Berita
Hewan Kurban Harus Bersertifikat
Sabtu, 06 Oktober 2012 10:53 WIB | Dibaca 313 kali
PADANG-Sebentar lagi Idul Adha 1433 Hijrah menjelang dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Sumatera Barat mengingatkan kurban yang hendak dijual menjelang hari raya itu harus memiliki sertifikat guna memberikan jaminan kesehatan. "Dinas Peternakan di setiap daerah di Sumbar haruslah mengeluarkan sertifikat bahwa hewan kurban yang dijual benar-benar dalam keadaan sehat dan layak untuk disembalih," ujar ketua YLKI Sumatera Barat, Dahnil Aswad, Jumat (5/10).

Menurut dia, bila ada sertifikat tersebut, ada jaminan bagi konsumen bahwa hewan kurban yang dijual jelas asal-usul dan riwayatnya serta tidak mengidap penyakit apalagi daging kurban bakal dibagi-bagikan kepada warga.

Selain itu, konsumen juga berhak mengetahui sejarah hewan yang akan dibelinya karena selama ini ini pedagang hewan kurban, tidak pernah mengetahui sejarah hewan kurban yang dijualnya berasal dari mana.

Ia juga meminta Dinas peternakan di Setiap daerah di Sumbar agar menurunkan petugas untuk melakukan pemeriksaan terhadap hewan-hewan kurban yang dijual. Setiap tahun, pemeriksaan ini harus dilakukan untuk mengecek kelaikan hewan kurban baik dari fisiknya maupun kesehatan. "Dengan demikian akan diketahui jika ada hewan yang mengidap penyakit dan tidak memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban, karena di rumah potong hewan pun hal ini dilakukan," ujarnya.(ant/rb)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Perbaiki Kualitas, Datsun Naik Rp 2 Juta
Perbaiki Kualitas, Datsun Naik Rp 2 Juta
JAKARTA-Datsun Indonesia akan menaikkan harga jual kendaraan sebesar Rp 2 juta untuk tahun 2015 mendatang. Kenaikan ini terkait erat dengan perbaikan kualitas dan situasi ekonomi, sekaligus untuk menutupi biaya produksi.
Madrid Lolos Final Piala Dunia Antarklub
Madrid Lolos Final Piala Dunia Antarklub
MARRAKESH - Real Madrid berhasil melaju ke babak final Piala Dunia Antarklub 2014. Tiket itu diraih setelah Madrid sukses menekuk Cruz Azul dengan skor 4-0 (2-0) di Stade de Marrakech, Rabu (17/12) dini hari WIB.
Pangkalpinang Siap Terapkan Wajib Belajar 15 Tahun
Pangkalpinang Siap Terapkan Wajib Belajar 15 Tahun
PANGKALPINANG - Sebagai Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Pangkalpinang menyatakan telah siap untuk menerapkan wajib belajar 15 tahun. Meski target nasional menentukan hingga tahun 2020, wajib belajar 15 tahun atau setara diploma ini tentunya membuktikan pendidikan di Pangkalpinang selangkah lebih maju.
Mitra Radar