mendukung arah kebijakan nasional menjadi lebih baik di Indonesia. Dan kedepannya, SDDKN ini akan menyusun dan menyediakan seluruh dari berbagai daerah maupun pusat kementerian maupun dan lainnya yang telah terpusat menjadi satu. "SDDKN ini semacam pusat data nasional, dengan adanya sistem data ini diharapkan dapat mendukung dalam menyusun kebijaksanaan nasional. Kita siap dukung sistem ini dengan memberikan data-data yang terkini seputar Babel meliputi, populasi penduduknya maupun berbagai sektor pendukung daerah serta sosial budaya," ujarnya ke sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa (9/10).

Ia juga mengatakan, dalam waktu dekat Pemprov Babel akan membentuk tim khusus yang berada di Diskominfo untuk senantiasa memperbaharui data-data yang dimiliki secara online langsung ke SDDKN. "Bagi pemprov Babel SDDKN ini masihlah baru sehingga memang kita masih harus melakukan updating lebih lanjut terhadap data-data kita, agar data yang tersaji di SDDKN itu juga adalah data-data terkini. Tim pusat sudah melakukan pembinaan ke kita dalam rangka mengupdate data Babel. Semua data, baik itu potensi sumber daya alam, pariwisata, sosial budaya, jumlah penduduk dan lainnya," kata Tajuddin.

Lebih lanjut dia menambahkan, apabila ini bisa dilakukan secara terus menerus, maka data-data Babel akan tersaji secara lengkap di SDDKN. Dan tentu saja ada koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota. Untuk itu, pihaknya berencana akan mengundang perwakilan Pemkot dan Pemkab guna melakukan bimbingan tekhnis menyusun atau menginput data-data yang dibutuhkan dalam SDDKN tersebut. "Jadi ketika pemerintah pusat, dalam hal ini presiden mau mengambil kebijakan. Dia bisa membuka SDDKN ini, misalnya mau lihat Babel, bisa melalui SDDKN, maka disana akan terlihat gambaran data Babel, kabupaten/kota dan sebagainya," paparnya.

Tajuddin menambahkan, ujung tombak pengisisian data untuk SDDKN itu adalah kabupaten/kota nantinya, karena mereka yang tahu persis data-data yang up date dilapangan. Sementara ini, SDDKN masih online untuk internal pemerintah, tetapi tidak menutup kemungkinan akan bisa diakses masyarakat. "Ada kalanya saat ini masih kurang lengkap, untuk itu baru diakses secara intern saja. Namun apabila datanya sudah komprehensif sesuai keterangan tim Kementerian Sekretariat Negara, SDDKN akan dibuka luas bagi masyarakat secara luas," tutupnya.(iam)




comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
270 Tahun PT Pos Indonesia Unit Pangkalpinang, Bagikan Voucher & Diskon kepada Pelanggan
270 Tahun PT Pos Indonesia Unit Pangkalpinang, Bagikan Voucher & Diskon kepada Pelanggan
PANGKALPINANG - PT Pos Indonesia, Jumat (26/8) lalu tepat berusia 270 tahun. Memasuki usia itu, Seluruh karyawan PT Pos Indonesia Unit Pangkalpinang turut memeriahkan dengan menggelar berbagai kegiatan untuk menyapa pelanggan, pemberian voucher, potongan harga atau diskon, hingga sampai acara syukuran.
2 Pemain PS Bangka Masuk Skuad Timnas U-19
2 Pemain PS Bangka Masuk Skuad Timnas U-19
PANGKALPINANG - Dua pemain PS Bangka dipastikan masuk dalam skuad Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19. Keduanya yakni Habibi (bek) dan Sandi Pratama (gelandang). Asisten Manager PS Bangka dr Yogi Yamani, SpB dikonfirmasi tadi malam (23/8) mengaku bersyukur jika ada pemain PS Bangka yang terpilih skuad Timnas U-19.
Anggaran TPG Dikepras, Pemda Harus Cairkan Dana Mengendap
Anggaran TPG Dikepras, Pemda Harus Cairkan Dana Mengendap
JAKARTA - Pemangkasan anggaran tunjangan profesi guru (TPG) akan memaksa pemerintah daerah (pemda) segera mencairkan dana yang diendapkan di bank. Pemda dituntut proaktif mencairkan dana yang mengendap itu supaya arus pencairan TPG tidak terhambat.
Mitra Radar