Berita
Hutan Sudah Rusak Parah
Senin, 10 September 2012 10:37 WIB | Dibaca 517 kali
BLHD Baru Mau Inventarisasi

PANGKALPINANG-Parahnya kerusakan hutan di Provinsi Bangka Belitung (Babel) tidak dapat ditolelir lagi, oleh sebab itu Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berencana melakukan inventarisasi kerusakan hutan untuk langkah awal. 
Menurut Kepala BLHD,Amrullah, data kerusakan hutan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat dirasa tidak valid, karena belum ada kajian mengenai kerusakan yang terjadi. Namun jika dilihat melalui udara begitu banyak lahan yang gundul, untuk itu guna memastikannya itu harus dilakukan inventarisasi terlebih dahulu. "Data dari pusat itu ada, tapi saya tidak berani katakan karena data itu belum valid. Maka tahun ini kita inventarisasi tentang tutupan lahan yang ada di Babel. Yang nantinya kita bandingkan melalui citra landsat tahun ini dan tahun kemarin," kata dia pekan kemarin.
Ia menambahkan, dua peta ini nantinya akan dibandingkan, apakah sudah ada penambahan tutupan lahan vegetasi atau pengurangan tutupan lahan vegetasi. Dengan membandingkan data yang ada dapat diketahui daerah mana saja yang belum ada penambahan tutupan lahan dan daerah yang sudah ada penambahan tutupan lahan. "Selama ini kita tahu banyak lahan yang terbuka, tapi tidak tahu dimana. Demikian juga rehabilitasi, dilakukan tapi sejauh mana hasilnya belum tahu. Dengan citra satelit akan ketahuan, apakah daerah yang tadinya gundul ternyata sudah hijau, atau justru sebaliknya daerah yang tadinya hijau ternyata sudah terbuka karena pertambangan, perkebunan atau illegal loging," imbuh Amrullah.
Setelah melakukan inventarisasi, diungkapkannya lagi, baru dapat ditentukan langkah dan tindakan yang akan dilakukan selanjutnya, berkaitan dengan program yang akan dilaksanakan di BLH. "Kita harap akhir tahun ini data sudah ada, sehingga kita bisa mengambil tindakan terhadap kondisi yang ada," pungkasnya berharap tutupan lahan vegetasi sudah bertambah baik. (iam)



comments powered by Disqus
EPaper Facebook twitter RSS
Kondisi Indonesia Saat Ini Mirip 1998
Kondisi Indonesia Saat Ini Mirip 1998
JAKARTA - Tingginya nilai tukar dolar AS dan lesunya kondisi ekonomi yang dipadukan dengan kekeringan panjang saat ini agak mirip dengan kondisi Indonesia saat mengalami krisis 1998.
Barcelona Sudah Dijual ke Qatar
Barcelona Sudah Dijual ke Qatar
BARCELONA Joan Laporta masih memiliki ambisi besar untuk menduduki Presiden Barcelona. Sebagai mantan presiden, Laporta tak tega melihat perubahan
Angklung Jadi Primadona di Jambore Pramuka Internasional
Angklung Jadi Primadona di Jambore Pramuka Internasional
YAMAGUCHI - Indonesia menggelar acara Indonesian Day di Jambore Internasional Pramuka ke-23 di Kirarahama, Yamaguchi, Jepang yang berlangsung hingga hari ini
Mitra Radar