Berita
Setda Babar Gelar Bimtek SKJ
Jum'at, 21 September 2012 11:49 WIB | Dibaca 339 kali
MUNTOK - Guna meningkatkan standar kompetensi jabatan (SKJ) di Kabupaten Bangka Barat (Babar), bagian Organisasi dan Kelembagaan Setda Babar mendatangi pemateri dari Biro Organisasi Kementerian Dalam Negeri RI, Sunggul P Siagian.
Diakui Muhammad Kaidi, selaku Kepala Bagian Organisasi dan Kelembagaan Pemda Babar bahwa, kegiatan tersebut dilaksanakan semata-mata untuk melatih para pegawai yang sudah dulunya sudah dilakukan kegiatan serupa. "Kegiatan ini adalah lanjutan dari kegiatan bimtek (bimbingan teknis-red) analisis jabatan yang dilaksanakan bulan April kemarin. Kegiatan yang digelar selama dua hari dan masih dalam rangka penyusunan standar kompetensi jabatan di Pemkab Babar ini, saat ini menghadirkan pemateri yaitu Kasubag Anjab (Analisis Jabatan) Kementerian Dalam Negeri," tutur Kaidi kepada RB Rabu (19/9) kemarin di Operational Room 2 Pemda Babar.
Dijelaskan Kaidi, salah satu faktor paling dominan dalam organisasi pemerintah yang berorientasi pada kualitas output, guna memenuhi kebutuhan dan kepuasan masyarakat adalah ketersedian dan keandalan sumber daya aparatur yang berkompeten dibidangnya. "Sumber daya aparatur berkompeten inilah yang akan menjawab berbagai tantangan yang semakin ketat pada era globalisasi ini. Selain itu, dinamika perubahan lingkungan yang cepat tersebut, secara langsung berpengaruh signifikan terhadap eksistensi pemerintah sebagai agen perubahan dan pembaharuan," papar Kaidi.
Selain itu, dilanjutkan Kaidi, guna menjawab ketersediaan dan keandalan sumber daya aparatur tersebut, maka diperlukan suatu manajemen kepegawaian yang kuat dan dinamis. "Dalam arti, diperlukannya suatu penataan kepegawaian secara terus-menerus guna memenuhi tuntutan perkembangan organisasi," tuturnya.
Dilanjutkannya, pemberdayaan pegawai yang ada disertai perekrutan pegawai yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan akan dapat memudahkan dalam penataan kepegawaian. "Pemberdayaan dimaksud disini yaitu suatu upaya menganalisa kompetensi pegawai untuk ditempatkan pada struktur organisasi yang sesuai. Sehingga akan mampu melaksanakan tuntutan organisasi secara maksimal," katanya.  Lebih lanjut, penyusunan standar kompetensi jabatan pada hakekatnya merupakan suatu rangkaian dari kegiatan analisis jabatan. "Sebanyak 50 peserta yang mewakili perwakilan dari SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Pemda Babar ikut dalam kegiatan ini. Diharapkan, informasi yang didapat dari kegiatan analisis jabatan ini akan menjadi sumber informasi dalam penyusunan kompetensi jabatan" tuturnya sembari menambahkan kegiatan ini hanyalah paparan untuk menambah pengetahuan. Nantinya, akan dipilih kembali siapa yang bisa masuk ke dalam struktur kepegawaian. "Oleh karena itu, dalam bimtek ini pesertanya didominasi oleh pegawai yang telah mengikuti bimtek analisis jabatan dan analisis beban kerja. Selain itu juga, berdasarkan data hasil analisis jabatan yang telah kita lakukan, ternyata Kabupaten Babar masih kekurangan pegawai sekitar 1600 orang untuk mengisi jabatan fungsional pada struktur organisasi yang tersedia," katanya.
Selain itu diakui Kaidi, masih terdapat jabatan-jabatan tertentu yang belum terisi sesuai dengan kompetensinya. "Keahlian dalam penyusunan kompetensi jabatan merupakan keahlian yang langka. Sebab, tidak sembarang pegawai yang akan diperkenankan dalam melakukan penyusunan kompetensi jabatan. Semoga dalam upaya memajukan negeri Sejiran Setason menjadi mandiri dan sejahtera, akan terus diberkahi," tandas Kaidi. (wtf)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
KOP DPRD BATENG, 7 Raperda Bateng Disetujui Menjadi Perda
KOP DPRD BATENG, 7 Raperda Bateng Disetujui Menjadi Perda
KOBA - Dalam gelaran sidang paripurna yang digelar di gedung DPRD Bangka Tengah (Bateng) Selasa (31/3) pagi kemarin, akhirnya kelima fraksi DPRD Bateng menyetujui ketujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Bateng.
Ketum PSSI tak Boleh Terlilit Masalah
Ketum PSSI tak Boleh Terlilit Masalah
JAKARTA- Mantan anggota Komite Eksekutif PSSI Ashar Suryobroto mengatakan, pengurus PSSI harus lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan terkait dengan Kongres PSSI pada 18 April nanti.
Penerapan Kedisiplinan SMAN 2 Pangkalpinang, Bolos Hari Ini, Besok Orang Tua Dipanggil
Penerapan Kedisiplinan SMAN 2 Pangkalpinang, Bolos Hari Ini, Besok Orang Tua Dipanggil
PANGKALPINANG - Beberapa program diterapkan oleh SMAN 2 Pangkalpinang dalam meningkatkan kedisiplinan para peserta didik. Terlebih meminimalisir kebiasaan bolos para siswa yang kerab membuat gerah pihak sekolah, hingga menerapkan pemanggilan orang tua siswa yang dinilai efektif menanggulangi kebiasaan bolos tersebut.
Mitra Radar